Amerika Serikat Serang Iran, FIFA Berani Jatuhkan Sanksi seperti ke Yugoslavia?

Galih Prasetyo

Minggu, 22 Juni 2025 | 18:11 WIB
Amerika Serikat Serang Iran, FIFA Berani Jatuhkan Sanksi seperti ke Yugoslavia?
Amerika Serikat Serang Iran, Sanski FIFA Seperti 33 Tahun Lalu Menanti? [Tangkap layar X]

Sayang konflik antar etnis membuat negara itu kemudian bubar.

AC Milan resmi memecat Zvonimir Boban. (Foto:AFP)
AC Milan resmi memecat Zvonimir Boban. (Foto:AFP)

Hancurnya Yugoslvia sendiri akhirnya munculkan banyak negara baru seperti Slovenia, Serbia, Montenegro, Kroasia, Bosnia-Herzegovinaosnia, Kosovo, dan Makedonia.

Uniknya 7 negara ini memiliki gaya permainan sepak bola berbeda yang dulu disatukan lewat bendera Yugoslavia.

Tak seperti kebanyakan pemain dari Eropa, gaya permainan orang Yugoslavia yang campuran dari banyak etnis membuat tim nasional negara itu cukup disegani.

Percampuran banyak etnis yang ada di Yugoslavia membuat gaya main mereka sangat jauh berbeda dengan negara dari Eropa Timur ataupun dari negara Eropa Barat.

Jika pemain dari Eropa Timur lebih mengandalkan fisik sebagai gaya bermainnya dan pemain Eropa Barat lebih fokus pada permainan tim dan taktik, gaya main Yugoslavia mencampurkan keduanya.

Bahkan lebih hebatnya lagi dalam urusan skill, pemain Yugoslavia terbilang di atas rata-rata pemain dari Eropa Timur misalnya.

Sanksi dari PBB dan FIFA

Pada 30 Mei 1992, Dewan Keamanan PBB mengeluarkan Resolusi 757, yang menjatuhkan sanksi ekonomi dan diplomatik kepada Republik Federal Yugoslavia (yang terdiri dari Serbia dan Montenegro), sebagai buntut dari keterlibatannya dalam konflik Bosnia.

baca juga

Sanksi ini mencakup larangan semua bentuk kompetisi olahraga internasional.

FIFA dan UEFA segera merespons. Pada awal Juni 1992, hanya beberapa hari sebelum dimulainya EURO 1992 di Swedia, Yugoslavia yang awalnya sudah lolos kualifikasi dan dijadwalkan bertanding, secara resmi dilarang berpartisipasi.

Sebagai penggantinya, UEFA memanggil Denmark, yang menempati peringkat kedua di grup kualifikasi.

Ketum PSSI, Erick Thohir (Kanan) dan Presiden FIFA, Gianni Infantino (Kiri). (fifa.com)
Ketum PSSI, Erick Thohir (Kanan) dan Presiden FIFA, Gianni Infantino (Kiri). (fifa.com)

Ironisnya, Denmark yang "hanya cadangan" justru tampil gemilang dan keluar sebagai juara Eropa 1992.

Tak hanya di level tim nasional, klub-klub Yugoslavia juga dilarang tampil di kompetisi Eropa, termasuk Red Star Belgrade yang saat itu berstatus juara bertahan Piala Champions 1991.

Banyak pemain top Yugoslavia yang berasal dari wilayah yang kemudian merdeka, seperti Kroasia atau Bosnia.

Mereka terpaksa memilih membela tim baru masing-masing. Beberapa lainnya, terutama dari Serbia, terpaksa absen dari pentas internasional akibat sanksi ini.

Pelatih legendaris Ivica Osim bahkan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih timnas pada 1992 setelah melihat kampung halamannya di Sarajevo dibombardir.

“Saya tidak bisa melatih sebuah tim ketika orang-orang saya terbunuh,” katanya dalam wawancara dengan media Austria.

Sanksi olahraga ini berlaku selama hampir 3 tahun.

Pada 1994, UEFA mulai melonggarkan sanksi dengan mengizinkan klub-klub Serbia dan Montenegro kembali bermain di kompetisi Eropa.

Pada 1996, tim nasional Yugoslavia (Serbia-Montenegro) kembali tampil di ajang internasional, dimulai dari EURO 1996 di Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump: AS Sukses Serang 3 Lokasi Nuklir Iran, Dunia Tercengang!

Trump: AS Sukses Serang 3 Lokasi Nuklir Iran, Dunia Tercengang!

Video | Minggu, 22 Juni 2025 | 16:05 WIB

Serangan AS ke Iran Bisa Picu Perang Dunia Ketiga, Bagaimana Sikap Indonesia?

Serangan AS ke Iran Bisa Picu Perang Dunia Ketiga, Bagaimana Sikap Indonesia?

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 17:01 WIB

Timeline Perang Iran vs Israel-AS: Dari Adu Proksi hingga Konflik Terbuka

Timeline Perang Iran vs Israel-AS: Dari Adu Proksi hingga Konflik Terbuka

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 16:56 WIB

Ancaman Cuaca Ekstrem di Piala Dunia 2026: Dari Gelombang Panas hingga Badai Petir

Ancaman Cuaca Ekstrem di Piala Dunia 2026: Dari Gelombang Panas hingga Badai Petir

Bola | Minggu, 22 Juni 2025 | 15:43 WIB

Ini 3 Calon Pemimpin Tertinggi Iran Jika Ali Khamenei Tewas Dalam Perang

Ini 3 Calon Pemimpin Tertinggi Iran Jika Ali Khamenei Tewas Dalam Perang

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 16:05 WIB

Terkini

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 20:11 WIB

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 20:10 WIB

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Izin BPR Syariah di Banten Dicabut, Belasan Bank Kecil Bangkrut di September

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:02 WIB

Menjaga Kesegaran Makanan di Kulkas, Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tetap Optimal

Menjaga Kesegaran Makanan di Kulkas, Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tetap Optimal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 20:02 WIB

Cerita Pilu Sopir Truk di Bali Dibakar Bos Gegara Setoran, Tewas Setelah Seminggu Kritis

Cerita Pilu Sopir Truk di Bali Dibakar Bos Gegara Setoran, Tewas Setelah Seminggu Kritis

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:00 WIB

Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja

Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 20:00 WIB

LRT Kelapa GadingManggarai Sedot 100 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari

LRT Kelapa GadingManggarai Sedot 100 Ribu Penumpang dalam Sembilan Hari

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:59 WIB

Rekam Jejak Rustam Lutfullin Wasit Timnas Indonesia vs Singapura: Hati-hati Justin Hubner

Rekam Jejak Rustam Lutfullin Wasit Timnas Indonesia vs Singapura: Hati-hati Justin Hubner

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 19:50 WIB

Menikmati Sore Bareng Ipang Lazuardi di PestaPora 2026

Menikmati Sore Bareng Ipang Lazuardi di PestaPora 2026

Entertainment | Jum'at, 25 September 2026 | 19:48 WIB

Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!

Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:47 WIB

×