Asal Usul Keluarga Maarten Paes, Tak Punya Darah Keturunan Indonesia Kini Jadi Pahlawan Skuad Garuda Tahan Australia

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 11 September 2024 | 06:46 WIB
Asal Usul Keluarga Maarten Paes, Tak Punya Darah Keturunan Indonesia Kini Jadi Pahlawan Skuad Garuda Tahan Australia
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes (PSSI)

Suara.com - Mengupas silsilah keluarga Maarten Paes dan darah Indonesia di tubuhnya usai menjadi pahlawan Timnas Indonesia di dua laga grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kontra Arab Saudi dan Australia.

Maarten Paes ditahbiskan menjadi pahlawan Timnas Indonesia pada agenda Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat melawan Arab Saudi dan Australia di bulan September ini.

Status pahlawan didapatkan kiper berusia 26 tahun tersebut usai dirinya berhasil menjadi tembok kokoh yang membuat Timnas Indonesia bisa meraih poin dari dua tim kuat Asia itu.

Pada laga pertama grup C kontra Arab Saudi, Jumat (6/9), Maarten Paes mampu membuat 3 penyelamatan penting dan berhasil menepis penalti lawan sehingga skor tetap bertahan 1-1.

Kemudian di laga kedua grup C kontra Australia, Selasa (10/9), kiper FC Dallas itu berhasil membuat 5 penyelamatan yang membuat Timnas Indonesia bermain imbang 0-0.

Berkat penampilan impresifnya itu, Maarten Paes pun dielu-elukan pendukung Timnas Indonesia. Terlebih lagi, dua pertandingan itu merupakan dua pertandingan awalnya bersama skuad Garuda.

Aksi Maarten Paes saat menjaga gawang FC Dallas. [Instagram @maartenpaes]
Aksi Maarten Paes saat menjaga gawang FC Dallas. [Instagram @maartenpaes]

Terlepas dari performanya itu, menarik untuk mengupas silsilah Maarten Paes. Dibandingkan pemain naturalisasi lainnya, ia ternyata tak memiliki darah Indonesia secara langsung.

Lantas seperti apa silsilah Maarten Paes? Mengapa dirinya bisa membela Timnas Indonesia walau sejatinya ia tak memiliki darah Indonesia secara langsung?

Berstatus Keturunan Blijvers

baca juga

Sekadar informasi, Maarten Paes resmi dinaturalisasi pada April lalu. Namun ia baru bisa membela Timnas Indonesia pada September ini.

Catatkan debut manis bersama Timnas Indonesia, Maarten Paes tampil gemilang. (AFC)
Catatkan debut manis bersama Timnas Indonesia, Maarten Paes tampil gemilang. (AFC)

Ada alasan mengapa Maarten Paes butuh waktu hampir lima bulan lamanya untuk melakoni debutnya bagi Timnas Indonesia.

Usai dinaturalisasi, Maarten Paes terkendala aturan FIFA saat hendak mengurus proses perpindahan federasi dari Belanda (KNVB) ke Indonesia (PSSI).

Sebelum dinaturalisasi, status Maarten Paes sebagai pemain keturunan sempat dipertanyakan karena ia tak punya darah Indonesia secara langsung.

Maarten Paes mengajukan naturalisasi dan berminat membela Timnas Indonesia karena sang nenek ternyata lahir di Tanah Air, tepatnya di Kediri, Jawa Timur pada 20 Maret 1940.

Sang nenek nyatanya tak memiliki darah Indonesia karena hanya ‘numpang’ lahir dan tumbuh sebentar di Indonesia selama masa penjajahan Belanda.

“Dia (nenek) tinggal di sana (Indonesia), saya pikir 5 atau 6 tahun. Lahir di sana selama 5,6 tahun dan kemudian Perang Dunia II pecah, dan ia tinggal beberapa tahun di kamp-kamp Spanyol-Jepang.”

“Dan setelah itu ia kembali ke Belanda dengan sebuah kapal, dan dia kembali untuk beberapa tahun (ke Indonesia), dan dia kembali ke Belanda,” kata Maarten Paes dikutip dari YouTube FC Dallas.

Meski tak punya darah Indonesia dan hanya ‘numpang’ lahir serta tinggal sebentar, sang nenek ternyata bersyukur sempat berada di Tanah Air dan menghormati tanah kelahirannya itu.

Selain itu, walau tak memiliki darah Indonesia secara langsung, Maarten Paes tetap bisa membela Indonesia sesuai dengan Statuta FIFA pasal 7, di mana sang nenek lahir di Nusantara.

Karenanya, Maarten Paes tak bisa disebut pemain keturunan seperti halnya Jay Idzes, Thom Haye, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Shayne Pattynama, Sandy Walsh, dan lainnya.

Tapi, Maarten Paes bisa disebut sebagai keturunan Blijvers, yakni sebutan untuk pendatang dari Eropa yang menetap dan beradaptasi di Hindia Belanda atau Indonesia di masa penjajahan.

Nenek Maarten Paes sendiri lahir di keluarga yang menetap di Hindia Belanda, sehingga sang nenek lahir dan tumbuh sebentar di Hindia Belanda.

Bahkan selama tinggal di Hindia Belanda, sang nenek juga akrab dengan nilai-nilai lokal, seperti halnya Blijvers lainnya di masa penjajahan.

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puji Kehebatan Maarten Paes, Pramono-Rano Bongkar Alasan Tak Mau Duduk di Bangku VIP Saat Nonton Timnas

Puji Kehebatan Maarten Paes, Pramono-Rano Bongkar Alasan Tak Mau Duduk di Bangku VIP Saat Nonton Timnas

Kotak Suara | Selasa, 10 September 2024 | 23:59 WIB

3 Pemain Tampil Mengesankan Lawan Australia, Rizky Ridho Bak Pemain Abroad

3 Pemain Tampil Mengesankan Lawan Australia, Rizky Ridho Bak Pemain Abroad

Bola | Selasa, 10 September 2024 | 23:30 WIB

Perbandingan Darah Keturunan Timnas Indonesia vs Malaysia, Siapa Lebih Unggul?

Perbandingan Darah Keturunan Timnas Indonesia vs Malaysia, Siapa Lebih Unggul?

Bola | Rabu, 11 September 2024 | 06:05 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×