-
Lazio mengalahkan Hellas Verona 1-0 melalui gol bunuh diri bek Victor Nelsson.
-
Kemenangan ini membawa Lazio ke posisi delapan sementara Verona terpuruk di dasar klasemen.
-
Pertandingan pekan ke-20 Liga Italia berlangsung sengit di Stadion Marcantonio Bentegodi, Verona.
Sejak peluit awal dibunyikan, para pemain Lazio langsung mencoba mengambil kendali permainan dengan serangan cepat.
Tijjani Noslin mendapatkan sebuah kesempatan emas untuk membuka keunggulan lebih awal di area kotak penalti.
Sayangnya, sepakan keras yang dilepaskan pemain tersebut justru melambung tinggi melewati mistar gawang milik Verona.
Verona bukannya tanpa perlawanan karena mereka sempat memberikan tekanan balasan yang cukup membahayakan pertahanan lawan.
Domagoj Bradaric hampir saja mencatatkan namanya di papan skor jika tendangannya tidak digagalkan oleh kiper lawan.
Kiper Lazio, Ivan Provedel, tampil sangat sigap dalam menjaga kesucian gawangnya dari gempuran pemain depan lawan.
Ia berhasil menepis tembakan jarak dekat yang dilepaskan oleh pemain Verona dengan refleks yang sangat luar biasa.
Lazio juga sempat mengancam lewat skema bola mati melalui tendangan bebas yang dieksekusi dengan sangat akurat.
Namun, kiper Verona Lorenzo Montipo juga menunjukkan kelasnya dengan menggagalkan peluang emas dari kubu tim tamu.
Baca Juga: Dusan Vlahovic Berpeluang Comeback Lebih Cepat, Juventus Bidik Laga Panas Kontra Inter
Kedua tim terlihat saling jual beli serangan untuk memecah kebuntuan hingga memasuki pertengahan babak kedua.
Upaya serangan Verona melalui Antoine Bernede sempat membuat jantung pendukung Lazio berdegup kencang karena arah bola tipis.
Akan tetapi, sepakan yang dilepaskan oleh Bernede masih sedikit melebar dari gawang yang dijaga Ivan Provedel.
Kebuntuan akhirnya pecah ketika laga memasuki sepuluh menit terakhir waktu normal akibat kesalahan koordinasi lini belakang.
Lazio dapat unggul terlebih dahulu pada menit ke-79 setelah bek Verona Victor Nelsson melakukan gol bunuh diri sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Gol tersebut menjadi pembeda hasil akhir dan memberikan luka mendalam bagi tim asuhan pelatih tuan rumah.