Faktor yang Bikin Timnas Indonesia U-22 Hancur Lebur di SEA Games 2025

Senin, 15 Desember 2025 | 09:46 WIB
Faktor yang Bikin Timnas Indonesia U-22 Hancur Lebur di SEA Games 2025
Striker Timnas Indonesia U-22 Mauro Nils Zijlstra tertunduk usai dikalahkan Timnas Filipina pada pertandingan babak penyisihan Grup C Sepak Bola SEA Games 2025 di The 700th Anniversary of Chiang Mai Stadium, Chiang Mai, Thailand, Senin (8/12/2025). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym]
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia U-22 gagal mempertahankan gelar juara bertahan dan tersingkir cepat pada fase grup SEA Games 2025.
  • Indonesia kalah bersaing dari Malaysia U-22 sebagai *runner-up* terbaik karena produktivitas gol yang lebih rendah.
  • Kemenangan 3-1 atas Myanmar di laga akhir tidak cukup karena Indonesia hanya mencetak tiga gol total.

Suara.com - Perjalanan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 berakhir jauh dari target yang telah ditetapkan sejak awal turnamen.

Datang dengan status juara bertahan, Garuda Muda justru harus tersingkir cepat di fase grup.

Timnas Indonesia U-22 hanya memainkan dua pertandingan di Grup C dan menutup turnamen dengan satu kemenangan.

Kemenangan tersebut diraih saat menghadapi Myanmar U-22 dengan skor 3-1 di laga terakhir grup.

Sayangnya, hasil tersebut tidak cukup untuk membawa Indonesia melaju ke babak semifinal SEA Games 2025.

Indonesia kalah bersaing dengan Malaysia U-22 dalam perebutan status runner-up terbaik grup.

Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin dengan selisih gol identik, yakni plus satu.

Namun, Malaysia unggul dalam produktivitas gol setelah mencetak empat gol sepanjang fase grup.

Sementara itu, Timnas Indonesia U-22 hanya mampu mencetak tiga gol dari dua pertandingan.

Baca Juga: Vietnam Tutup Jalan ke Final SEA Games 2025, Timnas Putri Indonesia Dihancurkan 0-5

Kondisi tersebut membuat kemenangan atas Myanmar menjadi sia-sia karena datang tanpa margin besar.

Padahal, Indonesia dituntut menang dengan selisih minimal tiga gol demi menjaga peluang lolos.

Situasi semakin sulit karena Indonesia justru kebobolan lebih dulu pada menit ke-29 laga tersebut.

Tertinggal lebih awal membuat tekanan meningkat dan memengaruhi alur permainan Garuda Muda.

Gol penyama kedudukan baru hadir di penghujung babak pertama, membuat tempo permainan kurang stabil.

Dua gol tambahan di masa injury time memang memastikan kemenangan, tetapi datang terlalu terlambat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI