Aksi protes ini dilakukan Portugal menyusul buruknya fasilitas yang diterima Selecao das Quinas, seperti tempat latihan dan minimnya bayaran yang diterima pemain.
Hal ini membuat para pemain pun tak bermain dengan totalitas, dan membiarkan dirinya kalah agar pulang lebih cepat dan tersingkir di fase grup.
3. Aksi Mogok Pemain Prancis
Aksi protes juga berlangsung di Piala Dunia 2010. Kali ini, Prancis yang melakukan aksi protes dengan cara melakukan aksi mogok.
Aksi mogok ini dilakukan para pemain Prancis menyusul adanya konflik internal di tubuh tim pada saat Piala Dunia 2010 berlangsung.
Saat itu, Nicolas Anelka dicoret dari tim dan Patrice Evra selaku kapten dicap pengkhianat. Hal ini membuat para pemain Prancis mogok latihan.
4. Aksi Protes Uruguay
Uruguay selaku juara Piala Dunia 1930 melancarkan aksi protes dengan absen dari gelaran di edisi selanjutnya, yakni pada 1934.
Protes ini dilancarkan karena pada Piala Dunia 1930 atau Piala Dunia pertama di Uruguay, tak banyak kontestan yang berpartisipasi dari Eropa.
Saat Piala Dunia 1934 berlangsung di Italia, Uruguay mogok dengan tak ikut berpartisipasi sebagai bentuk balas dendam terhadap kontingen Eropa.
5. Aksi Protes ke Vladimir Putin
Di Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia, muncul sebuah aksi protes terhadap sosok Vladimir Putin dari musisi punk bernama Pussy Riot.
Saat itu, sang musisi mencoba masuk ke lapangan di partai final antara Prancis vs Kroasia dengan beberapa orang lainnya dan membentangkan poster.
Aksi protes dengan masuk lapangan dan membentangkan protes ini ditujukan ke Vladimir Putin selaku Presiden Rusia untuk menarik atensi terhadap pelanggaran HAM yang terjadi di negara itu.
Penulis: Felix Indra Jaya