Pelatih Asal Kroasia Prediksi Australia Kalah: Mereka Tidak Punya Pemain yang Bisa Cetak Gol

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 19 Maret 2025 | 07:12 WIB
Pelatih Asal Kroasia Prediksi Australia Kalah: Mereka Tidak Punya Pemain yang Bisa Cetak Gol
Tony Popovic terbilang baru menangani Australia, karena menggantikan Graham Arnold yang mundur dari Socceroos pada September 2024 lalu. (pssi.org)

Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memprediksi Timnas Indonesia bisa meraih hasil positif saat menghadapi Australia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (20/3/2025).

Pertandingan matchday ke-7 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Timnas Indonesia menghadapi tuan rumah Australia akan berlangsung di Sydney Football Stadium.

Menariknya, pertandingan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini akan mempertemukan dua pelatih yang keduanya baru menangani timnasnya masing-masing.

Seperti diketahui, Tony Popovic terbilang baru menangani Australia, karena menggantikan Graham Arnold yang mundur dari Socceroos pada September 2024 lalu.

Menurut Bojan, Tony Popovic selalu menerapkan strategi pressing tinggi, hanya saja Australia tidak memiliki pemain depan yang tajam.

"Australia baru mengganti pelatihnya di babak kualifikasi ini. Pelatih baru yang selalu ingin memainkan pressing tinggi," kata Bojan Hodak.

"Tapi mereka juga punya masalah karena mereka tidak punya pemain yang bisa mencetak gol," ucapnya menambahkan.

Secara permainan, pelatih asal Kroasia ini menilai Australia tampil bagus, hanya saja mereka memiliki kekurangan dalam hal mencetak gol. Sehingga, hal itu bisa dimanfaatkan oleh skuat Garuda.

Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung. (persib.co.id)
Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung. (persib.co.id)

"Mereka bermain dengan baik hampir di seluruh bagian dalam permainan kecuali soal gol. Mereka kurang memiliki pemain bertipe finisher," jelasnya.

baca juga

Melihat penampilan Australia dalam beberapa pertandingan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, pelatih yang mengantarkan Persib meraih gelar juara BRI Liga 1 2023/2024 ini merasa optimis Timnas Indonesia bisa meraih poin.

Apalagi, Bojan Hodak menilai Timnas Indonesia dihuni banyak pemain berkualitas. Sehingga, pada laga tersebut skuat Garuda diprediksi bisa meraih hasil positif.

"Jadi saya rasa Indonesia bisa saja mendapatkan hasil positif dengan pemain yang mereka miliki sekarang," ujar Bojan.

Bojan menyadari, Patrick Kluivert yang merupakan pelatih anyar Timnas Indonesia usai menggantikan posisi Shin Tae-yong memiliki banyak tekanan untuk bisa membawa skuat Garuda meraih hasil maksimal.

Namun, Bojan Hodak merasa optimis pada pertandingan tandang Kualifikasi Piala Dunia 2026 tersebut Timnas Indonesia di bawah asuhan Patrick Kluivert bisa mengatasi Australia.

"Tentu saja akan ada banyak tekanan untuk pelatih baru, tapi saya percaya dia bisa sukses pada laga melawan Australia," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Patrick Kluivert Akui Susah Kalahkan Australia

Patrick Kluivert Akui Susah Kalahkan Australia

Bola | Rabu, 19 Maret 2025 | 06:12 WIB

Patrick Kluivert: Kami Datang ke Australia untuk Menang

Patrick Kluivert: Kami Datang ke Australia untuk Menang

Bola | Rabu, 19 Maret 2025 | 05:02 WIB

Starting XI Timnas Indonesia Agar Bisa Hajar Australia: Pemain Baru Langsung Starter, Kecuali Emil

Starting XI Timnas Indonesia Agar Bisa Hajar Australia: Pemain Baru Langsung Starter, Kecuali Emil

Bola | Selasa, 18 Maret 2025 | 14:32 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×