Pratama Arhan Cetak Hattrick Usai STY Dipecat, 3 Kali Dicoret Patrick Kluivert

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 05 Juni 2025 | 15:20 WIB
Pratama Arhan Cetak Hattrick Usai STY Dipecat, 3 Kali Dicoret Patrick Kluivert
Bek kiri Pratama Arhan kembali tidak masuk dalam daftar pemain yang disiapkan pelatih Patrick Kluivert. Pratama Arhan dicoret!(instagram.com/pratamaarhan8)

Suara.com - Kabar kurang menggembirakan datang dari skuad Timnas Indonesia menjelang pertandingan penting melawan Jepang. Bek kiri Pratama Arhan kembali tidak masuk dalam daftar pemain yang disiapkan pelatih Patrick Kluivert. Pratama Arhan dicoret!

Nama Pratama Arhan menjadi satu dari lima pemain yang harus tersingkir dalam seleksi akhir menjelang laga yang digelar pada Kamis, 5 Juni 2025 siang, sekitar tujuh jam sebelum pertandingan dimulai.

Dengan total 28 pemain yang tersedia untuk laga kontra China sebelumnya, Kluivert harus merampingkan skuad menjadi 23 nama saja.

Pratama Arhan tinggalkan Thailand usai PSIS Degradasi. Bek sayap kiri itu dipanggil Patrick Kluivert ke TC Timnas Indonesia. [Dok. IG Timnas Indonesia]
Pratama Arhan tinggalkan Thailand usai PSIS Degradasi. Bek sayap kiri itu dipanggil Patrick Kluivert ke TC Timnas Indonesia. [Dok. IG Timnas Indonesia]

Pratama Arhan termasuk dalam lima pemain yang terpaksa dicoret, bersama dengan Asnawi Mangkualam, Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan penjaga gawang Reza Arya Pratama.

Keputusan ini bukan yang pertama kalinya terjadi bagi Arhan sejak Timnas Indonesia ditangani oleh Kluivert.

Sebelumnya, pada laga uji coba melawan Australia dan Bahrain pada Maret 2025, Arhan juga ikut dalam pemusatan latihan namun tidak masuk ke dalam daftar pemain yang tampil dalam pertandingan.

Arhan, yang kini bermain untuk Bangkok United di Liga Thailand, dikenal sebagai bek kiri dengan kemampuan lemparan jauh yang sangat berguna dalam situasi bola mati.

Sayangnya, keunggulan tersebut tampaknya belum cukup untuk menjamin tempat di skuad utama Timnas saat ini.

Pratama Arhan diadukan ke Kang Dedi Mulyadi. (Instagram/@pratamaarhan8)
Pratama Arhan diadukan ke Kang Dedi Mulyadi. (Instagram/@pratamaarhan8)

Persaingan di sektor bek kiri memang semakin ketat. Sejak naturalisasi Calvin Verdonk rampung, eks pemain NEC Nijmegen itu langsung menjadi pilihan utama Kluivert.

baca juga

Selain Verdonk, posisi tersebut juga diperebutkan oleh nama-nama seperti Shayne Pattynama, Nathan Tjoe-A-On, dan Dean James, yang semuanya memiliki pengalaman bermain di level Eropa.

Ketidakhadiran Arhan di skuad membuat Timnas kehilangan satu-satunya spesialis lemparan jarak jauh yang kerap menjadi senjata rahasia dalam menyerang.

Salah satu kontribusi penting Arhan pernah terlihat dalam laga melawan China pada Oktober 2024 di Qingdao. Lemparan jauhnya kala itu menjadi awal dari terciptanya gol Thom Haye.

Kini, catatan caps Arhan bersama Timnas Indonesia pun terhenti di angka 54.

Pratama Arhan saat memperkuat Bangkok United (Instagram/true_banglok_united)
Pratama Arhan saat memperkuat Bangkok United (Instagram/true_banglok_united)

Sebuah angka yang impresif, namun stagnan jika melihat potensi dan usianya yang masih produktif.

Di bawah asuhan Shin Tae-yong, Arhan menjadi pemain yang nyaris tak tergantikan di lini belakang, namun perubahan pelatih membawa perubahan strategi dan susunan pemain.

Kendati demikian, peluang untuk kembali tampil tetap terbuka.

Timnas Indonesia masih memiliki satu laga tersisa dalam kalender FIFA kali ini, yakni melawan Jepang pada 10 Juni 2025.

Jika Kluivert memutuskan untuk merotasi pemain atau mengubah pendekatan taktik, Arhan masih mungkin dipanggil kembali untuk mengisi sektor kiri pertahanan.

Persaingan dalam Timnas Indonesia saat ini mencerminkan pertumbuhan positif dalam kualitas pemain nasional.

Pratama Arhan saat memperkuat Bangkok United di Liga Thailand. [Instagram @pratamaarhan8]
Pratama Arhan saat memperkuat Bangkok United di Liga Thailand. [Instagram @pratamaarhan8]

Banyaknya pemain berdarah Indonesia yang berkarier di luar negeri dan proses naturalisasi yang berjalan cepat membuat kedalaman skuad semakin kompetitif.

Hal ini tentu memberikan tantangan tersendiri bagi pemain-pemain lokal seperti Arhan untuk terus menjaga performa dan adaptasi terhadap gaya bermain yang diinginkan pelatih baru.

Sebagai bagian dari Bangkok United, performa Arhan di level klub akan menjadi faktor penting yang menentukan nasibnya di Timnas.

Jika ia mampu tampil konsisten dan membuktikan diri di kompetisi domestik Thailand, maka bukan tidak mungkin namanya akan kembali menghiasi daftar pemain Garuda dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Kiper Juventus Mau Bikin China Mati Kutu: Energi Itu Bisa Saya Rasakan di Lapangan

Eks Kiper Juventus Mau Bikin China Mati Kutu: Energi Itu Bisa Saya Rasakan di Lapangan

Bola | Kamis, 05 Juni 2025 | 14:19 WIB

Bakal Macet Parah! Hindari Jalan Ini Jelang Laga Timnas Indonesia Vs China di Stadion GBK

Bakal Macet Parah! Hindari Jalan Ini Jelang Laga Timnas Indonesia Vs China di Stadion GBK

Bola | Kamis, 05 Juni 2025 | 14:00 WIB

5 Pemain Timnas Indonesia Dicoret Patrick Kluivert Lawan China, Empat Pemain Kunci

5 Pemain Timnas Indonesia Dicoret Patrick Kluivert Lawan China, Empat Pemain Kunci

Bola | Kamis, 05 Juni 2025 | 13:40 WIB

Terkini

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:26 WIB

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

×