Pernyataan Yuran Fernandes tentu menuai pro dan kontra di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.
Di satu sisi, kritiknya dianggap sebagai tamparan keras bagi penyelenggaraan Liga 1 yang dinilai masih menyisakan banyak persoalan, terutama dalam hal integritas wasit.
Namun di sisi lain, banyak pula yang menilai cara Yuran menyampaikan kritik terlalu emosional dan merendahkan kompetisi.
Terlepas dari itu, ucapannya bisa menjadi cerminan bahwa pembenahan sistem dan peningkatan kualitas kompetisi sepak bola Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah yang mendesak.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie