Komentar Cristian Chivu Setelah Inter Milan Tersingkir dari Piala Super Italia 2025 Oleh Bologna

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 20 Desember 2025 | 17:08 WIB
Komentar Cristian Chivu Setelah Inter Milan Tersingkir dari Piala Super Italia 2025 Oleh Bologna
Cristian Chivu
baca 10 detik
  • Inter Milan gagal meraih gelar Piala Super Italia 2025 setelah kalah dari Bologna.

  • Pelatih Cristian Chivu tidak menyesali kekalahan dan membela performa maksimal para pemainnya.

  • Bologna melaju ke final menghadapi Napoli setelah memenangkan drama adu penalti di Riyadh.

Suara.com - Kegagalan menyakitkan harus diterima oleh skuat Inter Milan dalam perebutan trofi bergengsi di Arab Saudi.

Langkah Nerazzurri terhenti secara dramatis saat menghadapi Bologna pada turnamen Piala Super Italia 2025 kemarin.

Stadion Al-Awwal Park di Riyadh menjadi saksi bisu kekalahan tim asuhan Cristian Chivu tersebut.

Pertandingan yang berlangsung sengit sejak awal laga ini berakhir dengan skor imbang di waktu normal.

Hasil tersebut memaksa kedua tim menentukan nasib mereka melalui drama adu penalti yang menegangkan.

Meski meraih hasil negatif, Cristian Chivu selaku pelatih kepala memberikan pembelaan terhadap performa pemainnya.

Chivu menegaskan bahwa dirinya tidak merasakan kekecewaan mendalam terhadap perjuangan para penggawa Inter Milan.

Beliau justru memberikan apresiasi atas kerja keras yang ditunjukkan oleh timnya sepanjang pertandingan berlangsung.

"Saya tidak mempunyai penyesalan dan keluhan kepada siapa pun. Kami hanya harus terus maju," ujar Chivu.

baca juga

Sang pelatih asal Rumania tersebut merasa anak asuhnya telah menunjukkan kualitas permainan yang cukup solid.

Inter Milan sebenarnya mampu unggul lebih dulu lewat aksi cepat Marcus Thuram pada menit kedua.

Namun keunggulan tersebut sirna setelah Riccardo Orsolini mencetak gol balasan lewat titik putih penalti.

Dominasi Inter Milan mulai terlihat jelas saat memasuki babak kedua setelah jeda turun minum.

Sayangnya kontrol permainan yang baik belum cukup untuk mengunci kemenangan dalam waktu reguler sembilan puluh menit.

Chivu menganggap fase adu penalti yang menentukan hasil akhir hanyalah sebuah faktor keberuntungan semata.

Tiga pemain kunci Inter yakni Ange Bonny, Nicolo Barella, dan Alessandro Bastoni gagal mencetak gol.

Kegagalan eksekusi tendangan penalti tersebut menjadi faktor utama kekalahan tim dengan skor tipis 2-3.

Namun Chivu menolak keras untuk melontarkan kritik pedas kepada para pemain yang sudah berjuang.

Beliau justru memuji mentalitas dan keberanian para pemain dalam mengambil tanggung jawab tendangan dua belas pas.

"Di dalam adu penalti, emosi yang dirasakan pada laga sebenarnya tidak bisa dilatih, tidak bisa ditiru saat latihan," tutur Chivu.

Pelatih menekankan pentingnya proses belajar dan pengembangan kualitas individu pemain untuk kompetisi mendatang.

"Ke depan, kami mesti selalu belajar, bertumbuh dan berusaha meningkatkan kualitas," tutur Chivu.

Seluruh elemen dalam tim diminta untuk tetap menjaga martabat dan harga diri meski sedang terpuruk.

Chivu memastikan akan ada evaluasi menyeluruh terhadap setiap detail kesalahan yang terjadi di lapangan hijau.

Keyakinan besar masih dimiliki sang pelatih bahwa Inter Milan akan segera kembali ke jalur juara.

Momentum kekalahan ini diharapkan menjadi titik balik bagi para pemain untuk bekerja lebih keras lagi.

"Ketika kekalahan seperti ini datang, anda jatuh dan menangis. Lalu mencoba bangkit kembali, tetapi anda harus tetap sadar siapa diri anda dan apa yang anda lakukan," kata dia.

Kekalahan ini secara otomatis mengakhiri ambisi Inter Milan untuk mengangkat piala pertama pada musim 2025.

Sementara itu Bologna sukses melangkah ke babak final yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa mendatang.

Bologna akan menantang Napoli yang sebelumnya berhasil menyingkirkan AC Milan dengan skor kemenangan dua kosong.

Data statistik menunjukkan bahwa pertandingan ini berjalan sangat kompetitif bagi kedua belah pihak di lapangan.

Gol kilat Marcus Thuram di menit awal sempat memberikan harapan besar bagi seluruh pendukung Nerazzurri.

Penalti Orsolini pada menit ketiga puluh lima menjadi momen krusial yang menyamakan kedudukan bagi tim lawan.

Kegagalan tiga eksekutor Inter Milan di babak tos-tosan menjadi penentu nasib akhir bagi kedua tim.

Kini fokus Inter Milan sepenuhnya beralih ke kompetisi domestik lainnya demi menebus kegagalan di Riyadh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bastoni Tegaskan Pentingnya Piala Super Italia 2025, Inter Milan Siap Hadapi Bologna

Bastoni Tegaskan Pentingnya Piala Super Italia 2025, Inter Milan Siap Hadapi Bologna

Bola | Jum'at, 19 Desember 2025 | 18:07 WIB

Prediksi Bologna vs Inter Milan: Siapa Lawan Napoli di Partai Final?

Prediksi Bologna vs Inter Milan: Siapa Lawan Napoli di Partai Final?

Bola | Jum'at, 19 Desember 2025 | 16:13 WIB

Derbi di Bursa Transfer: Jay Idzes Jadi Rebutan Sengit AC Milan dan Inter Milan

Derbi di Bursa Transfer: Jay Idzes Jadi Rebutan Sengit AC Milan dan Inter Milan

Bola | Jum'at, 19 Desember 2025 | 12:51 WIB

Terkini

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:24 WIB

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:15 WIB

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:13 WIB

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

×