Cara Kongo Hampir Lolos ke Piala Dunia Setelah Absen 50 Tahun, PSSI Bisa Tiru, Pakai Ilmu Santet?

Ronald Seger Prabowo | Suara.com

Selasa, 18 November 2025 | 23:25 WIB
Cara Kongo Hampir Lolos ke Piala Dunia Setelah Absen 50 Tahun, PSSI Bisa Tiru, Pakai Ilmu Santet?
Timnas Republik Demokratik Kongo memastikan diri melaju ke playoff antarkonfederasi Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Nigeria lewat adu penalti yang panas, kontroversial, dan penuh drama. (Instagram/@fecofadrc)
  • Timnas Republik Demokratik Kongo lolos ke playoff Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Nigeria melalui adu penalti, meskipun terseret isu voodoo.
  • Kongo berpeluang kembali ke Piala Dunia setelah 50 tahun, harus melewati playoff di Meksiko pada Maret 2026 melawan tim lain.
  • Kesuksesan ini dipengaruhi pelatih Sebastien Desabre sejak 2022 melalui perombakan tim dan penguatan struktur usia muda secara sistematis.

Suara.com - Timnas Republik Demokratik Kongo memastikan diri melaju ke playoff antarkonfederasi Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Nigeria lewat adu penalti yang panas, kontroversial, dan penuh drama.

Namun lolosnya Kongo dibayangi oleh tudingan dari pihak Nigeria soal penggunaan ilmu voodoo saat kedua tim melakukan adu penalti.

Kongo Menanti 50 Tahun untuk ke Piala Dunia

terakhir tampil di Piala Dunia pada 1974. Kini, mereka hanya perlu melewati babak playoff di Meksiko pada Maret 2026 untuk merebut satu dari dua tiket tersisa.

Mereka akan bersaing dengan empat tim dari berbagai konfederasi, dengan Bolivia dan Kaledonia Baru sudah menunggu.

Performa Kongo di Afrika sangat impresif, menyingkirkan Kamerun di semifinal, lalu Nigeria di final playoff, setelah sebelumnya tampil solid di fase grup dan hanya terpaut dua poin dari Senegal.

Kesuksesan ini tak lepas dari tangan dingin pelatih Sebastien Desabre, yang mengambil alih tim pada 2022.

Ia berjanji Kongo akan mencapai performa terbaik pada akhir 2025 dan janji itu ia tepati.

Di bawah kepemimpinannya terjadi perubahan besar di timnas Kongo.

Setengah pemain inti adalah rekrutan baru tiga tahun terakhir.

Selain itu, struktur tim diperkuat dari level usia muda hingga liga domestik.

Kongo menjadi tim yang jauh lebih disiplin, kuat bertahan, dan kolektif

Hasilnya nyata, hanya lima tim Afrika yang kebobolan lebih sedikit dari mereka di fase grup, dengan enam clean sheet dalam 10 laga.

Kemenangan Kongo bukan karena ilmu voodoo tapi memperlihatkan kerja terencana, rekrutmen cerdas, serta kebersamaan yang kuat.

Mereka bukan hanya menang karena drama atau keberuntungan, Federasi Kongo dan tim nasional menang karena kerja sistematis selama tiga tahun.

Kontributor: M.Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paul Scholes Yakin Thomas Tuchel Bawa Inggris Juara Piala Dunia 2026

Paul Scholes Yakin Thomas Tuchel Bawa Inggris Juara Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 18 November 2025 | 23:05 WIB

Presiden Trump Mau Acak-acak Venue Piala Dunia 2026, FIFA Malah Mendukung

Presiden Trump Mau Acak-acak Venue Piala Dunia 2026, FIFA Malah Mendukung

Bola | Selasa, 18 November 2025 | 22:48 WIB

PSSI Tak Bisa Apa-apa, Timnas Indonesia Dibanjiri Sanksi FIFA

PSSI Tak Bisa Apa-apa, Timnas Indonesia Dibanjiri Sanksi FIFA

Bola | Selasa, 18 November 2025 | 22:15 WIB

Terkini

Gebrakan Indonesia di Markas PBB: UniLeague Jadi Model Dunia untuk Pemberdayaan Pemuda

Gebrakan Indonesia di Markas PBB: UniLeague Jadi Model Dunia untuk Pemberdayaan Pemuda

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:42 WIB

Catat! Nonton Piala Dunia 2026 Kini Lebih Gampang

Catat! Nonton Piala Dunia 2026 Kini Lebih Gampang

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:28 WIB

Asisten Bojan Hodak Takut Persib Kalah di Laga Pamungkas dan Gagal Juara

Asisten Bojan Hodak Takut Persib Kalah di Laga Pamungkas dan Gagal Juara

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:14 WIB

Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?

Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:49 WIB

Mengenang Starting XI Pertama Mikel Arteta di Arsenal, Hanya Satu yang Tersisa Saat Juara

Mengenang Starting XI Pertama Mikel Arteta di Arsenal, Hanya Satu yang Tersisa Saat Juara

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:45 WIB

Kiper Buangan Pep Guardiola Bongkar Kunci Sukses Arsenal Juara Liga Inggris

Kiper Buangan Pep Guardiola Bongkar Kunci Sukses Arsenal Juara Liga Inggris

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:44 WIB

Cesc Fabregas Ngelamar Jadi Pelatih Inter dengan Presentasi PowerPoint Berujung Ditolak

Cesc Fabregas Ngelamar Jadi Pelatih Inter dengan Presentasi PowerPoint Berujung Ditolak

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:39 WIB

Conte Balik ke Juventus? Drama 12 Tahun yang Bisa Berakhir Musim Panas Ini

Conte Balik ke Juventus? Drama 12 Tahun yang Bisa Berakhir Musim Panas Ini

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:34 WIB

Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?

Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:28 WIB

Piala Dunia 2026 Terancam Ricuh, Pekerja Stadion Los Angeles Ancam Mogok

Piala Dunia 2026 Terancam Ricuh, Pekerja Stadion Los Angeles Ancam Mogok

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:19 WIB