Pascal Struijk Blak-blakan 'Digantung' Timnas Belanda, Sudah Ditelepon tapi Kandas

Arief Apriadi

Jum'at, 25 April 2025 | 22:02 WIB
Pascal Struijk Blak-blakan 'Digantung' Timnas Belanda, Sudah Ditelepon tapi Kandas
Pascal Struijk Blak-blakan 'Digantung' Timnas Belanda, Sudah Ditelepon tapi Kandas. (Instagram/@pascalstruijk)

Suara.com - Pascal Struijk pernah ada dititik kesal karena digantung oleh Timnas Belanda. Meski karirnya cukup gemilang, ia belum pernah membela Oranje.

Bek berusia 25 tahun tersebut merupakan kapten dari Leeds United dan punya pengalaman bermain di Premier League, tapi panggilan memperkuat Belanda belum juga datang.

Kendati Struijk punya opsi untuk membela Belgia sebagai tempat kelahirannya, ia tetap teguh pada pendirian membela Belanda.

Angin segar itu sempat datang pada 2022 saat Struijk mendapat telepon dari manajer tim Belanda saat itu, Fernando Arrabal.

Saat itu Struijk mengaku ditelepon dan ditanyakan beberapa hal, tapi pada akhirnya tidak pernah benar-benar dipanggil membela Belanda yang saat itu dilatih Louis van Gaal.

“Biasanya kamu tidak akan ditelepon secara personal. Saya tidak pernah berbicara dengan Van Gaal sama sekali, saya saya berbicara dengan manajer tim,” kata Struijk dilansir Voetbal Zone.

“Dia mengabari saya dan menanyakan beberapa hal seperti bagaimana kondisi saya, apakah saya fit, dan sedikit soal situasi saya dengan Belgia,” jelasnya.

Bagi Struijk telepon itu hanya sekadar basa-basi. Selain tidak ada kelanjutan untuk proses selanjutnya, Struijk tidak pernah benar-benar ditanyakan soal posisinya saat bermain.

“Mereka tidak mengatakan posisi apa yang mereka rencanakan untuk saya, saya pikir mereka hanya memutuskan lewat video saya di mana cocoknya saya bermain,” ujar Struijk.

baca juga

“Belakangan ini saya sebetulnya selalu bermain sebagai bek kiri, tapi sebelumnya saya juga bermain sebagai bek tengah sebelah kiri.”

“Saya juga pernah bermain sebagai gelandang bertahan sebentar, tapi jujur saja itu bukan posisi ideal untuk saya,” pungkas alumni akademi Ajax Amsterdam itu.

Pascal Struijk sebetulnya sudah sempat membela Belanda di timnas kelompok umur. Pada 2016 ia dipanggil memperkuat Belanda U-17 oleh pelatih Kees van Wonderen.

Struijk masuk ke dalam tim U-17 yang mentas di Euro U-17 2016, tapi ia hanya dimainkan dua kali.

Pascal Struijk sendiri memiliki darah keturunan Indonesia. Saat PSSI gencar menaturalisasi pemain keturunan, nama Struijk diharapkan bisa menjadi salah satu targetnya.

Akan tetapi, Struijk sempat mengungkapkan jika ia masih ingin berusaha membela Timnas Belanda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Paspor Indonesia, Pemain Keturunan Kirim Pesan ke Staf Garuda: Semoga Segera Bertemu Lagi

Punya Paspor Indonesia, Pemain Keturunan Kirim Pesan ke Staf Garuda: Semoga Segera Bertemu Lagi

Bola | Jum'at, 25 April 2025 | 18:36 WIB

Media Asing Ramal Cyrus Margono Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025

Media Asing Ramal Cyrus Margono Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025

Bola | Jum'at, 25 April 2025 | 17:30 WIB

Tanda-tanda Miliano Jonathans dan Pascal Struijk Bisa Bela Timnas Indonesia vs China dan Jepang

Tanda-tanda Miliano Jonathans dan Pascal Struijk Bisa Bela Timnas Indonesia vs China dan Jepang

Bola | Jum'at, 25 April 2025 | 16:39 WIB

Terkini

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

×