2 Pemain Keturunan Indonesia Disanksi FIFA: Fans Diharap Tenang, Beda Kasus dengan Malaysia

Arief Apriadi

Sabtu, 08 November 2025 | 15:05 WIB
2 Pemain Keturunan Indonesia Disanksi FIFA: Fans Diharap Tenang, Beda Kasus dengan Malaysia
FIFA menjatuhkan sanksi finansial dan skorsing kepada PSSI serta dua pemain naturalisasi (Shayne Pattynama dan Thom Haye). [Dok. IG @s.pattynama]
baca 10 detik
  • FIFA menjatuhkan sanksi finansial dan skorsing kepada PSSI serta dua pemain naturalisasi (Shayne Pattynama dan Thom Haye).
  • PSSI didenda CHF 50.000; kedua pemain terkena denda CHF 5.000 dan skorsing empat laga internasional.
  • Kasus Indonesia berbeda drastis dengan skandal Malaysia yang melibatkan pemalsuan dokumen dan sanksi jauh lebih berat.

Suara.com - Komite Disiplin FIFA resmi mengumumkan serangkaian sanksi yang menimpa sejumlah pihak, termasuk Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) dan dua pemain keturunan milik Timnas Indonesia, menyusul insiden yang terjadi saat laga Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Irak pada Oktober lalu.

Insiden itu — yang berujung kekalahan tipis 0-1 bagi skuad Merah Putih — memicu penyelidikan FIFA dan berujung pada keputusan disipliner berdasarkan temuan sampai 5 November 2025.

Dalam putusan yang disampaikan otoritas sepak bola dunia tersebut, poin-poin pelanggaran berkisar dari perilaku pemain hingga ketertiban penonton.

FIFA memutuskan PSSI harus membayar denda sebesar 50.000 franc Swiss (CHF) — nilai yang diperkirakan setara dengan sekitar Rp1 miliar.

Hukuman itu ditetapkan berdasarkan Pasal 17, khususnya Pasal 17.2.b aturan FIFA, yang mengatur soal ketertiban dan keamanan pertandingan.

Alasannya: adanya aksi pelemparan benda dari tribun ke lapangan, berupa botol air mineral plastik yang dilontarkan para suporter.

Menurut keterangan resmi, pelemparan terjadi sekitar menit ke-85, ketika frustrasi suporter memuncak atas dugaan penguluran waktu oleh pemain Irak saat Timnas Indonesia tengah berusaha menyamakan kedudukan.

FIFA memandang insiden tersebut sebagai pelanggaran ketertiban yang harus mendapatkan sanksi finansial.

Selain federasi, FIFA juga menjatuhkan sanksi terhadap dua pemain keturunan/naturalisasi yang membela Timnas Indonesia, yaitu Shayne Pattynama dan Thom Haye.

baca juga

Keduanya dianggap melanggar Pasal 14, tepatnya 14.1.j yang mengatur perilaku tidak sportif dan pelanggaran terhadap ofisial pertandingan.

Sanksinya: masing-masing kena denda CHF 5.000 (sekitar Rp100 juta) dan diskors empat pertandingan internasional berikutnya — yang otomatis mengganggu opsi persiapan tim jelang laga-laga mendatang.

Dasar keterangan terkait perilaku pemain termuat dalam naskah keputusan FIFA:

"Perilaku buruk pemain dan ofisial, Perilaku tidak sportif terhadap ofisial pertandingan."

Hingga laporan ini dipublikasikan, PSSI belum mengeluarkan pernyataan resmi atas keputusan FIFA tersebut.

Absennya Pattynama dan Haye selama empat laga bukan sekadar angka — pelatih kini harus memikirkan ulang formasi, rotasi bek atau gelandang (tergantung peran masing-masing pemain) dan strategi pengganti yang tersedia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Denda Thom Haye dan Shayne Pattynama Lebih Mahal dari 7 Pemalsu Dokumen Naturalisasi Malaysia

Denda Thom Haye dan Shayne Pattynama Lebih Mahal dari 7 Pemalsu Dokumen Naturalisasi Malaysia

Bola | Sabtu, 08 November 2025 | 13:25 WIB

Baru 17 Tahun! Cucu Orang Jakarta Ini On Fire di Klub Besar Belanda

Baru 17 Tahun! Cucu Orang Jakarta Ini On Fire di Klub Besar Belanda

Bola | Jum'at, 07 November 2025 | 23:09 WIB

Rincian Sanksi FIFA ke PSSI dan Pemain Keturunan Timnas Indonesia

Rincian Sanksi FIFA ke PSSI dan Pemain Keturunan Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 November 2025 | 22:05 WIB

Terkini

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

Alasan Fresh Graduate Tak Boleh Bikin Satu CV saat Lamar Kerja di Beragam Perusahaan

Alasan Fresh Graduate Tak Boleh Bikin Satu CV saat Lamar Kerja di Beragam Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

Berapa Batas Usia CPNS 2026? Siap-siap Ada Aturan Baru Soal Batasan Umur

Berapa Batas Usia CPNS 2026? Siap-siap Ada Aturan Baru Soal Batasan Umur

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:03 WIB

×