Simon Tahamata Peringatkan PSSI: Waspada Dampak Besar Naturalisasi

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 08 Februari 2025 | 07:27 WIB
Simon Tahamata Peringatkan PSSI: Waspada Dampak Besar Naturalisasi
Simon Tahamata tengah menjadi sorotan pecinta sepak bola Tanah Air karena digadang-gadang akan menjadi Direktur Teknik anyar Timnas Indonesia. (IG Simon Tahamata)

Suara.com - Calon Direktur Teknik Timnas Indonesia, Simon Tahamata, memberi peringatan kepada PSSI mengenai dampak besar naturalisasi terhadap pemain keturunan.

Nama Simon Tahamata tengah menjadi sorotan pecinta sepak bola Tanah Air karena digadang-gadang akan menjadi Direktur Teknik anyar Timnas Indonesia.

Rumor ini berkembang usai pria berusia 68 tahun itu kedapatan mengikuti akun skuad Garuda dan juga Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Kabar Simon Tahamata akan menjadi Dirtek Timnas Indonesia pun makin santer terdengar setelah Erick Thohir menyatakan akan mengumumkan Dirtek anyar pada akhir Februari nanti.

Belum lagi dengan fakta bahwa staf kepelatihan Timnas Indonesia saat ini beraromakan Belanda, yang membuat Simon Tahamata diyakini akan mengisi pos Dirtek.

Jauh sebelum namanya dirumorkan akan menjadi Dirtek Timnas Indonesia, Simon Tahamata ternyata pernah memberi peringatan ke PSSI soal naturalisasi pemain.

Mundur ke tahun 2010 lalu, legenda Ajax Amsterdam ini pernah ‘pulang kampung’ ke Maluku dan sempat membahas soal program naturalisasi yang dilakukan PSSI.

Sekadar informasi, program naturalisasi PSSI sendiri memang sudah berjalan sejak dekade 2010 an, yang ditandai dengan naturalisasi penyerang Uruguay, Cristian Gonzales.

Simon Tahamata, legenda Ajax dan Belanda asal Indonesia saat bermain dalam laga eksibisi antara eks Ajax Amsterdam dan Real Madrid. [Dok. Ig/@simon_tahamata_]
Simon Tahamata, legenda Ajax dan Belanda asal Indonesia saat bermain dalam laga eksibisi antara eks Ajax Amsterdam dan Real Madrid. [Dok. Ig/@simon_tahamata_]

Mengenai program naturalisasi itu, Simon Tahamata menyebut jika PSSI harus selektif dalam memilih pemain-pemain asing yang akan dinaturalisasi.

baca juga

“Perhitungan PSSI harus matang dan cermat dalam melakukan naturalisasi pemain. Jika tidak maka program ini tidak akan berhasil mendongkrak prestasi Indonesia di pentas sepakbola internasional,” katanya, dikutip dari Antara.

“PSSI harus selektif memilih pemain asing yang akan dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia, percuma saja jika pemain yang dinaturalisasi berkualitas sama dengan para pemain yang bermain di berbagai klub di Tanah Air saat ini,” tambahnya.

Dari program naturalisasi ini, Simon Tahamata berharap besar jika nantinya para pemain naturalisasi itu memberi dampak besar terhadap sepak bola Indonesia.

Simon Tahamata menyebutkan bahwa banyak pemain keturunan ingin bela timnas Indonesia. (Instagram/@simon_tahamata_)
Simon Tahamata menyebutkan bahwa banyak pemain keturunan ingin bela timnas Indonesia. (Instagram/@simon_tahamata_)

Dampak besar yang dimaksud oleh eks pelatih akademi Al Ahli itu adalah para pemain naturalisasi bisa membawa perkembangan bagi Timnas Indonesia.

“Saya mendukung program naturalisasi dan banyak pemain asing keturunan Maluku juga bersedia untuk pulang kampung membela negaranya,” lanjutnya.

“Tetapi hendaknya dilakukan dengan bijaksana dan melalui analisa dan pengkajian mendalam, sehingga berdampak besar bagi perkembangan sepakbola Indonesia,” pungkasnya.

Andai Simon Tahamata benar-benar ditunjuk sebagai Dirtek Timnas Indonesia, maka nantinya ia memiliki tugas untuk mencari pemain potensial bagi skuad Garuda.

Dengan statusnya sebagai legenda Ajax Amsterdam dan Timnas Belanda yang berdarah Maluku, Simon Tahamata diyakini bisa menjaring para pemain keturunan Maluku untuk Timnas Indonesia.

Selain itu, salah satu tugas Simon Tahamata sebagai Dirtek nantinya juga membangun filosofi sepak bola Timnas Indonesia dan bekerja sama dengan tim kepelatihan Patrick Kluivert.

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simon Tahamata: Perjuangan Rakyat Maluku Terus Berlanjut

Simon Tahamata: Perjuangan Rakyat Maluku Terus Berlanjut

Bola | Rabu, 05 Februari 2025 | 18:43 WIB

Legenda Feyenoord: Calvin Verdonk Hampir Tak Terkalahkan dalam Duel 1 Lawan 1

Legenda Feyenoord: Calvin Verdonk Hampir Tak Terkalahkan dalam Duel 1 Lawan 1

Bola | Rabu, 05 Februari 2025 | 13:54 WIB

Tristan Gooijer: Saya dan Keluarga Bukan Bagian dari Republik Maluku Selatan

Tristan Gooijer: Saya dan Keluarga Bukan Bagian dari Republik Maluku Selatan

Bola | Rabu, 05 Februari 2025 | 13:19 WIB

Terkini

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Sahroni Dukung 'Under Invoicing' Masuk UU Tipikor: Praktik Culas Ini Rugikan Negara!

Sahroni Dukung 'Under Invoicing' Masuk UU Tipikor: Praktik Culas Ini Rugikan Negara!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia

Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:57 WIB

Tanggapi Usul Luhut, Eks Wakil Ketua KPK: Batas Korupsi dan Risiko Bisnis Perlu Diperjelas

Tanggapi Usul Luhut, Eks Wakil Ketua KPK: Batas Korupsi dan Risiko Bisnis Perlu Diperjelas

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Cak Imin Puji MBG: Program Terbaik dari APBN, 1,3 Juta Orang Miskin Jadi Pekerja

Cak Imin Puji MBG: Program Terbaik dari APBN, 1,3 Juta Orang Miskin Jadi Pekerja

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:36 WIB

7 Penyebab Baterai HP Cepat Habis dan Panas Saat Dimainkan, Ini Cara Mengatasinya

7 Penyebab Baterai HP Cepat Habis dan Panas Saat Dimainkan, Ini Cara Mengatasinya

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Cara Pakai Body Mist agar Wanginya Lebih Tahan Lama, Jangan Sembarang Layering!

Cara Pakai Body Mist agar Wanginya Lebih Tahan Lama, Jangan Sembarang Layering!

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Berkedok Bengkel di Pidie, Jaringan Clandestine Lab Racik Sabu 'Blue Ice' Berkualitas Super

Berkedok Bengkel di Pidie, Jaringan Clandestine Lab Racik Sabu 'Blue Ice' Berkualitas Super

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Komnas HAM Kritik Draf RUU HAM: Frasa Lembaga Independen Tak Boleh Dihapus!

Komnas HAM Kritik Draf RUU HAM: Frasa Lembaga Independen Tak Boleh Dihapus!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:34 WIB

×