Iran Absen di Piala Dunia 2026? Ini Daftar Negara yang Mundur karena Alasan Politik

Galih Prasetyo

Senin, 02 Maret 2026 | 15:16 WIB
Iran Absen di Piala Dunia 2026? Ini Daftar Negara yang Mundur karena Alasan Politik
Ilustrasi Timnas Iran Absen di Piala Dunia 2026 [Suara.com]
baca 10 detik
  • Timnas Iran dikabarkan mempertimbangkan mundur dari Piala Dunia 2026 pasca serangan AS-Israel.
  • Wacana boikot Iran ini dikaitkan pula dengan kabar tewasnya Pemimpin Tertinggi mereka.
  • Sejarah mencatat beberapa penarikan diri peserta Piala Dunia karena alasan politik dan lainnya.

Suara.com - Timnas Iran dikabarkan mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 menyusul serangan AS-Israel pada Minggu 1 Maret 2026 waktu setempat.

Rumor yang menyebut Iran bakal mundur di Piala Dunia 2026 juga dikaitkan dengan kabar tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Iran sendiri sudah memastikan tiket ke putaran final usai tampil dominan di babak kualifikasi zona Asia. Namun, laporan dari media lokal Iran, adanya wacana boikot sebagai bentuk sikap politik terhadap tuan rumah bersama, Amerika Serikat.

Jika benar terjadi, langkah tersebut akan menjadi preseden besar dalam sejarah Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di tiga negara Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Timnas Iran Pesimis Main di Piala Dunia 2026 usai Serangan AS-Israel, FIFA Masih Pantau Situasi [Dok. IG TeamMelli]
Timnas Iran Pesimis Main di Piala Dunia 2026 usai Serangan AS-Israel, FIFA Masih Pantau Situasi [Dok. IG TeamMelli]

Potensi mundurnya Iran jelas menjadi tantangan serius bagi FIFA.

Hingga kini, belum pernah ada negara yang sudah lolos ke putaran final Piala Dunia lalu memutuskan boikot karena alasan politik.

Meski demikian, sejarah mencatat sejumlah kasus penarikan diri, baik dari fase kualifikasi maupun putaran final, dengan latar belakang politik dan kondisi global.

Uruguay Mundur di Piala Dunia 1934

Uruguay merupakan juara bertahan saat Piala Dunia 1934 digelar di Italia.

baca juga

Namun mereka menolak ikut serta sebagai bentuk protes karena sejumlah negara Eropa tak hadir di edisi 1930 yang berlangsung di Montevideo.

Hingga kini, 1934 menjadi satu-satunya edisi ketika juara bertahan absen di turnamen berikutnya.

Austria Batal Tampil di 1938

Austria termasuk favorit juara pada 1938. Namun aneksasi oleh Nazi Jerman membuat Austria tak bisa tampil sebagai negara independen.

Beberapa pemain Austria bergabung dengan skuad Jerman, meski bintang mereka, Matthias Sindelar, menolak memperkuat rezim tersebut.

India Mundur di 1950

India sebenarnya lolos ke Piala Dunia 1950 setelah lawan-lawannya mundur di kualifikasi. Namun mereka memutuskan tidak berangkat ke Brasil.

Alasan utamanya bukan larangan bermain tanpa sepatu seperti cerita lama yang beredar, melainkan persoalan biaya perjalanan, persiapan tim, dan masalah internal federasi.

Boikot Afrika di 1966

Piala Dunia 1966 di Inggris berlangsung tanpa wakil Afrika. Negara-negara Afrika memboikot babak kualifikasi karena FIFA hanya menyediakan satu slot gabungan untuk zona Afrika, Asia, dan Oseania.

Chile vs Uni Soviet 1973

Salah satu insiden paling kontroversial terjadi pada playoff antar-konfederasi 1973 antara Chile dan Uni Soviet.

Uni Soviet menolak bertanding di Santiago sebagai bentuk protes terhadap rezim Augusto Pinochet.

Akibatnya, Chile masuk lapangan tanpa lawan dan mencetak gol ke gawang kosong sebelum laga dinyatakan selesai.

Kontributor: Azka Putra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komentar Haters Kelewatan, Agnez Mo Disumpahi Mati saat Bandara Dubai Dirudal

Komentar Haters Kelewatan, Agnez Mo Disumpahi Mati saat Bandara Dubai Dirudal

Entertainment | Senin, 02 Maret 2026 | 15:07 WIB

Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS, Kesederhanaan Rumah Sang Pemimpin Jadi Sorotan Terakhir

Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS, Kesederhanaan Rumah Sang Pemimpin Jadi Sorotan Terakhir

Entertainment | Senin, 02 Maret 2026 | 15:05 WIB

Kilang Minyak Saudi Aramco Berhenti Beroperasi Usai Kena Serangan Drone

Kilang Minyak Saudi Aramco Berhenti Beroperasi Usai Kena Serangan Drone

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 14:59 WIB

Kisah Ali Khamenei sebelum Gugur: Sempat Difitnah Tajir Melintir, padahal Sepatunya Buluk

Kisah Ali Khamenei sebelum Gugur: Sempat Difitnah Tajir Melintir, padahal Sepatunya Buluk

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 14:58 WIB

Daftar Pejabat Tinggi Iran yang Tewas dalam Serangan AS-Israel, Termasuk Ali Khamenei

Daftar Pejabat Tinggi Iran yang Tewas dalam Serangan AS-Israel, Termasuk Ali Khamenei

News | Senin, 02 Maret 2026 | 14:55 WIB

Skenario Pengganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Jika Mundur, Timnas Indonesia Masuk?

Skenario Pengganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Jika Mundur, Timnas Indonesia Masuk?

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:22 WIB

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:18 WIB

×