11 Pemain Asing atau Pengurus PT LIB dari Asing, Lebih Bagus yang Mana?

Irwan Febri

Minggu, 18 Mei 2025 | 12:22 WIB
11 Pemain Asing atau Pengurus PT LIB dari Asing, Lebih Bagus yang Mana?
Persija Jakarta vs Persib Bandung. (Instagram/persija)

Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) kembali jadi sorotan usai sanksi luar biasa terhadap Yuran Fernandes, kini munculkan wacana 11 pemain asing di Liga 1 2025.

Belum selesai kehebohan soal PT LIB menjatuhkan sanksi selama 12 bulan untuk Yuran Fernandes karena kritikan.

Kini PT LIB kembali jadi sorotan karena wacana aturan yang ingin dibuat untuk kompetisi liga musim 2025-2026.

Hal ini berkaitan dengan kuota pemain asing di Liga 1 musim depan, wacana itu membuat syok publik Tanah Air.

Bagaimana tidak, PT LIB berwacana membolehkan suatu klub memiliki 11 pemain asing untuk didaftarkan.

Dari 11 pemain tersebut, delapan di antaranya bisa dimainkan sekaligus dalam satu pertandingan.

Tak heran mengapa wacana itu mendapat tanggapan beragam dari publik Tanah Air karena memang kontroversial.

Terlalu banyak sisi negatif yang bisa membuat liga tidak berkembang, klub kelojotan karena finansial dan pemain lokal yang terancam.

"Kalau musim depan, yang didaftarkan 11 yang dimainkan 8," kata Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus.

baca juga

"Tapi tergantung PSSI yang memutuskan, kemudian untuk musim 2026/2027 sebelas-belasnya bisa main."

"Kalau feelng saya, rasanya belum terpenuhi. Tapi apakah 8 didaftarkan dan 8-nya boleh main."

"Saya belum punya feeling ke sana," imbuhnya.

Keputusan PT LIB selalu mengundang kontroversi, publik pun tak sekali dua kali dibuat gerah dengan itu.

Mengingat keputusan seperti 11 pemain asing di liga bisa berdampak pada ekosistem pemain lokal di dalam negeri.

PSSI dirasa harus bertindak, agar PT LIB tidak mengeluarkan wacana atau keputusan yang dianggap ngawur.

Setelah masukan terhadap penggunaan wasit asing, pengurus PT LIB dari kalangan asing sebaiknya juga dicoba oleh PSSI.

Seperti yang sudah dilakukan sejumlah negara Asia Tenggara, salah satunya Kamboja.

Di balik kesuksesan Liga Kamboja hingga membuat salah satu wakilnya sampai ke final turnamen bergengsi sepak bola Asia.

Ada terobosan besar yang dilakukan pada 2021 lalu, yakni dengan menunjuk Satoshi Saito sebagai CEO Cambodian Premier League (CPL).

Sosok asing dengan latar belakang mentereng, Saito pernah menjadi manajer pemasaran FC Barcelona.

Kemudian menjadi Wakil Direkrut Misi Khusus di Federasi Sepak Bola Jepang (JFA), tak berhenti di sini.

Saito juga pernah didapuk sebagai Direktur Pemasaran AFC hingga Konstultan Pemasaran FIFA.

Dengan adanya pengurus asing yang memiliki jaringan hingga sampai ke FIFA, perhalan Liga Kamboja menunjukkan tajinya.

Pada 2025, Liga Kamboja bahkan berhasil menyalip Liga Indonesia, duduk di peringkat ke-24 Asia, sementara Indonesia di posisi ke-25.

Wacana bersih-bersih PSSI sepertinya harus melebar sampai ke pengurusan liga, dalam hal PT LIB dipegang pengurus asing.

Liga Indonesia Masih Tertinggal di Asia Tenggara

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah merilis peringkat terbaru liga-liga sepak bola di kawasan ASEAN untuk tahun 2025 pada Maret lalu.
Thailand masih menjadi yang terbaik di kawasan dengan skor tertinggi, sementara Liga 1 Indonesia berada di posisi kelima.

Pemeringkatan ini didasarkan pada performa klub-klub dari masing-masing liga dalam kompetisi Asia dalam beberapa musim terakhir, termasuk AFC Champions League dan AFC Cup.

Faktor lain seperti kualitas kompetisi domestik, infrastruktur, serta perkembangan klub juga menjadi pertimbangan dalam perhitungan poin.

Thailand masih mempertahankan statusnya sebagai liga terbaik di ASEAN dengan total poin 53.069.

Liga Thailand dikenal memiliki infrastruktur terbaik di kawasan dan memiliki beberapa klub yang tampil baik di kompetisi Asia, seperti Buriram United, Bangkok United dan BG Pathum United.

Dominasi Thailand tidak hanya terlihat dari performa klub, tetapi juga dari pengelolaan liga yang profesional serta daya tarik bagi pemain asing.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Pihak Blak-blakan Beri Dukungan untuk Yuran Fernandes, Komdis PSSI Revisi Hukuman

3 Pihak Blak-blakan Beri Dukungan untuk Yuran Fernandes, Komdis PSSI Revisi Hukuman

Bola | Minggu, 18 Mei 2025 | 15:32 WIB

Aremania Buat Ulah Lagi! Bos PT LIB Kasih Tahu Nasib Arema FC di Kanjuruhan

Aremania Buat Ulah Lagi! Bos PT LIB Kasih Tahu Nasib Arema FC di Kanjuruhan

Bola | Jum'at, 16 Mei 2025 | 15:59 WIB

3 Sisi Positif dari Rencana Penggunaan 11 Pemain Asing di BRI Liga 1 Musim Depan

3 Sisi Positif dari Rencana Penggunaan 11 Pemain Asing di BRI Liga 1 Musim Depan

Bola | Jum'at, 16 Mei 2025 | 19:38 WIB

PT LIB Ikut Bingung Yuran Fernandes Dihukum Satu Tahun oleh Komdis PSSI

PT LIB Ikut Bingung Yuran Fernandes Dihukum Satu Tahun oleh Komdis PSSI

Bola | Jum'at, 16 Mei 2025 | 13:41 WIB

Wow! Tim Peringkat Tiga dan Empat BRI Liga 1 Dapat Hak Istimewa, Apa Itu?

Wow! Tim Peringkat Tiga dan Empat BRI Liga 1 Dapat Hak Istimewa, Apa Itu?

Bola | Jum'at, 16 Mei 2025 | 12:20 WIB

Terkini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

×