Andrew Jung Sesali Kartu Merah Persib, Main 10 Orang Lawan Ratchaburi Itu Sangat Sulit!

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 19 Februari 2026 | 10:41 WIB
Andrew Jung Sesali Kartu Merah Persib, Main 10 Orang Lawan Ratchaburi Itu Sangat Sulit!
Andrew Jung (Persib Bandung)
baca 10 detik
  • Persib Bandung tersingkir dari ACL 2 meski menang 1-0 atas Ratchaburi di leg kedua.

  • Andrew Jung menyesali kartu merah Uilliam Barros yang membuat strategi tim berantakan di lapangan.

  • Penyebab utama kegagalan adalah kekalahan telak tiga gol pada pertandingan leg pertama di Thailand.

Suara.com - Langkah Persib Bandung di kompetisi AFC Champions League Two (ACL 2) musim ini resmi terhenti.

Bomber andalan Pangeran Biru asal Prancis, Andrew Jung, merasakan kekecewaan mendalam atas hasil pahit ini.

Meski berhasil mencetak gol kemenangan di leg kedua, Jung merasa usahanya belum mampu menyelamatkan tim.

Persib sebenarnya menang tipis 1-0 saat menjamu wakil Thailand, Ratchaburi, di hadapan pendukung sendiri.

Namun kemenangan di Bandung tersebut tidak cukup untuk menutup lubang defisit gol dari pertandingan sebelumnya.

Skuad asuhan Bojan Hodak harus angkat koper karena kalah agregat setelah sebelumnya tumbang 0-3.

Harapan untuk melakukan comeback fantastis sempat membuncah di awal laga leg kedua babak 16 besar.

Strategi yang disusun tim pelatih berjalan efektif pada paruh pertama pertandingan yang berlangsung sangat sengit.

Petaka mulai datang bagi kubu tuan rumah tepat sebelum peluit jeda babak pertama dibunyikan wasit.

baca juga

Pemain Persib, Uilliam Barros, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah dari wasit.

Wasit asal Arab Saudi, Majed Mohammaed Alshamrani, menilai pelanggaran Barros layak diganjar hukuman pengusiran dari laga.

Kondisi pincang ini membuat ritme permainan Persib yang sedang naik menjadi sangat terganggu dan goyah.

Andrew Jung berulang kali menekankan betapa beratnya berjuang dengan jumlah pemain yang tidak lengkap di lapangan.

Eks pemain klub OFI Liga Yunani tersebut merasa momentum kemenangan besar hilang akibat insiden kartu merah tersebut.

Ia menilai bahwa menghadapi tim sekelas Ratchaburi dengan sepuluh orang adalah sebuah misi yang sangat mustahil.

"Di babak pertama kami bermain dengan baik dan kami bisa mencetak gol. Tapi setelah kondisinya sebelas melawan sepuluh, kondisi jadi menjadi lebih sulit untuk menang, itu saja," katanya.

Pemain berusia 28 tahun itu sangat menyayangkan hilangnya peluang untuk mencetak gol kedua di awal laga.

Jika saja Persib masih lengkap, ia yakin tekanan suporter di Bandung akan meruntuhkan mental tim lawan.

Jung merasa seluruh penggawa Maung Bandung sudah memberikan keringat terakhir mereka demi mengejar ketertinggalan agregat gol.

Fisik para pemain terkuras habis karena harus menutup lubang yang ditinggalkan rekan setimnya yang terkena kartu merah.

"Kita semua tahu, jika saja kami bisa mencetak satu gol lagi di babak pertama, itu akan sulit bagi mereka karena memang tidak mudah bermain di sini (Bandung). Tapi seperti yang tadi saya katakan, tidak mudah untuk bermain sebelas melawan sepuluh."

Pernyataan tersebut mencerminkan betapa besarnya pengaruh jumlah pemain dalam skema taktik yang sudah mereka persiapkan sebelumnya.

Ia menegaskan bahwa tim sudah berjuang maksimal namun keberuntungan memang sedang tidak berpihak pada juara Liga 1.

"Kami sudah mencoba, sudah mengerahkan segalanya saya rasa tapi itu tidak cukup. Tidak mudah karena kekurangan satu pemain. Saya rasa, kami sudah melakukan yang terbaik," terang Jung.

Jung juga mengajak rekan-rekannya untuk melihat kembali kegagalan telak mereka saat bertandang ke markas Ratchaburi.

Kekalahan tiga gol tanpa balas di leg pertama di Thailand dianggap sebagai akar masalah utama kegagalan.

Situasi menjadi sangat rumit bagi Persib karena mereka harus mengejar selisih gol yang sangat lebar di kandang.

Meskipun memenangkan laga di Bandung, secara teknis Persib tetap dinyatakan tersingkir dari turnamen kasta kedua Asia tersebut.

Pemain bernomor punggung tersebut sepakat dengan pendapat pelatih bahwa kekalahan terjadi jauh sebelum laga malam ini.

Fokus Persib kini harus segera dialihkan ke kompetisi domestik setelah perjalanan internasional mereka berakhir dengan penuh drama.

Kini Persib harus mengambil pelajaran berharga dari pengalaman pahit berkompetisi di level Asia musim ini.

Mentalitas pemain diharapkan tetap terjaga meski harus menelan pil pahit tersingkir di babak sistem gugur.

Andrew Jung bertekad untuk tampil lebih tajam lagi dalam sisa kompetisi yang diikuti oleh Persib Bandung.

Kegagalan ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi seluruh elemen tim untuk kembali lebih kuat musim depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persib Gugur di ACL 2, Marc Klok Janji Bangkit Bersama Bobotoh Demi Sejarah Baru

Persib Gugur di ACL 2, Marc Klok Janji Bangkit Bersama Bobotoh Demi Sejarah Baru

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:31 WIB

Pemain Ratchaburi FC Ungkap Kondisi Mencekam di GBLA, Lemparan Batu hingga Flare

Pemain Ratchaburi FC Ungkap Kondisi Mencekam di GBLA, Lemparan Batu hingga Flare

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:30 WIB

Kronologis Pemain Ratchaburi FC Terkurung di Ruang Ganti Usai Permalukan Persib di Depan Bobotoh

Kronologis Pemain Ratchaburi FC Terkurung di Ruang Ganti Usai Permalukan Persib di Depan Bobotoh

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:27 WIB

Terkini

Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain

Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:26 WIB

Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya

Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:17 WIB

Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir

Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:12 WIB

Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti

Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:05 WIB

Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya

Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:43 WIB

Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF

Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:27 WIB

Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF

Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:20 WIB

Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran

Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:13 WIB

3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland

3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:09 WIB

Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia

Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:50 WIB

×