-
Bojan Hodak meminta revisi jadwal Liga karena Persib melakoni enam laga di Februari 2026.
-
Persib harus membagi fokus antara kompetisi domestik dan babak 16 besar ACL 2.
-
Pelatih menekankan dukungan operator liga sangat penting bagi prestasi klub Indonesia di Asia.
Suara.com - Manajemen Persib Bandung kini tengah mengupayakan keringanan jadwal kepada pihak penyelenggara kompetisi sepak bola nasional.
Langkah ini diambil menyusul beban pertandingan yang sangat berat bagi Maung Bandung sepanjang bulan Februari 2026.
Tercatat ada enam laga krusial yang harus diselesaikan oleh tim kebanggaan Jawa Barat ini dalam waktu singkat.
Agenda tersebut mencakup empat pertandingan di kasta tertinggi liga domestik serta dua laga hidup mati di tingkat internasional.
Bojan Hodak selaku juru taktik secara terbuka menyuarakan keberatannya terhadap situasi yang dialami skuad asuhannya saat ini.
"Kami akan meminta liga untuk mengubah jadwal beberapa pertandingan karena ada tiga pertandingan sekaligus dalam dua pekan," kata Hodak, Rabu (31/12).
Pelatih asal Kroasia tersebut menilai jeda istirahat antarpertandingan yang tersedia saat ini sangat tidak ideal bagi fisik pemain.
Beban kerja yang berlebihan dikhawatirkan akan memicu cedera pemain dan menurunkan kualitas permainan di lapangan hijau.
Aspirasi ini muncul setelah tim pelatih melakukan evaluasi mendalam terhadap kalender kompetisi yang dirilis oleh operator liga.
Pihak Persib berharap penyelenggara dapat bersikap fleksibel demi menjaga marwah sepak bola Indonesia di kancah regional.
Rentetan laga berat dimulai pada 6 Februari 2026 saat mereka harus meladeni perlawanan sengit dari Malut United.
Klub promosi tersebut saat ini sedang menunjukkan performa yang sangat impresif sehingga menuntut konsentrasi penuh dari Persib.
Tak berselang lama pasukan Pangeran Biru harus segera terbang menuju Thailand untuk melakoni laga tandang internasional.
Mereka dijadwalkan bersua dengan Ratchaburi pada 11 Februari 2026 dalam ajang bergengsi Asian Champions League 2.
Perjalanan jauh ke luar negeri tentu akan menguras energi Thom Haye dan rekan setimnya sebelum kembali berjuang di liga.