Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 25 Februari 2026 | 04:17 WIB
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
Dejan Antonic (Antara)
baca 10 detik
  • Semen Padang kalah 0-4 dari Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda Lampung.

  • Dejan Antonic mengkritik wasit dan fungsi VAR yang tidak maksimal selama laga berlangsung.

  • Bhayangkara FC menembus lima besar klasemen sementara sedangkan Semen Padang tertahan di posisi 17.

Suara.com - Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim menjadi saksi bisu kekecewaan mendalam dari kubu tim tamu.

Semen Padang harus pulang dengan tangan hampa setelah dibungkam tuan rumah dengan skor telak 0-4.

Namun sorotan utama bukan hanya soal angka di papan skor melainkan jalannya pertandingan yang aneh.

Dejan Antonic selaku arsitek tim Kabau Sirah meluapkan kekesalannya terhadap sejumlah keputusan pengadil di lapangan hijau.

Kekalahan memilukan ini membuat sang pelatih melabeli laga tersebut sebagai sebuah drama yang menggelitik.

Sang pelatih merasa banyak momentum yang merugikan anak asuhnya akibat keputusan yang dianggap kurang tepat.

Kejadian bermula saat wasit memberikan hadiah penalti kepada tim tuan rumah di tengah tensi tinggi.

Kondisi semakin diperparah dengan keputusan wasit yang mengeluarkan kartu merah untuk pemain Semen Padang.

Pelatih berkebangsaan Serbia tersebut secara terbuka menyuarakan ketidakpuasannya di hadapan para awak media lokal.

baca juga

"Pertandingan berjalan “cukup lucu” dihadiahi penalti bagi tuan rumah, serta kartu merah yang tak perlu dari wasit untuk pemain kami," katanya dalam konferensi pers usai pertandingan di Bandarlampung, Selasa.

Selain kinerja wasit yang dipertanyakan Dejan juga menyoroti kegagalan sistem pendukung di stadion tersebut.

Teknologi Video Assistant Referee atau VAR yang seharusnya membantu keadilan justru dianggap gagal berfungsi optimal.

Padahal keberadaan VAR diharapkan mampu meminimalisir kesalahan manusia dalam mengambil keputusan krusial di setiap laga.

Ketidaksiapan teknis ini dinilai menjadi beban mental tersendiri bagi para penggawa tim tamu di lapangan.

"Ya kami kalah hari ini, tapi saya bisa lihat pertandingan cukup lucu, dua penalti langsung kartu merah, VAR tidak jalan. Saya tidak tahu apa yang terjadi,” kata dia.

Meski diwarnai protes keras namun Bhayangkara Presisi Lampung FC tetap menunjukkan taringnya sebagai tim tangguh.

Moussa Sidibe menjadi bintang lapangan dengan torehan dua gol yang merobek jala gawang Semen Padang.

Ryo Matsumura dan Doumbia turut mencatatkan nama mereka di papan skor untuk melengkapi kemenangan meyakinkan tersebut.

Skor akhir empat gol tanpa balas memastikan dominasi total tuan rumah sepanjang sembilan puluh menit laga.

Dejan tetap menunjukkan sisi sportivitasnya dengan memberikan ucapan selamat kepada pihak lawan atas raihan poin penuh.

Meskipun kecewa berat namun pelatih kawakan itu mencoba mengambil hikmah dari hasil buruk di Lampung.

Ia menyadari bahwa mentalitas bermain di kandang lawan harus segera diperbaiki agar tim bisa bangkit.

“Sekali lagi selamat untuk Bhayangkara. Tapi ini jadi pelajaran bagi kami untuk ke depannya," kata dia.

Kekalahan ini menjadi sinyal merah bagi manajemen tim untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh pada skuad.

Perjalanan di sisa musim masih panjang namun tantangan yang dihadapi tim semakin berat dan nyata.

Berkat kemenangan manis ini posisi Bhayangkara Presisi Lampung melonjak drastis ke jajaran lima besar klasemen.

Mereka kini mengantongi 35 poin dari 23 laga dengan catatan 10 kemenangan dan lima hasil imbang.

Sementara delapan laga sisanya berakhir dengan kekalahan bagi tim yang kini sedang naik daun tersebut.

Kondisi berbanding terbalik dialami oleh Semen Padang yang semakin terbenam di zona merah persaingan liga.

Mereka tertahan di posisi 17 dengan raihan 16 poin hasil dari empat kemenangan dan empat seri.

Catatan 15 kali kekalahan menjadi beban berat bagi tim kebanggaan masyarakat Sumatera Barat tersebut untuk bangkit.

Efektivitas permainan dan koordinasi lini belakang menjadi pekerjaan rumah yang sangat mendesak bagi Dejan Antonic.

Kehilangan poin di Lampung semakin memperlebar jarak mereka untuk bisa keluar dari ancaman degradasi musim ini.

Dukungan suporter sangat diharapkan untuk memompa kembali semangat juang para pemain di pertandingan berikutnya.

Dunia sepak bola memang penuh kejutan namun keadilan tetap menjadi harapan utama bagi setiap elemen tim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AFC Umumkan Jatah Klub Super League Indonesia di Kompetisi Asia Bertambah Mulai Musim 2027/2028

AFC Umumkan Jatah Klub Super League Indonesia di Kompetisi Asia Bertambah Mulai Musim 2027/2028

Bola | Selasa, 24 Februari 2026 | 15:33 WIB

Jordi Amat Bidik 3 Poin di Ternate, Persija Siap Manfaatkan Kekalahan Borneo FC

Jordi Amat Bidik 3 Poin di Ternate, Persija Siap Manfaatkan Kekalahan Borneo FC

Bola | Selasa, 24 Februari 2026 | 12:48 WIB

Milomir Seslija Diberi Target 6 Poin dalam 2 Laga, Gagal Dipecat?

Milomir Seslija Diberi Target 6 Poin dalam 2 Laga, Gagal Dipecat?

Bola | Selasa, 24 Februari 2026 | 12:43 WIB

Terkini

Sepatu Ajaib Menyeberangi Sungai

Sepatu Ajaib Menyeberangi Sungai

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 11:09 WIB

BRI Ukir Prestasi di Industri Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

BRI Ukir Prestasi di Industri Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 11:08 WIB

Peran 4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid di Pusaran Kasus Suap HGB Summarecon

Peran 4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid di Pusaran Kasus Suap HGB Summarecon

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:07 WIB

Polisi Tangkap Sindikat Pemalsuan SIM di Siak dan Pekanbaru, Terungkap Modusnya

Polisi Tangkap Sindikat Pemalsuan SIM di Siak dan Pekanbaru, Terungkap Modusnya

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 11:05 WIB

BRI Buktikan Komitmen di Dunia Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

BRI Buktikan Komitmen di Dunia Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 11:05 WIB

Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 11:01 WIB

Makkah Diserang Bom Drone Houthi Yaman

Makkah Diserang Bom Drone Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:01 WIB

Boro-boro Financial Freedom, Gen Z Masih Paycheck to Paycheck

Boro-boro Financial Freedom, Gen Z Masih Paycheck to Paycheck

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 11:00 WIB

4 Jenazah Ditemukan, 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Masih Hilang

4 Jenazah Ditemukan, 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Masih Hilang

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:58 WIB

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Nasional

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Nasional

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:58 WIB

×