Akui Kurang Pengalaman, Pelatih Timnas Futsal Indonesia Waspadai Kekuatan Raksasa Asia

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 26 Januari 2026 | 19:05 WIB
Akui Kurang Pengalaman, Pelatih Timnas Futsal Indonesia Waspadai Kekuatan Raksasa Asia
Hector Souto (Suara.com)
baca 10 detik
  • Hector Souto mewaspadai perbedaan level antara kompetisi futsal ASEAN dengan tingkat Asia.

  • Timnas Indonesia akan menghadapi Korea Selatan, Kirgizstan, dan Irak di Indonesia Arena.

  • Fokus utama pelatih adalah memberikan pengalaman bertanding internasional bagi skuad Garuda.

Suara.com - Ambisi besar menyelimuti skuat Garuda jelang bergulirnya kompetisi kasta tertinggi futsal di benua kuning.

Juru taktik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan pandangan realistis mengenai peta persaingan turnamen ini.

Ia mengakui adanya perbedaan kelas yang cukup mencolok antara kompetisi tingkat Asia Tenggara dengan Asia.

Meski Indonesia memiliki catatan gemilang di wilayah ASEAN, tantangan di level kontinental jauh lebih berat.

Keberhasilan menjadi kampiun Piala AFF 2026 tidak lantas membuat sang pelatih merasa jemawa.

Status sebagai pendatang baru di level tertinggi menjadi catatan khusus bagi tim kepelatihan saat ini.

Ekspektasi tinggi dari publik tanah air menjadi bumbu penyedap menjelang pertandingan pembuka grup A tersebut.

Souto membeberkan pandangannya mengenai perbedaan kualitas lawan yang akan dihadapi oleh anak asuhnya nanti.

"Kami sudah terbiasa berkompetisi dengan negara-negara ASEAN seperti Malaysia, Thailand, Vietnam. Tapi di level Asia, Indonesia sebenarnya belum berpengalaman, maka saya katakan pertandingan ini sangat sulit," kata Souto dalam konferensi pers sehari jelang laga.

baca juga

Pelatih asal Spanyol ini menegaskan bahwa fokus utama tim adalah mencari jam terbang internasional.

Membangun mentalitas bertanding menjadi prioritas utama sebelum mengejar prestasi yang jauh lebih tinggi lagi.

Target yang dicanangkan bukan sekadar kemenangan, melainkan proses adaptasi pemain dengan atmosfer kompetisi Asia.

"Kami belum berpengalaman di level Asia, makanya kami ingin mengecap pengalaman itu di sini, itulah target kami," jelasnya.

Souto ingin para pemainnya belajar banyak dari setiap menit yang mereka mainkan di lapangan.

Pengalaman bertanding melawan tim-tim kuat akan menjadi modal berharga bagi masa depan futsal nasional.

Langkah awal Indonesia akan langsung diuji oleh kekuatan fisik dan teknik dari Korea Selatan.

Pertandingan pembuka yang sangat menentukan tersebut dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 Januari mendatang.

Dua hari berselang, ketangguhan lini pertahanan Garuda akan kembali diuji oleh tim nasional Kirgizstan.

Laga penutup fase grup akan menjadi sangat krusial saat Indonesia bersua dengan tim kuat Irak.

Pertandingan pamungkas melawan Irak dijadwalkan berlangsung pada penghujung Januari, tepatnya tanggal 31 Januari 2026.

Seluruh rangkaian laga babak grup ini akan dipusatkan di venue kebanggaan baru masyarakat Jakarta.

Indonesia Arena yang terletak di Komplek Gelora Bung Karno akan menjadi saksi perjuangan tim nasional.

Dukungan suporter tuan rumah diharapkan menjadi pemain keenam yang membakar semangat juang para atlet.

Fasilitas kelas dunia di GBK diharapkan mampu meningkatkan standar permainan para penggawa Garuda di lapangan.

Atmosfer stadion yang megah akan memberikan tekanan tersendiri bagi lawan-lawan yang bertandang ke Jakarta.

Mengenai tekanan dari luar lapangan, Hector Souto meminta para pemainnya untuk tetap tenang dan rileks.

Pelatih tidak ingin anak asuhnya terbebani oleh bayang-bayang kegagalan atau tuntutan yang berlebihan dari penonton.

"Kami tidak bisa mengontrol bagaimana pandangan orang. Pemain kami tidak tertekan, kami hanya mempersiapkan pertandingan melawan Korea, Kirgistan, dan selanjutnya," tegasnya.

Persiapan taktis terus dimatangkan demi meredam agresivitas tim-tim yang memiliki peringkat lebih tinggi di Asia.

Souto hanya ingin pasukannya fokus pada instruksi strategi yang telah disusun oleh jajaran pelatih.

Kedisiplinan di dalam lapangan menjadi kunci utama jika ingin mencuri poin dari lawan-lawan tangguh tersebut.

Pelatih menutup keterangannya dengan menekankan pentingnya menjaga mentalitas agar tetap solid sepanjang turnamen berlangsung.

"Jadi kami hanya fokus pada pertandingan, tidak memusingkan yang lainnya. Jadi kami hanya akan fokus pada pertandingan karena tugas kami bukan mengontrol ekspektasi," pungkasnya.

Kini publik menunggu sejauh mana skuat asuhan Hector Souto mampu berbicara banyak di panggung Asia.

Piala Asia Futsal 2026 akan menjadi panggung pembuktian apakah Indonesia sudah layak sejajar dengan raksasa benua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Piala Asia Futsal 2026, FFI Tegaskan Sudah Berikan yang Terbaik untuk Persiapan Timnas

Jelang Piala Asia Futsal 2026, FFI Tegaskan Sudah Berikan yang Terbaik untuk Persiapan Timnas

Bola | Senin, 26 Januari 2026 | 13:45 WIB

Alasan Pelatih Timnas Futsal Indonesia Ngeri Lihat Lawan-lawan di Piala Asia 2026

Alasan Pelatih Timnas Futsal Indonesia Ngeri Lihat Lawan-lawan di Piala Asia 2026

Bola | Senin, 26 Januari 2026 | 13:40 WIB

Jelang Bentrok Piala Asia 2026, Pelatih Timnas Futsal Indonesia: Berat!

Jelang Bentrok Piala Asia 2026, Pelatih Timnas Futsal Indonesia: Berat!

Bola | Senin, 26 Januari 2026 | 13:10 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×