Kilang Minyak Saudi Aramco Berhenti Beroperasi Usai Kena Serangan Drone

M Nurhadi

Senin, 02 Maret 2026 | 14:59 WIB
Kilang Minyak Saudi Aramco Berhenti Beroperasi Usai Kena Serangan Drone
Karyawan Aramco berjalan di dekat tangki minyak di kilang minyak dan terminal minyak Ras Tanura Saudi Aramco [ANTARA]
baca 10 detik
  • Saudi Aramco menghentikan sementara operasi kilang minyak Ras Tanura pada Senin (2/3/2026) akibat serangan pesawat nirawak.
  • Gangguan operasional ini menyebabkan harga minyak mentah Brent naik mencapai $80 per barel, level tertinggi empat tahun.
  • Situasi diperburuk oleh eskalasi konflik yang menyebabkan pelayaran di Selat Hormuz dihentikan sementara oleh pemilik kapal tanker.

Suara.com - Raksasa minyak asal Arab Saudi, Saudi Aramco, dilaporkan telah menutup fasilitas kilang minyak Ras Tanura miliknya pada Senin (2/3/2026).

Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan darurat setelah kilang strategis tersebut menjadi sasaran serangan pesawat nirawak (drone).

Laporan dari Reuters menyebutkan bahwa meskipun operasional dihentikan sementara, situasi di lapangan saat ini telah berhasil dikendalikan.

Namun, kabar mengenai gangguan pada salah satu pusat pengolahan minyak terbesar di dunia ini langsung memicu kepanikan di bursa komoditas.

Harga minyak mentah jenis Brent melonjak tajam hingga menyentuh level $80 per barel segera setelah informasi ini beredar.

Dikutip via Bloomber, harga minyak hari ini merupakan yang tertinggi dalam empat tahun terakhir. Kondisi ini diperparah oleh eskalasi perang di Iran yang secara virtual telah melumpuhkan aktivitas perdagangan di Selat Hormuz.

Jalur perairan ini sangat vital bagi ekonomi dunia karena menjadi rute transit bagi hampir seperlima pasokan minyak mentah global setiap harinya.

Meskipun secara resmi Teheran belum menyatakan penutupan total jalur tersebut, para pemilik kapal tanker secara mandiri memutuskan untuk menghentikan sementara pelayaran (self-imposed pause) demi menghindari risiko serangan di tengah konflik yang kian membara.

Konflik yang melibatkan Iran kini telah memasuki fase baru yang sangat membahayakan stabilitas pasar minyak global. Rangkaian peristiwa besar yang memicu ketegangan ini meliputi:

baca juga

Serangan Udara Gabungan: Amerika Serikat dan Israel meluncurkan rudal ke berbagai target strategis di wilayah Iran pada Sabtu lalu, dibarengi dengan seruan agar rakyat setempat menggulingkan rezim Islam.

Serangan Balasan Teheran: Iran merespons dengan gelombang serangan yang menyasar Israel, pangkalan militer AS, serta sejumlah target di negara-negara tetangga seperti Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Bahrain.

Kematian Pemimpin Tertinggi: Tewasnya Ayatollah Ali Khamenei dalam rangkaian serangan tersebut semakin memperkeruh suasana dan memicu konsolidasi militer di kawasan Teluk.

Penutupan kilang Ras Tanura menambah panjang daftar gangguan pasokan energi di tengah perang. Hingga saat ini, pihak media Saudi Aramco belum memberikan komentar resmi terkait durasi penutupan fasilitas tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Pejabat Tinggi Iran yang Tewas dalam Serangan AS-Israel, Termasuk Ali Khamenei

Daftar Pejabat Tinggi Iran yang Tewas dalam Serangan AS-Israel, Termasuk Ali Khamenei

News | Senin, 02 Maret 2026 | 14:55 WIB

Sudah Berapa Lama Ali Khamenei Berkuasa? Perannya Lebih Luas dari Presiden atau Parlemen

Sudah Berapa Lama Ali Khamenei Berkuasa? Perannya Lebih Luas dari Presiden atau Parlemen

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 14:50 WIB

Konflik Iran-Israel Meluas, Mengapa Garuda dan Lion Air Masih Aman Melintas?

Konflik Iran-Israel Meluas, Mengapa Garuda dan Lion Air Masih Aman Melintas?

Entertainment | Senin, 02 Maret 2026 | 14:40 WIB

Profil 6 Putra-Putri Ayatollah Ali Khamenei, Menilik Arah Suksesi Pimpinan Tertinggi Iran

Profil 6 Putra-Putri Ayatollah Ali Khamenei, Menilik Arah Suksesi Pimpinan Tertinggi Iran

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 14:40 WIB

Agnez Mo Terjebak di Dubai? Begini Kondisi Sebenarnya

Agnez Mo Terjebak di Dubai? Begini Kondisi Sebenarnya

Entertainment | Senin, 02 Maret 2026 | 14:38 WIB

Ahmadinejad Pernah Ungkap Betapa Dalam Intel Israel Menyusup ke Internal Pemerintahan Iran

Ahmadinejad Pernah Ungkap Betapa Dalam Intel Israel Menyusup ke Internal Pemerintahan Iran

Tekno | Senin, 02 Maret 2026 | 14:41 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×