Gagal Bersinar di Arsenal, Cerita Brooklyn yang Terbebani dengan Label Anak David Beckham

Galih Prasetyo Suara.Com
Rabu, 21 Januari 2026 | 22:00 WIB
Gagal Bersinar di Arsenal, Cerita Brooklyn yang Terbebani dengan Label Anak David Beckham
Brooklyn Beckham. (Instagram/@brooklynbeckham)
Baca 10 detik
  • Brooklyn Beckham, putra David dan Victoria, kini sorotan publik karena konflik serius dengan orang tua.
  • Tekanan mengikuti nama besar ayahnya menjadi alasan utama Brooklyn meninggalkan karier sepak bola profesionalnya.
  • Arsenal merekrut Brooklyn ke akademi pada usia 15 tahun, namun tidak ditawari kontrak profesional selanjutnya.

Suara.com - Brooklyn Beckham tengah jadi sorotan publik setelah putra sulung David dan Victoria Beckham itu melontarkan pernyataan keras yang mengungkap konflik serius dengan orang tuanya.

Di balik drama keluarga yang viral, tersimpan kisah lama tentang gagalnya Brooklyn meniti karier sebagai pesepak bola profesional, termasuk saat membela akademi Arsenal.

Brooklyn secara terbuka mengakui bahwa ia tumbuh dengan kecemasan berat akibat tekanan nama besar sang ayah, David Beckham, salah satu gelandang terbaik dunia dengan 19 trofi sepanjang kariernya.

Tekanan itu disebut menjadi alasan utama Brooklyn akhirnya meninggalkan sepak bola.

Sejak kecil, Brooklyn sudah berada di bawah sorotan.

Duduk perkara konflik keluarga Beckham, Brooklyn tegas ogah berdamai. [Instagram]
Duduk perkara konflik keluarga Beckham, Brooklyn tegas ogah berdamai. [Instagram]

Pada usia empat tahun, ia sempat mengikuti program komunitas Tottenham Hotspur saat David Beckham masih menjadi kapten Timnas Inggris dan bintang Real Madrid.

Kala itu, banyak yang memuji potensinya dan berharap Brooklyn mampu mengikuti jejak sang ayah.

Ia kerap terlihat berlatih di klub-klub yang pernah dibela David, seperti PSG dan LA Galaxy. Puncak ekspektasi terjadi saat Brooklyn, di usia 15 tahun, menandatangani kontrak akademi Arsenal.

The Gunners bahkan disebut memenangkan persaingan dari Chelsea, Manchester United, QPR, dan Fulham untuk merekrutnya.

Baca Juga: Bikin Arsenal Sejago Sekarang, Mikel Arteta Dapat Ilmu Taktik dari Mana?

Sejumlah laporan kala itu menyebut pelatih Arsenal terkesan dengan kemampuan Brooklyn, yang bermain sebagai sayap kanan seperti ayahnya.

Hype semakin besar ketika ia masuk bangku cadangan tim Arsenal U-18 pada laga melawan Leicester City pada Februari 2015.

Namun, perjalanan Brooklyn di Hale End tak berjalan mulus. Penampilannya bersama tim U-18 ternyata menjadi titik tertinggi dalam karier sepak bolanya.

Tak lama setelah itu, Arsenal memutuskan tidak memberikan kontrak profesional, dengan alasan pemain lain di posisinya dinilai lebih berkembang.

Fakta lain yang mencuat, kehadiran Brooklyn di skuad U-18 disebut terjadi karena banyak pemain inti akademi Arsenal tengah mengikuti turnamen di Qatar.

Artinya, promosi Brooklyn dinilai lebih karena kondisi darurat ketimbang murni prestasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI