-
Julian Nagelsmann membela Florian Wirtz dari kritik tajam atas performanya di Liverpool.
-
Nagelsmann menilai ketidakstabilan Liverpool membuat Wirtz sulit beradaptasi dan tampil optimal.
-
Ia meminta publik bersabar karena Wirtz hanya butuh waktu menyesuaikan diri dengan Liga Inggris.
Suara.com - Di tengah hujan kritik yang menerpa Florian Wirtz di Liverpool, sang pemain mendapat pembelaan kuat dari pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann.
Alih-alih menyalahkan sang pemain, Julian Nagelsmann secara blak-blakan menunjuk hidung situasi internal Liverpool yang tidak stabil sebagai biang kerok di balik performa melempem gelandang mahalnya itu.
Florian Wirtz yang diboyong dengan mahar fantastis £116 juta, memang sedang dalam sorotan tajam.
Tanpa satu pun gol atau assist dari 11 laga di Liga Inggris, ekspektasi besar yang dibebankan padanya seolah menjadi bumerang.
Namun, Nagelsmann punya pandangan berbeda. Menurutnya mustahil bagi seorang pemain baru untuk bersinar di tengah tim yang sedang goyah dan kehilangan identitas permainannya.
"Sejujurnya, seluruh situasi ini juga tidak membuatnya mudah. Klub (Liverpool) pun tidak stabil tahun ini seperti tahun lalu. Jauh lebih sulit beradaptasi dengan tim sekarang," kata Nagelsmann dalam sesi konferensi pers jelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Nagelsmann bahkan menggunakan kekalahan Liverpool dari Manchester City sebagai contoh nyata betapa sulitnya kondisi yang dihadapi Wirtz.
Ia menilai dalam laga tersebut, Liverpool secara kolektif tampil lebih buruk, sehingga mustahil bagi Wirtz untuk memberikan dampak sendirian.
"Jika Anda lihat saat lawan Man City, mereka tim yang lebih buruk selama 90 menit. Jadi, Flo (Wirtz) juga sulit untuk memberikan dampak signifikan," imbuhnya lagi.
Pada akhirnya, Nagelsmann meminta semua pihak untuk lebih bersabar. Ia meyakini bahwa Wirtz hanya membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan kerasnya Liga Inggris, sebuah proses yang menurutnya wajar dialami oleh banyak pemain top lainnya.
"Ia hanya butuh sedikit waktu lagi, hal yang wajar dan Anda juga bisa melihatnya pada pemain lain yang pindah ke Liga Inggris," tutup Nagelsmann.