Spalletti Menghilang usai Juventus Disingirkan Galatasaray, Chiellini Pasang Badan

Arief Apriadi

Kamis, 26 Februari 2026 | 09:20 WIB
Spalletti Menghilang usai Juventus Disingirkan Galatasaray, Chiellini Pasang Badan
Direktur Sepak Bola Juventus, Giorgio Chiellini. (Dok. Jventus)
baca 10 detik
  • Pelatih Luciano Spalletti tidak hadir dalam konferensi pers usai Klub Juventus tersingkir dari Liga Champions, sehingga direktur Giorgio Chiellini harus mengambil alih.
  • Juventus gugur dramatis lewat perpanjangan waktu oleh Tim Galatasaray dengan agregat 5-7 setelah bermain dengan 10 orang akibat kartu merah Lloyd Kelly di menit ke-48.
  • Giorgio Chiellini mengaku bangga dengan daya juang tim dan meminta publik tetap mempercayai proses yang sedang dibangun oleh Luciano Spalletti musim ini.

Suara.com - Pelatih Luciano Spalletti mendadak tidak menampakkan batang hidungnya dalam sesi konferensi pers usai laga krusial antara Klub Juventus melawan Tim Galatasaray.

Direktur klub, Giorgio Chiellini, terpaksa turun tangan menghadapi cecaran awak media setelah Juventus resmi tersingkir dari ajang Liga Champions.

Langkah Si Nyonya Tua harus terhenti secara dramatis di tangan klub raksasa Turki tersebut setelah kalah agregat 5-7 dalam babak playoff.

Ketidakhadiran Luciano Spalletti ini memicu tanda tanya besar di tengah situasi ruang ganti tim yang sedang dilanda kekecewaan mendalam.

"Luciano tidak ada di sini, karena saya pikir sudah sepantasnya seorang direktur yang hadir malam ini," ujar Giorgio Chiellini memberikan klarifikasi.

Klub Juventus sebenarnya tampil luar biasa dengan mencetak tiga gol balasan di waktu normal lewat eksekusi penalti Manuel Locatelli, Federico Gatti, dan Weston McKennie.

Perjuangan keras itu memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu meski mereka harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-48 akibat kartu merah Lloyd Kelly.

Sayangnya, keunggulan jumlah pemain lawan akhirnya menjadi petaka ketika Victor Osimhen dan Baris Alper Yilmaz mencetak gol kemenangan untuk Tim Galatasaray di babak tambahan.

"Kami kelelahan dan kecewa dengan hasil ini, terlepas dari penampilannya. Pada saat yang sama, kami sangat bangga dengan cara kami bermain," ungkap Chiellini memuji daya juang tim.

baca juga

Mantan bek tangguh Timnas Italia itu menyoroti insiden kartu merah langsung dari pantauan VAR yang menimpa Lloyd Kelly dengan nada sedikit menyindir.

"Katakanlah beruntung Kelly yang berada dalam situasi itu dan bukan saya. Tidak ada lagi yang bisa saya katakan tentang itu," jawabnya terkait keputusan kontroversial wasit.

Meski tersingkir dari Liga Champions, fans tuan rumah di stadion justru memberikan tepuk tangan meriah seusai peluit panjang berbunyi sebagai bentuk apresiasi.

Chiellini menegaskan bahwa performa pantang menyerah ini harus dijadikan titik balik bagi tim yang sebelumnya sempat mengalami krisis tanpa kemenangan di lima laga terakhir.

"Perasaan yang harus kita miliki adalah bahwa ini merupakan titik awal untuk menemukan kembali percikan yang selama ini hilang, saat kita memasuki minggu-minggu terakhir musim ini," tuturnya.

Sang direktur juga pasang badan membela kinerja Luciano Spalletti yang belakangan ini mendapat banyak kritik tajam terkait mentalitas bertarung skuadnya.

"Jika kita ingin melihat masa jabatan Spalletti, kita hanya melakukan kesalahan dalam satu setengah pertandingan sejak dia tiba. Kami tidak terlalu beruntung ketika menyangkut insiden, tetapi kami harus terus maju," tegas pria berusia 41 tahun tersebut.

Ia juga meminta seluruh elemen pendukung untuk tetap menaruh kepercayaan penuh kepada para pemain dan staf pelatih yang sedang berjuang di lapangan.

"Kita perlu tetap percaya pada para pemain dan pelatih ini. Ada sebuah proses dan itu bisa berarti beberapa hasil negatif, meskipun penampilan bagus," lanjut Chiellini meyakinkan publik.

Saat ditanya mengenai penyesalan di kampanye kompetisi Eropa musim ini, Chiellini menilai timnya hanya kurang fokus di momen-momen penentu.

"Penyesalannya adalah kami bisa melangkah lebih jauh dengan sedikit konsentrasi lebih, namun kini kami harus berkonsentrasi pada Roma akhir pekan ini dan pertandingan yang tersisa," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Calvin Verdonk Main Sangar Lawan Angers, Tiket Liga Champions Kini Bukan Sekadar Mimpi Bagi Lille

Calvin Verdonk Main Sangar Lawan Angers, Tiket Liga Champions Kini Bukan Sekadar Mimpi Bagi Lille

Bola | Kamis, 26 Februari 2026 | 09:18 WIB

Daftar Lengkap Tim yang Lolos 16 Besar Liga Champions: Galatasaray Singkirkan Juventus

Daftar Lengkap Tim yang Lolos 16 Besar Liga Champions: Galatasaray Singkirkan Juventus

Bola | Kamis, 26 Februari 2026 | 09:12 WIB

Kejutan Besar Playoff Liga Champions: Atalanta Menang Dramatis dan Nasib Tragis Juventus di Kandang

Kejutan Besar Playoff Liga Champions: Atalanta Menang Dramatis dan Nasib Tragis Juventus di Kandang

Bola | Kamis, 26 Februari 2026 | 08:15 WIB

Terkini

Dari Sudut Sempit ke Sudut Gawang, Gol Brilian Julian Alvarez Buyarkan Logika Statistik

Dari Sudut Sempit ke Sudut Gawang, Gol Brilian Julian Alvarez Buyarkan Logika Statistik

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 09:12 WIB

Dosen Kimia Ivan Barton Jadi Wasit Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol

Dosen Kimia Ivan Barton Jadi Wasit Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 09:05 WIB

Tersingkir di Perempat Final, Haaland Bawa Norwegia Ukir Kisah Bersejarah di Piala Dunia 2026

Tersingkir di Perempat Final, Haaland Bawa Norwegia Ukir Kisah Bersejarah di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 09:05 WIB

Dari Partai Sosialis hingga Komunis Ramai-ramai Buka Suara Jelang Prancis vs Spanyol, Ada Apa?

Dari Partai Sosialis hingga Komunis Ramai-ramai Buka Suara Jelang Prancis vs Spanyol, Ada Apa?

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:52 WIB

Alisson Becker Buka Suara Usai Brasil Tersingkir, Isyaratkan Ingin Main di Piala Dunia 2030

Alisson Becker Buka Suara Usai Brasil Tersingkir, Isyaratkan Ingin Main di Piala Dunia 2030

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:30 WIB

Mimpi Prabowo Bisa Terwujud? FIFA Buka Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Mimpi Prabowo Bisa Terwujud? FIFA Buka Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:23 WIB

Misteri Kematian Jayden Adams, Keluarga Tunggu Hasil Otopsi, Sang Istri Ungkap Fakta Ini

Misteri Kematian Jayden Adams, Keluarga Tunggu Hasil Otopsi, Sang Istri Ungkap Fakta Ini

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:12 WIB

Julian Alvarez: Inggris Lawan yang Lebih Berat!

Julian Alvarez: Inggris Lawan yang Lebih Berat!

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:05 WIB

Melihat Sederet Laga Panas Timnas Argentina vs Inggris di Piala Dunia

Melihat Sederet Laga Panas Timnas Argentina vs Inggris di Piala Dunia

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 07:20 WIB

Rekor Pertemuan Inggris vs Argentina Memihak The Three Lions Menjelang Bentrok di Atlanta

Rekor Pertemuan Inggris vs Argentina Memihak The Three Lions Menjelang Bentrok di Atlanta

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 07:19 WIB

×