Kurniawan Blak-blakan Pilih Tinggalkan Como demi Gabung Klub Liga 2 Indonesia

Ronald Seger Prabowo

Kamis, 19 Juni 2025 | 16:29 WIB
Kurniawan Blak-blakan Pilih Tinggalkan Como demi Gabung Klub Liga 2 Indonesia
Kurniawan Dwi Yulianto dikenalkan sebagai pelatih penyerang timnas Indonesia U-20. (Instagram/@comofootballindonesia)

Suara.com - Mantan pemain timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, secara mengejutkan bergabung dengan klub Liga 2 Indonesia, PSPS Pekanbaru.

Kurniawan ditunjuk sebagai direktur teknik tim berjulukan Asykar Bertuah tersebut.

Keputusan sosok kelahiran Magelang itu berkarir di sepak bola Indonesia cukup mengejutkan, mengingat dia sebelumnya bergabung dengan tim Liga Italia, Como.

Meski demikian, Kurniawan memastikan diri hanya fokus kepada PSPS Pekanbaru.

"Como sudah tidak lagi, karena waktu itu resign pas bergabung ke timnas (U20), kalau untuk timnas masih belum ada pemanggilan," kata Kurniawan melansir ANTARA, Kamis (19/6/2025).

Kurniawan sempat berkarier di klub Italia, Como, sebagai pelatih tim junior selama tiga tahun. Dia meninggalkan posisi itu pada 2025.

Sosok berjuluk Kurus itu kemudian menerima tawaran menjadi asisten pelatih timnas U20 untuk Piala Asia U20 2025.

Dalam kejuaraan tersebut, pasukan Merah Putih yang diarsiteki Indra Sjafri gagal lolos dari fase grup, setelah hanya bisa finis posisi Grup C.

Pada Februari 2025, Kurniawan menjalani wawancara untuk mengisi posisi asisten pelatih timnas di bawah asuhan Patrick Kluivert.

baca juga

Selain dirinya, terdapat pula Zulkifli Syukur dan Bima Sakti. Namun sampai kini belum ada panggilan berikutnya dari timnas senior.

Setelah pensiun sebagai pesepak bola profesional, Kurniawan malang-melintang di dunia kepelatihan.

Selain Como dan timnas U20, Kurniawan yang memiliki lisensi AFC Pro itu juga sudah pernah berkarier di Sabah FC, serta menjadi asisten pelatih timnas pada 2018 dan timnas U23 pada 2019 dan 2023.

PSPS sendiri pada musim lalu selangkah lagi menuju promosi ke Liga 1, tapi kemudian kalah 0-1 dari Persijap Jepara pada playoff sehingga tetap di Liga 2.

Profil Kurniawan Dwi Yulianto

Melansir ANTARA, perjalanan Kurniawan ke dunia sepak bola profesional dimulai sejak usia muda. Pada tahun 1994, ia bermain untuk tim remaja Sampdoria di Italia dalam program PSSI Primavera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Stefano Cugurra Menjadi WNI?

Kapan Stefano Cugurra Menjadi WNI?

Bola | Rabu, 18 Juni 2025 | 18:05 WIB

QJMotor Indonesia Yakin Bisa Kuasai Pangsa Pasar Skutik Petualang dengan Fort 250 Adventure

QJMotor Indonesia Yakin Bisa Kuasai Pangsa Pasar Skutik Petualang dengan Fort 250 Adventure

Otomotif | Selasa, 17 Juni 2025 | 14:43 WIB

Daftar Sementara Timnas Indonesia U-23: Ada Kiper Jangkung dari Liga 2

Daftar Sementara Timnas Indonesia U-23: Ada Kiper Jangkung dari Liga 2

Bola | Senin, 16 Juni 2025 | 13:02 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×