Innalillahi Selamat Tinggal Selamanya Djadjang Nurdjaman Sampaikan Kabar Duka dari Persib

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 13 April 2025 | 19:00 WIB
Innalillahi Selamat Tinggal Selamanya Djadjang Nurdjaman Sampaikan Kabar Duka dari Persib
Dunia sepak bola Tanah Air kembali berduka. Salah satu legenda Persib Bandung era 1970-an, Hery Fatah, telah berpulang ke rahmatullah pada Sabtu, 12 April 2025. (Persib)

Suara.com - Dunia sepak bola Tanah Air kembali berduka. Salah satu legenda Persib Bandung era 1970-an, Hery Fatah, telah berpulang ke rahmatullah pada Sabtu, 12 April 2025. Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh mantan rekan setimnya yang juga pernah melatih Persib, Djadjang Nurdjaman.

Hery Fatah dikenal sebagai bagian penting dari skuad muda Persib Bandung pada akhir 1970-an.

Sosoknya merupakan satu angkatan dengan nama-nama legendaris lain seperti Djadjang Nurdjaman, Giantoro, dan Boyke Adam. Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam bagi banyak kalangan, terutama para mantan penggawa Persib yang pernah berjuang bersama di lapangan hijau.

Djadjang, atau yang akrab disapa Djanur, mengungkapkan rasa kehilangan atas wafatnya Hery Fatah. Kedekatan mereka terjalin sejak masih berada di kelompok junior Persib.

Hery sendiri mulai mencuri perhatian publik sepak bola nasional pada tahun 1977 dan 1978, saat dirinya diorbitkan sebagai pemain muda potensial di klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut.

“Almarhum seangkatan dengan saya ketika masih junior," kata Djanur dikutip dari laman Persib Bandung.

Lahir dari darah sepak bola, Hery Fatah adalah putra dari Fatah Hidayat, legenda Persib yang dikenal sebagai pahlawan klub pada era 1950-an hingga awal 1960-an.

Sang ayah menjadi bagian penting dalam sejarah manis Persib saat berhasil menjuarai Kejurnas PSSI 1959-1960. Tak heran jika Hery Fatah membawa semangat dan warisan sepak bola dalam setiap langkahnya di lapangan.

Salah satu momen tak terlupakan dalam karier Hery adalah ketika ia membantu Persib Bandung menjuarai turnamen Piala Jusuf tahun 1978.

baca juga

Dalam laga final yang berlangsung di Makassar, Persib sukses menundukkan rival beratnya, Persija Jakarta, dengan skor tipis 1-0.

Kemenangan ini menjadi salah satu tonggak prestasi generasi muda Persib yang kemudian dikirim oleh PSSI untuk mewakili Indonesia di ajang internasional Queens Cup di Bangkok, Thailand.

Sebagai bentuk penghormatan, klub Persib Bandung turut menyampaikan belasungkawa melalui akun Instagram resmi mereka @persib.

Dalam unggahannya, manajemen dan seluruh keluarga besar Persib mengucapkan duka cita yang mendalam atas kepergian salah satu pemain era emas mereka.

Ungkapan doa pun disampaikan, dengan harapan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Kepergian Hery Fatah menambah daftar panjang legenda sepak bola Indonesia yang telah lebih dahulu berpulang. Meski tidak banyak dikenal oleh generasi muda, kiprah dan kontribusi Hery terhadap Persib Bandung tidak bisa diabaikan.

Ia merupakan representasi dari era keemasan awal Persib, di mana semangat, dedikasi, dan kecintaan terhadap klub menjadi landasan utama dalam bertanding.

Sepanjang hidupnya, Hery Fatah dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan dekat dengan rekan-rekannya.

Banyak dari mereka mengenangnya sebagai pribadi yang tidak hanya piawai dalam mengolah bola, tetapi juga memiliki semangat juang tinggi untuk membawa nama Persib berkibar di kancah nasional maupun internasional.

Dalam konteks sejarah Persib Bandung, peran pemain seperti Hery menjadi pondasi bagi kemajuan klub hingga kini.

Generasi emas Persib pada era 70-an memberi inspirasi besar bagi klub untuk terus berprestasi dan mempertahankan identitasnya sebagai klub yang menjunjung tinggi semangat sportivitas dan kebersamaan.

Dunia sepak bola Indonesia memang terus berkembang dengan munculnya banyak talenta muda, namun nama-nama seperti Hery Fatah akan tetap hidup dalam ingatan para pencinta sepak bola sejati. Warisan perjuangannya menjadi pengingat bahwa setiap pemain, apa pun era dan kontribusinya, adalah bagian dari sejarah besar yang tidak boleh dilupakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ole Romeny Sorot Nasib Anak Indonesia: Banyak Talenta Sepak Bola tapi Mereka Tak Selalu Bisa...

Ole Romeny Sorot Nasib Anak Indonesia: Banyak Talenta Sepak Bola tapi Mereka Tak Selalu Bisa...

Bola | Minggu, 13 April 2025 | 14:23 WIB

Habis Dihubungi PSSI, Gelandang Berdarah Surabaya Langsung Menggila Cetak Dua Assist di Liga Jerman

Habis Dihubungi PSSI, Gelandang Berdarah Surabaya Langsung Menggila Cetak Dua Assist di Liga Jerman

Bola | Minggu, 13 April 2025 | 13:11 WIB

Sering Cedera, Mees Hilgers Dijuluki Manusia Kaca di Liga Eropa

Sering Cedera, Mees Hilgers Dijuluki Manusia Kaca di Liga Eropa

Bola | Minggu, 13 April 2025 | 12:48 WIB

Terkini

6 Sepatu Converse Warna Putih yang Diskon Besar di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan

6 Sepatu Converse Warna Putih yang Diskon Besar di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:51 WIB

Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan

Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan

Lampung | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:48 WIB

Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?

Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:47 WIB

Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas

Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:45 WIB

Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang

Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:44 WIB

Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas

Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:40 WIB

Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026

Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:40 WIB

Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala

Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:39 WIB

Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen

Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:36 WIB

Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!

Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:33 WIB

×