Simon Tahamata: Saya Mau Pakai Orang Indonesia, Bukan China, Bukan Belanda

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 03 Juni 2025 | 14:47 WIB
Simon Tahamata: Saya Mau Pakai Orang Indonesia, Bukan China, Bukan Belanda
Simon Tahamata buka suara menerima tawaran PSSI sebagai kepala pemandu bakat sama sekali tidak ada kaitannya dengan masalah politik. (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Suara.com - Langkah strategis kembali dilakukan oleh PSSI dalam mendorong kemajuan sepak bola nasional. Kali ini, federasi menunjuk sosok berpengalaman asal Belanda, Simon Tahamata, sebagai kepala pemandu bakat Timnas Indonesia.

Pria yang memiliki darah Maluku ini datang dengan satu misi besar: mengangkat potensi muda Indonesia agar bersaing di panggung dunia.

Penunjukan resmi Simon dilakukan pada 22 Mei lalu.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir akhirnya bertemu dengan Simon Tahamata, Head of Scouting Timnas Indonesia. Mereka pun resmi salaman. (IG Erick Thohir)
Ketua Umum PSSI Erick Thohir akhirnya bertemu dengan Simon Tahamata, Head of Scouting Timnas Indonesia. Mereka pun resmi salaman. (IG Erick Thohir)

Dalam kurun waktu kurang dari dua pekan setelahnya, ia langsung terlihat di lapangan, menghadiri sesi latihan timnas Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta.

Momentum itu juga menjadi pertemuan pertamanya dengan awak media di Indonesia sejak menerima amanah barunya.

Meski sudah berusia 69 tahun, semangat Simon membara untuk mendorong revolusi sistem pencarian bakat di tanah air.

Simon Tahamata mengungkapkan bahwa kehadirannya bukan semata karena karier, namun lebih pada dorongan hati untuk membantu sepak bola Indonesia tumbuh dan bersinar.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar melalui generasi muda yang hanya butuh sistem pembinaan yang tepat dan berkelanjutan.

"Saya di sini karena kami punya talenta. Saya bisa kembali di Ajax, tetapi mau pulang kembali di sini. Menolong Patrick dan teman-teman di sini, jadi kami ada di sini untuk menolong Indonesia dan juga untuk anak-anak muda," kata Simon Tahamata dikutip dari Antara, Selasa (3/6/2025).

baca juga
Simon Tahamata. (pssi.org)
Simon Tahamata. (pssi.org)

Simon Tahamata sebelumnya telah meniti karier panjang di dunia kepelatihan, termasuk 10 tahun di akademi sepak bola ternama milik Ajax Amsterdam.

Pengalamannya dalam mengelola pemain usia dini menjadi aset berharga bagi Indonesia yang saat ini sedang membangun fondasi kuat untuk menyambut agenda besar Piala Dunia 2026 dan jangka panjang ke depan.

Dalam sistem pembinaan bakat, Simon membawa pendekatan berbeda dari yang selama ini diterapkan di Indonesia.

Simon Tahamata menyoroti bahwa pembinaan usia dini di Belanda dimulai sejak anak-anak berusia delapan tahun.

Sementara di Indonesia, kebanyakan akademi baru serius mendidik saat pemain sudah berusia 13 hingga 15 tahun. Menurutnya, pendekatan itu terlalu lambat dan dapat menghambat pertumbuhan kualitas pemain.

Sebagai kepala pemandu bakat, Simon memiliki tugas untuk mengidentifikasi pemain potensial, baik dari dalam negeri maupun dari diaspora Indonesia, terutama yang menetap di Belanda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kevin Diks Sempat Takut Bawa Anaknya ke Jakarta, Kenapa?

Kevin Diks Sempat Takut Bawa Anaknya ke Jakarta, Kenapa?

Entertainment | Selasa, 03 Juni 2025 | 14:04 WIB

Kevin Diks: Sedikit Takut ke Jakarta

Kevin Diks: Sedikit Takut ke Jakarta

Bola | Selasa, 03 Juni 2025 | 14:01 WIB

Suporter Timnas Indonesia Diminta Lebih Hati-Hati, Ini Pesan Erick Thohir

Suporter Timnas Indonesia Diminta Lebih Hati-Hati, Ini Pesan Erick Thohir

Your Say | Selasa, 03 Juni 2025 | 13:36 WIB

Terkini

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

×