Profil Fabio Grosso, Pelatih Jay Idzes di Sassuolo Pahlawan Piala Dunia Timnas Italia

Pebriansyah Ariefana

Senin, 11 Agustus 2025 | 12:01 WIB
Profil Fabio Grosso, Pelatih Jay Idzes di Sassuolo Pahlawan Piala Dunia Timnas Italia
Fabio Grosso. Salah satu fokus pentingnya adalah mengasah kemampuan Jay Idzes yang menjadi pemain termahal Sassuolo (IG Fabio Grosso)

Suara.com - Fabio Grosso resmi menjadi pelatih Sassuolo sejak pertengahan tahun 2024 dengan target membawa klub kembali ke Serie A Liga Italia pada musim 2025/2026.

Legenda Timnas Italia ini kini menghadapi tantangan baru dalam mengelola klub yang tengah berjuang di Serie B.

Lahir pada 28 November 1977 di Roma, Fabio Grosso berusia 47 tahun pada Agustus 2025 dan dikenal luas sebagai pahlawan Italia di Piala Dunia 2006.

Gol pentingnya di semifinal serta penalti penentu di final Piala Dunia menorehkan namanya dalam sejarah sepak bola Italia.

Kesuksesan Fabio Grosso juga tercermin dari pencapaiannya sebagai pelatih, khususnya saat membawa Frosinone promosi ke Serie A musim 2022–23.

Pengalaman ini menjadi modal penting untuk mengangkat performa Sassuolo di kompetisi kasta kedua Italia.

Penunjukan Grosso di Sassuolo membuka babak baru karier kepelatihannya yang kian menanjak di dunia sepak bola profesional.

Selain itu, kedatangan Grosso di Sassuolo menarik perhatian penggemar sepak bola Indonesia karena ia akan melatih Jay Idzes, bek tengah timnas Indonesia yang baru saja bergabung dengan klub.

Jay Idzes resmi menjadi pemain Neroverdi pada 9 Agustus 2025, setelah dibeli secara permanen dari Venezia FC.

baca juga

Kerjasama antara pelatih berpengalaman dan pemain muda berbakat ini menjanjikan perkembangan positif bagi Sassuolo.

Grosso memulai karier bermainnya sebagai gelandang serang dan pemain sayap kiri sebelum akhirnya bertransformasi menjadi bek kiri yang andal.

Ia menapaki karier profesional di klub kecil seperti Renato Curi Angolana dan Chieti, memperlihatkan kemampuan mencetak gol yang impresif.

Tahun 2001 menandai langkah besar Grosso ke level lebih tinggi saat bergabung dengan Perugia.

Karier klubnya mencapai puncak saat membela klub-klub top Italia dan Eropa, seperti Palermo, Inter Milan, Olympique Lyonnais, dan Juventus.

Di Palermo, Grosso membantu klub meraih gelar Serie B dan tampil konsisten di Serie A.

Saat di Inter Milan, ia turut mempertahankan gelar Serie A dan memenangkan Supercoppa Italiana musim 2006-2007.

Perjalanan kariernya berlanjut ke Prancis dengan Olympique Lyonnais, meraih gelar Ligue 1 dan Coupe de France pada tahun 2008.

Karier bermainnya ditutup manis di Juventus dengan merebut gelar Serie A tahun 2012.

Namun, momen paling ikonik tetap di Piala Dunia 2006 sebagai pahlawan tak terduga yang mencetak gol penting di semifinal dan penalti penentu di final.

Setelah pensiun sebagai pemain, Grosso langsung beralih ke dunia kepelatihan dan mulai dari tim muda Juventus Primavera pada 2014.

Pengalaman melatih di level junior ini menjadi fondasi kuat bagi karier kepelatihannya ke depan.

Di level senior, ia memulai kiprah sebagai pelatih Bari di Serie B tahun 2017, lalu menangani Hellas Verona dan Brescia.

Meskipun menghadapi tantangan di Sion dan Lyon, Grosso menunjukkan ketangguhan dan belajar banyak dari pengalaman tersebut.

Titik balik kariernya terjadi saat ditunjuk memimpin Frosinone pada Maret 2021.

Bersama Frosinone, ia sukses membawa tim juara Serie B musim 2022–23 dan promosi ke Serie A.

Keberhasilan ini membuktikan kemampuan Grosso membangun tim yang solid dan kompetitif.

Kini, Fabio Grosso kembali ke Serie B untuk menukangi Sassuolo dengan harapan dapat mengulang prestasi serupa.

Penunjukan resmi Grosso sebagai pelatih Sassuolo diumumkan pada 3 Juni 2024 dan diperkenalkan ke publik pada 10 Juni 2024.

Tugas utama Grosso adalah mengembalikan performa Sassuolo dan mengantar klub kembali ke Serie A.

Salah satu fokus pentingnya adalah mengasah kemampuan Jay Idzes yang menjadi pemain termahal Sassuolo pada musim panas 2025.

Nilai transfer Jay Idzes diperkirakan mencapai 8 juta Euro menurut situs Transfermarkt, meski klub tidak mengungkapkan secara resmi.

Grosso akan mengintegrasikan Idzes ke dalam skuad dan sistem permainan klub untuk hasil optimal.

Kolaborasi antara Fabio Grosso dan Jay Idzes menjadi sorotan karena gabungan pengalaman pelatih dan potensi pemain muda yang besar.

Kesuksesan di Sassuolo akan menjadi bukti lain kemampuan Fabio Grosso sebagai pelatih top di sepak bola Italia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumor Duet Jay Idzes-Elkan Baggott di Serie A: Sassuolo Dekati Ipswich Town

Rumor Duet Jay Idzes-Elkan Baggott di Serie A: Sassuolo Dekati Ipswich Town

Bola | Minggu, 10 Agustus 2025 | 22:26 WIB

Jay Idzes Pecahkan Rekor Transfer, Jadi Bek Termahal Sassuolo

Jay Idzes Pecahkan Rekor Transfer, Jadi Bek Termahal Sassuolo

Video | Minggu, 10 Agustus 2025 | 20:30 WIB

Gabung Sassuolo, Ini 3 Nama Saingan Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes

Gabung Sassuolo, Ini 3 Nama Saingan Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes

Your Say | Minggu, 10 Agustus 2025 | 19:27 WIB

Terkini

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB

Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar

Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:35 WIB

Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026

Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas

Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera

Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:05 WIB

Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil

Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:04 WIB

Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T

Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:56 WIB

Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey

Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:36 WIB