Kronologis Kakang Rudianto dan Mikael Tata Jadi Sasaran Rasisme

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:42 WIB
Kronologis Kakang Rudianto dan Mikael Tata Jadi Sasaran Rasisme
Kakang Rudianto (Persib Bandung)
baca 10 detik
  • Persib Bandung mengecam serangan rasisme terhadap Kakang Rudianto dan Mikael Tata pasca laga.

  • Adhitia Putra Herawan menegaskan kritik performa dilarang keras menyentuh identitas ras atau suku.

  • Persib berkomitmen melawan segala bentuk diskriminasi demi masa depan sepak bola yang sehat.

Suara.com - Gelombang kecaman keras datang dari manajemen Persib Bandung menyusul aksi diskriminasi yang menyasar talenta muda Indonesia.

Dua pemain muda, Kakang Rudianto dan Mikael Alfredo Tata, menjadi sasaran komentar rasis di jagat media sosial.

Serangan verbal yang tidak terpuji ini mencuat setelah berakhirnya tensi tinggi di lapangan hijau beberapa waktu lalu.

Pertandingan antara Persebaya Surabaya menjamu Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo menjadi latar waktu kejadian ini.

Laga yang berlangsung pada 2 Maret 2026 tersebut sebenarnya berakhir dengan skor sama kuat yakni 2-2.

Adhitia Putra Herawan selaku Deputy CEO Persib Bandung menyatakan bahwa tindakan diskriminatif tersebut sangat tidak bisa ditoleransi.

Ia memandang bahwa esensi utama dari sepak bola adalah alat pemersatu bagi segala perbedaan yang ada.

Olahraga ini memiliki kekuatan besar untuk mempertemukan beragam identitas, kebudayaan, hingga bahasa yang berbeda-beda.

Semua unsur keberagaman tersebut seharusnya melebur menjadi satu melalui kecintaan yang sama terhadap dunia si kulit bundar.

baca juga

Adhitia menekankan bahwa tanpa adanya keberagaman, sepak bola tidak akan bisa berkembang sebesar dan secinta sekarang.

Pihak manajemen menegaskan bahwa praktik rasisme tidak memiliki tempat sedikitpun dalam ekosistem sepak bola yang sehat.

Menjaga ruang olahraga agar tetap inklusif merupakan tanggung jawab kolektif yang harus dipikul oleh semua elemen suporter.

Adhitia menyadari bahwa memberikan kritik terhadap performa seorang pemain adalah hal yang lumrah dalam industri olahraga.

Namun, ia memberikan garis tegas bahwa kritik harus tetap berada pada koridor profesionalisme dan tidak menyerang pribadi.

“Kritik terhadap performa pemain memang merupakan bagian dari dinamika olahraga. Namun, ketika kritik berubah menjadi serangan yang menyentuh identitas ras atau latar belakang seseorang, hal itu telah melampaui batas yang dapat diterima,” tegas Adhitia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beckham Putra dan Eliano Reijnders Lagi Gacor, John Herdman Lirik Dong untuk FIFA Series 2026

Beckham Putra dan Eliano Reijnders Lagi Gacor, John Herdman Lirik Dong untuk FIFA Series 2026

Bola | Jum'at, 06 Maret 2026 | 09:21 WIB

Marc Klok Soroti Dua Masalah Persib Usai Imbang di GBT, Siap Bangkit Lawan Persik

Marc Klok Soroti Dua Masalah Persib Usai Imbang di GBT, Siap Bangkit Lawan Persik

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 15:35 WIB

Manajemen Persib Bandung Tegaskan Menolak Segala Bentuk Rasisme

Manajemen Persib Bandung Tegaskan Menolak Segala Bentuk Rasisme

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:14 WIB

Terkini

5 Perbedaan Air Fork atau Coil Fork untuk Sepeda Gunung, Mending Mana?

5 Perbedaan Air Fork atau Coil Fork untuk Sepeda Gunung, Mending Mana?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:10 WIB

Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib

Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:06 WIB

NASA Potret Gunung Anak Krakatau Meletus dari Angkasa, Begini Penampakannya

NASA Potret Gunung Anak Krakatau Meletus dari Angkasa, Begini Penampakannya

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:05 WIB

3 Barang Ini Sebaiknya Tidak Diletakkan di Atas Mesin Cuci, Bisa Berbahaya

3 Barang Ini Sebaiknya Tidak Diletakkan di Atas Mesin Cuci, Bisa Berbahaya

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:05 WIB

Sepiring Nasi Goreng di Pinggir Jalan

Sepiring Nasi Goreng di Pinggir Jalan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:00 WIB

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:50 WIB

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

×