Timnas Iran Habis Jatuh Tertimpa Tangga, Opsi Mundur di Piala Dunia 2026 Bikin Rugi Berlapis

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 05 Maret 2026 | 14:58 WIB
Timnas Iran Habis Jatuh Tertimpa Tangga, Opsi Mundur di Piala Dunia 2026 Bikin Rugi Berlapis
Timnas Iran (The SUN)
  • Iran terancam merugi Rp176 miliar jika memutuskan boikot Piala Dunia 2026 mendatang.

  • Eskalasi perang dengan Amerika-Israel mengakibatkan ratusan warga sipil di Teheran tewas.

  • FIFA menyiapkan Irak atau Uni Emirat Arab sebagai pengganti jika Iran resmi mundur.

Suara.com - Negara Iran kini berada dalam bayang-bayang kerugian materi yang sangat fantastis mencapai angka Rp176 miliar.

Potensi hilangnya dana tersebut berkaitan erat dengan rencana partisipasi mereka dalam perhelatan akbar Piala Dunia 2026.

Situasi finansial yang mengkhawatirkan ini muncul tepat saat ketegangan militer perang di wilayah Timur Tengah sedang memuncak.

Kondisi geopolitik yang tidak menentu memaksa federasi sepak bola mereka mempertimbangkan keberlanjutan posisi di turnamen internasional.

Fokus dunia saat ini tertuju pada bagaimana Iran menyikapi dilema antara kedaulatan negara dan olahraga.

Aksi militer besar-besaran telah dilancarkan oleh pihak Amerika Serikat bersama Israel terhadap wilayah Iran.

Operasi tersebut meletus pada Sabtu dini hari setelah dialog mengenai program nuklir mengalami kebuntuan total.

Kekacauan semakin menjadi ketika kabar meninggalnya Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, mencuat ke publik dunia.

Laporan menyebutkan bahwa serangan udara yang mematikan itu tepat menyasar kantor kepresidenan yang berada di Teheran.

Tragedi ini memicu respons balik yang keras dari militer Iran terhadap pangkalan-pangkalan militer asing.

Serangan balasan dikirimkan Iran menuju markas Amerika Serikat dan Israel di kawasan barat Timur Tengah.

Meskipun sistem pertahanan udara berhasil menghalau sebagian rudal, kekacauan transportasi udara tidak dapat dihindarkan lagi.

Banyak negara terpaksa menutup jalur penerbangan mereka demi keamanan yang membuat ribuan penumpang terlantar begitu saja.

Hingga saat ini, laporan menyebutkan angka kematian warga sipil telah menembus lebih dari 700 jiwa.

Ibu kota Teheran masih menjadi zona merah dengan dentuman serangan yang terus terdengar secara beruntun.

Padahal dalam hitungan tiga bulan ke depan, skuad Iran harus terbang menuju Amerika Serikat.

Negara tersebut dijadwalkan bertanding di Piala Dunia 2026 yang juga digelar di Meksiko dan Kanada.

Anak asuh Amir Ghalenoei sendiri telah dipastikan masuk ke dalam persaingan ketat di Grup G.

Mereka seharusnya bersaing dengan tim-tim kuat seperti negara Belgia, Mesir, hingga perwakilan Selandia Baru.

Namun, keberangkatan tim nasional ini kini menjadi tanda tanya besar bagi seluruh penggemar sepak bola.

Apabila Iran secara resmi mengundurkan diri, pihak FIFA memiliki prosedur tetap untuk mencari tim pengganti.

Posisi lowong tersebut kemungkinan besar akan diberikan kepada tim yang memiliki peringkat tertinggi di konfederasi.

Nama Uni Emirat Arab atau Irak mencuat sebagai kandidat kuat yang bisa mengambil alih tiket tersebut.

Irak memiliki keunggulan sejarah setelah sebelumnya berhasil menumbangkan Uni Emirat Arab dalam babak playoff penting.

Berdasarkan data resmi Associated Press, pembatalan keikutsertaan Iran akan berdampak langsung pada saldo kas mereka.

Total kerugian diprediksi mencapai minimal 10,5 juta dolar AS atau jika dikonversi setara Rp176 miliar.

Jumlah tersebut mencakup dana partisipasi fase grup sebesar 9 juta dolar AS atau sekitar Rp151 miliar.

Selain itu, terdapat alokasi dana persiapan senilai 1,5 juta dolar AS yang setara dengan Rp25 miliar.

Kerugian ini akan menjadi beban berat bagi struktur ekonomi olahraga negara tersebut di masa depan.

Beban keuangan Iran dipastikan akan bertambah berat jika keputusan mundur dilakukan secara mendadak atau tiba-tiba.

Denda sebesar 321.000 dolar AS atau Rp5,4 miliar menanti jika mundur kurang dari sebulan sebelum pembukaan.

Bahkan denda tersebut bisa membengkak hingga 642.000 dolar AS atau Rp10 miliar jika keputusan diambil lebih awal.

FIFA sangat ketat dalam menegakkan aturan komersial dan administratif bagi setiap negara peserta turnamen dunia.

Kombinasi denda dan hilangnya subsidi membuat partisipasi di Piala Dunia 2026 menjadi sangat krusial secara ekonomi.

Irak sendiri dijadwalkan untuk bertanding di Meksiko pada akhir Maret mendatang dalam kualifikasi antar-konfederasi.

Tenggat waktu yang sangat sempit membuat FIFA harus bergerak cepat dalam mengambil keputusan yang bersifat final.

Seluruh mata dunia kini menantikan apakah diplomasi olahraga bisa menang di tengah desing peluru konflik.

Publik berharap ada solusi terbaik bagi para atlet yang telah berjuang keras mengamankan tiket kualifikasi.

Keputusan akhir Iran akan menjadi preseden penting dalam sejarah sepak bola modern di tengah perang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korea Utara Uji Coba Rudal Nuklir Baru saat Timur Tengah Memanas

Korea Utara Uji Coba Rudal Nuklir Baru saat Timur Tengah Memanas

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:44 WIB

Sesalkan RI Belum Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, FPI Tunggu Penjelasan Pemerintah

Sesalkan RI Belum Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, FPI Tunggu Penjelasan Pemerintah

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:38 WIB

Kena Jebakan Rusia, Reza Pahlavi Rela Negaranya Dibom dan Sebut "Perang Salib"

Kena Jebakan Rusia, Reza Pahlavi Rela Negaranya Dibom dan Sebut "Perang Salib"

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 13:23 WIB

Terkini

Murka Ronald Koeman Usai Belanda Ditekuk Aljazair di Rotterdam

Murka Ronald Koeman Usai Belanda Ditekuk Aljazair di Rotterdam

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:47 WIB

Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un

Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:01 WIB

Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini

Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:47 WIB

FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara

FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:36 WIB

Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026

Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:11 WIB

Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh

Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:00 WIB

Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang

Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:49 WIB

Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan

Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:41 WIB

Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko

Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:50 WIB

Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia

Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:07 WIB