Publik Vietnam Heran dengan Kondisi Liga Indonesia, Soroti Gaji Wasit Hingga Pemain

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 09 Juni 2023 | 18:35 WIB
Publik Vietnam Heran dengan Kondisi Liga Indonesia, Soroti Gaji Wasit Hingga Pemain
Pemain Timnas Indonesia Saat Merayakan Gol Dalam Pertandingan Melawan Burundi di Bulan Maret Lalu (pssi.org)

Suara.com - Salah seorang pakar sepak bola di Vietnam, Vu Manh Hai, memberikan saran kepada para pemain top di negaranya untuk mempertimbangkan hijrah ke Liga Indonesia. Salah satu alasan yang ia kemukakan adalah gaji tinggi yang ditawarkan di Tanah Air dibandingkan dengan Liga Vietnam.

Vu Manh Hai, yang dianggap sebagai pakar sepak bola Vietnam, mengungkapkan pandangannya melalui media sosial, terutama di akun Instagram @gondesfootball yang telah banyak diperbincangkan.

Ia mengungkapkan bahwa kompetisi di Indonesia memang berada di bawah Vietnam, dan fakta ini terlihat dari peringkat Liga Indonesia yang berada di urutan 26 di Asia, jauh di bawah Liga Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Namun, ada hal menarik dari Liga Indonesia yang membedakannya dengan liga di negara-negara tetangga, yaitu gaji yang lebih tinggi.

Gaji pemain di Liga Indonesia telah terkenal besar dan hal ini telah menjadi daya tarik bagi banyak pemain asing untuk bermain di sini.

Tidak hanya pemain, gaji perangkat pertandingan seperti wasit di Liga Indonesia juga lebih tinggi daripada kompetisi di negara-negara tetangga.

Sebagai contoh, seorang wasit utama di Liga Indonesia mendapatkan bayaran sebesar Rp 10 juta setiap kali memimpin pertandingan, sementara di Malaysia, seorang wasit utama hanya mendapatkan Rp 1,45 juta.

Di Thailand, bayaran untuk wasit utama adalah sekitar Rp 4,5 juta per pertandingan, sedangkan di Vietnam sekitar Rp 5 juta per laga.

Dengan perbedaan gaji yang signifikan tersebut, Vu Manh Hai menyarankan para pemain Vietnam untuk memanfaatkan peluang bermain di Indonesia karena penawaran yang menguntungkan.

baca juga

Selain itu, peran pelatih Timnas Vietnam, Shin Tae Yong, juga dianggap berperan penting dalam mendorong para pemain Vietnam untuk bermain di Indonesia.

Shin Tae Yong berupaya meningkatkan kompetisi di Indonesia agar menjadi lebih kompetitif, sehingga akan muncul pemain muda potensial di masa depan.

Dengan adanya saran dan dorongan ini, tidak menutup kemungkinan akan ada banyak pemain Vietnam yang memilih untuk bermain di Liga Indonesia, mengambil kesempatan dalam peningkatan gaji yang lebih menguntungkan dan memperkuat kompetisi di Tanah Air.

(Bolatimes)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Alasannya Diet, Tasyi Athasyia Dituduh Pernah Tak Posting Bahan Endorse hingga 1 Bulan

Gegara Alasannya Diet, Tasyi Athasyia Dituduh Pernah Tak Posting Bahan Endorse hingga 1 Bulan

Video | Jum'at, 09 Juni 2023 | 18:05 WIB

Viral Gaji Karyawan Tasyi Athasyia di Bawah Standar, Netizen Bandingkan dengan Pegawai RANS: Ada yang Punya Rumah Rp5 Miliar

Viral Gaji Karyawan Tasyi Athasyia di Bawah Standar, Netizen Bandingkan dengan Pegawai RANS: Ada yang Punya Rumah Rp5 Miliar

Selebtek | Jum'at, 09 Juni 2023 | 18:23 WIB

Ya Ampun! Ternyata Gaji Karyawan Tasyi Diduga di Bawah Standar, Tak Semewah Konten Bosnya

Ya Ampun! Ternyata Gaji Karyawan Tasyi Diduga di Bawah Standar, Tak Semewah Konten Bosnya

Video | Jum'at, 09 Juni 2023 | 14:30 WIB

Terkini

Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot

Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:01 WIB

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:56 WIB

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:46 WIB

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:34 WIB

DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:29 WIB

×