-
Real Madrid bermain seri tiga kali berturut-turut di Liga Spanyol 2025/2026.
-
Pelatih Xabi Alonso tetap tenang dan instruksikan autokritik serta fokus ke Bilbao.
-
Hasil ini membuat Madrid tertahan di posisi kedua, gagal menyalip Barcelona di puncak.
Suara.com - Rentetan hasil seri yang dialami Real Madrid dalam tiga pertandingan terakhir Liga Spanyol 2025/2026 tidak menimbulkan kekhawatiran berlebihan bagi sang juru taktik, Xabi Alonso.
Teranyar, Los Blancos hanya mampu membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Girona pada Senin dini hari WIB di Stadion Montivili.
Performa yang ditunjukkan oleh para pemain di lapangan justru mendapat apresiasi positif dari Alonso meskipun hasilnya belum maksimal.
Ini merupakan kali ketiga berturut-turut Madrid mengakhiri pertandingan dengan skor sama kuat di kompetisi domestik, dan semuanya terjadi di kandang lawan.
Sebelum hasil 1-1 melawan Girona, Madrid sempat ditahan imbang 0-0 oleh Rayo Vallecano dan 2-2 saat melawan Elche.
Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut menekankan bahwa respon dari timnya dalam situasi tertinggal adalah hal yang patut dibanggakan.
Alonso menegaskan bahwa meskipun upaya tim tidak selalu berhasil membalikkan kedudukan, mereka selalu mendekati pencapaian tersebut.
"Saya tidak mengeluhkan apapun karena sebenarnya saya menyukai reaksi para pemain di lapangan. Apa yang kami lakukan mungkin tidak bisa membalikkan keadaan, tetapi kami selalu hampir melakukannya," ujar Alonso dikutip dari laman resmi Real Madrid, Senin.
Kepemimpinan Alonso terlihat jelas dengan permintaannya agar seluruh elemen tim tetap bersatu dan berani melakukan evaluasi mandiri.
Xabi Alonso memandang bahwa kritik internal yang konstruktif merupakan kunci penting untuk perbaikan dan perkembangan kolektif tim.
Dengan hasil yang kurang memuaskan ini, Xabi Alonso segera mengarahkan fokus timnya ke agenda tandang berikutnya.
Madrid akan kembali menghadapi tantangan sulit dalam lanjutan liga ketika bertandang ke markas Athletic Bilbao pada Kamis (4/12) dini hari WIB.
Alonso menekankan pentingnya mempertahankan semangat kebersamaan tim yang sudah terjalin, sambil tetap memupuk hasrat kuat untuk meraih kemenangan di setiap laga tandang.
Secara eksplisit, Alonso memberikan instruksi yang jelas kepada skuadnya tentang langkah-langkah yang harus diambil ke depan:
"Kami harus terus melanjutkan kebersamaan yang kami miliki, melakukan autokritik yang perlu dan selalu memupuk keinginan untuk menang saat bermain tandang. Kami punya kesempatan berikutnya melawan Bilbao," kata Alonso.
Pertandingan di Montivili mencatatkan gol tunggal Real Madrid yang dicetak oleh penyerang andalan mereka, Kylian Mbappe di menit ke-67.
Gol penyeimbang dari Mbappe tersebut muncul setelah Girona unggul lebih dulu lewat gol yang disarangkan oleh Azzedine Ounahi di menit ke-45.
Perolehan satu poin dari kunjungan ke Girona ini berdampak signifikan pada posisi Los Blancos di tabel klasemen sementara Liga Spanyol.
Real Madrid gagal memanfaatkan momentum untuk mengambil alih posisi puncak klasemen yang saat ini masih diduduki oleh rival abadi, Barcelona.
Barcelona kokoh di posisi teratas dengan total 34 poin yang berhasil dikumpulkan dari 14 pertandingan yang telah mereka lakoni.
Sementara itu, Real Madrid tertahan di peringkat kedua dengan total raihan 33 poin dari jumlah pertandingan yang sama, yakni 14 laga.
Di sisi lain, Girona yang berhasil menahan imbang raksasa Spanyol itu masih berjuang keras untuk menghindari zona merah.
Klub yang menjadi lawan Madrid ini masih menempati posisi ke-18 dengan koleksi 12 poin dari 14 pertandingan.
Keberhasilan menahan imbang Real Madrid menjadi tambahan motivasi berharga bagi Girona dalam upaya mereka untuk keluar dari ancaman degradasi.