Dulu Rano Karno Kritik Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia, Kini Hasil Polesan Shin Tae-yong Bikin Melongok

Pebriansyah Ariefana

Senin, 26 Agustus 2024 | 14:04 WIB
Dulu Rano Karno Kritik Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia, Kini Hasil Polesan Shin Tae-yong Bikin Melongok
Rano Karno dan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (Kolase Suara.com)
Cristian Gonzales (Instagram/@el_locogoliadorcg10_)
Cristian Gonzales (Instagram/@el_locogoliadorcg10_)

Era kepemimpinan Djohar Arifin (2011-2015) tercatat sebagai periode dengan jumlah pemain naturalisasi terbanyak.

Sebelas nama baru menghiasi skuad Garuda, di antaranya Tonnie Cussell, Ruben Wuarnabaran, Stefano Lilipaly, dan Raphael Maitimo. Menariknya, tidak semua pemain naturalisasi pada periode ini memiliki darah Indonesia.

Pada masa kepemimpinan Edy Rahmayadi dan Joko Driyono (2016-2019), lima pemain naturalisasi bergabung dengan Timnas Indonesia, termasuk Ilija Spasojevic dan Ezra Walian.

Meski jumlahnya menurun dibandingkan periode sebelumnya, proses naturalisasi tetap berlanjut.

Aksi Sandy Walsh saat memperkuat Timnas Indonesia di laga melawan Irak, 6 Juni 2024 (pssi.org)
Aksi Sandy Walsh saat memperkuat Timnas Indonesia di laga melawan Irak, 6 Juni 2024 (pssi.org)

Mochamad Iriawan yang menjabat sebagai Ketua Umum PSSI pada periode 2019-2023 terlihat lebih selektif dalam melakukan naturalisasi.

Hanya empat pemain yang dinaturalisasi pada masa kepemimpinannya, di antaranya Marc Klok, Sandy Walsh, dan Jordi Amat. Keempat pemain ini memiliki darah Indonesia.

Sejak Erick Thohir menjabat sebagai Ketua Umum PSSI pada Februari 2023, proses naturalisasi kembali digencarkan.

Nama-nama seperti Ivar Jenner, Rafael Struick, dan Justin Hubner menjadi bagian dari skuad Garuda.

Rafael Struick menikmati hasil gemblengan Shin Tae-yong di ADO Den Haag. (Instagram/@rafaelstruick)
Rafael Struick menikmati hasil gemblengan Shin Tae-yong di ADO Den Haag. (Instagram/@rafaelstruick)

Uniknya, Erick Thohir menerapkan aturan baru terkait garis keturunan pemain naturalisasi, yakni maksimal hingga kakek atau nenek.

baca juga

Aturan ini bertujuan untuk mempercepat proses naturalisasi sesuai dengan statuta FIFA.

Dari data di atas, dapat disimpulkan bahwa periode kepemimpinan Djohar Arifin merupakan masa di mana proses naturalisasi paling masif dilakukan. Namun, pada masa kepemimpinan Erick Thohir, proses naturalisasi dilakukan dengan lebih selektif dan terarah, dengan fokus pada pemain keturunan Indonesia.

Hasil naturalisasi pemain di bawah Shin Tae-yong

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (Instagram STY)
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (Instagram STY)

Dalam kurun waktu yang relatif singkat, Shin Tae-yong menorehkan prestasi-prestasi gemilang yang membuat sepak bola Indonesia kembali diperhitungkan di kancah Asia.

Sejak menukangi Timnas Indonesia pada akhir 2019, STY telah membuktikan kualitasnya sebagai seorang pelatih kelas dunia.

Dengan pendekatan taktik yang modern dan semangat juang yang tinggi, ia berhasil meramu skuad Garuda menjadi sebuah kesatuan yang solid dan sulit dikalahkan.

Hasilnya pun terlihat dari sederet pencapaian impresif yang telah diraih.

Salah satu pencapaian terbesar STY adalah membawa Indonesia semakin dekat ke Piala Dunia.

Aktor Rano Karno saat ditemui usai jumpa pers film 'Pelangi Tanpa Warna' di Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (27/1/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Aktor Rano Karno saat ditemui usai jumpa pers film 'Pelangi Tanpa Warna' di Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (27/1/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Timnas Indonesia berhasil lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi dalam beberapa dekade terakhir.

Ini merupakan bukti nyata bahwa sepak bola Indonesia sedang mengalami kebangkitan yang luar biasa.

Selain itu, STY juga berhasil membawa Indonesia meraih prestasi gemilang di level Asia.

Tim Garuda secara konsisten tampil apik di berbagai ajang, seperti Piala Asia dan Piala Asia U-23.

Bahkan, di Piala Asia U-23, Timnas Indonesia berhasil menembus babak semifinal dan mengalahkan tim-tim kuat seperti Korea Selatan.

Prestasi-prestasi gemilang yang diraih STY tidak hanya membuat haru para pecinta sepak bola Indonesia, tetapi juga membuat peringkat FIFA Timnas Indonesia terus mengalami peningkatan yang signifikan.

Dari peringkat 173 saat pertama kali ditangani STY, kini Tim Garuda telah merangkak naik hingga ke peringkat 133.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kiper 185 Cm dari Belanda Menghilang dari Skuad Timnas Indonesia U-17 yang Hajar India

Kiper 185 Cm dari Belanda Menghilang dari Skuad Timnas Indonesia U-17 yang Hajar India

Bola | Senin, 26 Agustus 2024 | 13:57 WIB

LIVE STREAMING: PDIP Umumkan Anies Baswedan dan Rano Karno di Pilkada DKI Jakarta?

LIVE STREAMING: PDIP Umumkan Anies Baswedan dan Rano Karno di Pilkada DKI Jakarta?

Video | Senin, 26 Agustus 2024 | 13:13 WIB

Mengenal Lebih Dekat Loek Schiffer: Profil, Garis Keturunan, Perjalanan Karier, Calon Penerus Thom Haye

Mengenal Lebih Dekat Loek Schiffer: Profil, Garis Keturunan, Perjalanan Karier, Calon Penerus Thom Haye

Bola | Senin, 26 Agustus 2024 | 13:12 WIB

Terkini

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

×