Rafael Struick Terancam Jadi Cadangan Lawan Australia, Ini Sebabnya

Arief Apriadi

Senin, 18 November 2024 | 16:02 WIB
Rafael Struick Terancam Jadi Cadangan Lawan Australia, Ini Sebabnya
Pemain Timnas Indonesia Rafael Struick berebut bola atas dengan kiper Timnas Jepang saat pertandingan Sepak Bola Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Antara Indonesia melawan Jepang di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Penyerang Timnas Indonesia, Rafael Struick, akan segera memiliki pesaing di lini depan Timnas Indonesia menyusul telah setujunya Ole Romeny berseragam tim Merah Putih.

Fakta tersebut membuat striker Brisbane Roar itu terancam jadi cadangan saat skuad Garuda bertandang ke markas Australia, pada Maret 2025.

Ole Romeny telah bertemu dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Momen itu diunggah sosok yang juga Menteri BUMN di Instagram pada Sabtu (16/11/2024).

Kehadiran Ole Romeny diharapkan bisa menambah daya gedor Timnas Indonesia yang sering dikeluhkan Shin Tae-yong sejak pertama kali memimpin Timnas Indonesia.

Meski demikian, kehadiran Ole Romeny tidak serta merta menghilangkan peluang Rafael Struick untuk membela Timnas Indonesia.

Hal itu berdasarkan statistik kedua penyerang muda yang sejatinya tidak terlalu jauh berbeda.

Adu Statistik Rafael Struick dan Ole Romeny

Timnas Indonesia akan segera diperkuat oleh pemain berbakat, Ole Romeny. (IG Ole Romeny)
Timnas Indonesia akan segera diperkuat oleh pemain berbakat, Ole Romeny. (IG Ole Romeny)

Rafael Struick dan Ole Romeny memiliki perbedaan harga pasar yang mencolok. Nama terakhir jauh lebih unggul, sebagaimana menyitat data Transfermarkt.

Struick memiliki harga pasar Rp1,3 miliar. Striker 21 tahun itu saat ini bermain untuk klub kasta teratas Liga Australia, Brisbane Roar.

baca juga

Sejak bergabung dengan Brisbane Roar musim ini, Struick telah mengemas satu gol dari tiga pertandingan.

Musim lalu, ia mencetak lima gol dalam 11 laga untuk ADO Denhaag U-21 dan mencatat satu gol dalam 17 penampilan bersama Timnas Indonesia.

Di sisi lain, Ole Romeny memiliki harga pasar jauh lebih tinggi, Rp26,7 miliar.

Musim ini, penyerang 24 tahun itu mencetak dua gol dalam 11 laga untuk FC Utrecht. Musim lalu, meski bermain 18 kali, ia hanya mencetak satu gol.

Perbandingan ini menunjukkan Struick unggul dalam produktivitas gol, meski Romeny lebih dihargai karena bermain di liga dan klub yang lebih kompetitif.

PSSI menargetkan proses naturalisasi Ole Romeny bisa rampung dengan cepat. Sang striker diharapkan sudah bisa membela Garuda pada Maret 2024.

Pada Maret tahun depan, Timnas Indonesia sudah ditunggu tuan rumah Australia dan akan menjamu Bahrain dalam dua laga lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Shin Tae-yong, Ini 3 Taktik Baru Arab Saudi di Bawah Herve Renard, Bisa Antisipasi?

Dear Shin Tae-yong, Ini 3 Taktik Baru Arab Saudi di Bawah Herve Renard, Bisa Antisipasi?

Bola | Senin, 18 November 2024 | 15:06 WIB

Berapa Biaya Kompensasi yang Harus Dibayar PSSI jika Pecat Shin Tae-yong?

Berapa Biaya Kompensasi yang Harus Dibayar PSSI jika Pecat Shin Tae-yong?

Bola | Senin, 18 November 2024 | 15:00 WIB

3 Dampak Negatif Jika Shin Tae-yong Dipecat usai Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi

3 Dampak Negatif Jika Shin Tae-yong Dipecat usai Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi

Bola | Senin, 18 November 2024 | 16:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×