-
Shin Tae-yong siap kembali prioritaskan tawaran melatih Timnas Indonesia dari PSSI.
-
Patrick Kluivert dipecat PSSI, kursi pelatih Timnas Indonesia kini kosong dan memanas.
-
STY terbuka tawaran namun tetap menunggu keseriusan PSSI di tengah masa menganggur.
Suara.com - Situasi krusial melanda posisi pelatih Timnas Indonesia menyusul hengkangnya Patrick Kluivert yang menyisakan kekosongan strategis di skuad Garuda.
Kini, comeback Shin Tae-yong kembali menjadi sorotan utama publik dan fans sepak bola setelah ia menyatakan kesediaannya untuk mempertimbangkan tawaran melatih Timnas Indonesia lagi.
Dukungan masif dari suporter membuat nama Shin Tae-yong melambung tinggi, diharapkan membawa kembali gaya permainan apik yang sempat hilang di bawah rezim sebelumnya.
Bahkan, juru taktik asal Korea Selatan itu secara tegas mengindikasikan bahwa ia akan memprioritaskan Merah Putih di atas segala tawaran melatih dari negara lain, sebuah janji yang menguatkan chemistry dengan PSSI.
Keinginan kuat Shin Tae-yong untuk kembali melatih Timnas Indonesia terlihat jelas, meskipun ia sempat diberhentikan dari posisinya oleh federasi pada awal tahun 2025.
Kursi Pelatih Timnas Indonesia Memanas
Perlu diingat bahwa PSSI dan Shin Tae-yong mengakhiri kerja sama mereka secara resmi pada tanggal 6 Januari 2025, mengakhiri periode kepelatihan yang dimulai sejak Desember 2019.
Setelah pemutusan kontrak tersebut, tongkat kepemimpinan Pelatih Timnas diserahkan kepada Patrick Kluivert yang didatangkan sebagai suksesor dengan harapan besar.
Namun, karier Patrick Kluivert di Timnas Indonesia berlangsung singkat, hanya sembilan bulan, sebelum akhirnya didepak oleh PSSI karena kegagalan dalam misi krusial.
- Shin Tae-yong: Saya Tetap ke Indonesia
Baca Juga
Kegagalan PSSI di bawah kendali Patrick Kluivert membawa Indonesia menuju Piala Dunia 2026 menjadi pemicu utama pergantian Pelatih Timnas, meninggalkan kekosongan yang harus segera diisi.
Saat ini, kursi panas Timnas Indonesia kosong dan spekulasi tentang siapa pengganti Patrick Kluivert kian memuncak, di mana nama Shin Tae-yong menjadi calon terkuat yang diperbincangkan.
Pengakuan Jujur Shin Tae-yong Soal Tawaran PSSI
Dilansir dari laporan Goal Post, Shin Tae-yong mengonfirmasi bahwa ia pasti akan menyambut baik dan mempertimbangkan jika tawaran resmi kembali datang dari PSSI dan skuad Patrick Kluivert yang terlantar.
Sayangnya, hingga berita ini diturunkan pada Selasa (21/10/2025), kontak formal atau tawaran resmi yang dinantikan oleh Shin Tae-yong dari federasi belum juga terealisasi.
"Kalau nanti ada tawaran, tentu saja saya akan pertimbangkan. Tapi prinsipnya saya kalau ada tawaran yang baik, saya terbuka kemanapun," ujar Shin Tae-yong saat diwawancarai, membuka peluang besar bagi Timnas Indonesia.
Meskipun sempat dipecat oleh PSSI, Shin Tae-yong mengakui masih memiliki ikatan emosional yang mendalam dan keinginan untuk melatih kembali para pemain seperti Jay Idzes.
Prioritas Utama di Tengah Godaan Negara Lain
Juru taktik yang telah lima tahun menangani Timnas Indonesia sejak Desember 2019 ini merasa sangat nyaman selama masa baktinya bersama Tim Merah Putih dan skuat yang ditinggalkan Patrick Kluivert.
"Jujur saja hati saya akan tetap condong ke Timnas Indonesia," ungkap Shin Tae-yong, memperjelas keyword utamanya di tengah masa nganggur dari PSSI.
Meskipun terbuka terhadap potensi tawaran dari negara lain, Shin Tae-yong menekankan bahwa Timnas Indonesia akan menjadi pilihan utamanya jika PSSI serius memberikan penawaran.
Saat ini, status Shin Tae-yong adalah tanpa pekerjaan setelah baru-baru ini ia diberhentikan dari klub Liga Korea Selatan, Ulsan HD, sebuah informasi yang perlu diketahui Pelatih Timnas pengganti Patrick Kluivert.
Pemecatan tersebut terjadi karena Shin Tae-yong dianggap gagal total memperbaiki performa Ulsan HD, yang hanya mencatat dua kemenangan, empat hasil imbang, dan empat kekalahan dari sepuluh pertandingan.
Penantian Tawaran Resmi PSSI yang Dinantikan
Meski memiliki catatan kurang memuaskan di klub terakhir, rekam jejak Shin Tae-yong di keyword Timnas Indonesia selama ini tetap menjadi pertimbangan utama PSSI.
Pernyataan terakhir dari Shin Tae-yong menegaskan loyalitasnya meskipun ada tawaran menggiurkan dari negara lain selain yang ditinggalkan Patrick Kluivert.
"Kalau ada tawaran yang sedikit lebih baik dari negara lain, tapi PSSI juga memberikan tawaran dengan sungguh-sungguh, pastinya pilihan pertama saya adalah Timnas Indonesia," tutup Shin Tae-yong.
Pelatih Timnas berikutnya akan menghadapi tantangan besar untuk mengembalikan performa terbaik, dan Shin Tae-yong siap menerima tantangan tersebut, menunggu keyword PSSI mengirimkan kontrak.
Kini, bola panas ada di tangan PSSI, yang harus bergerak cepat sebelum Shin Tae-yong menerima pinangan dari negara lain di tengah kebutuhannya mencari keyword Pelatih Timnas yang baru.