- Fenomena kembalinya 10 pemain diaspora ke BRI Super League 2025/2026 ternyata tak berjalan mulus karena mayoritas kesulitan menembus skuad utama klub.
- Saat ini hanya ada tiga pemain naturalisasi yang tampil konsisten dan reguler, yakni Jordi Amat (Persija Jakarta), serta Thom Haye dan Eliano Reijnders (Persib).
- Pemain lain seperti Rafael Struick, Mauro Zijlstra, hingga Ivar Jenner masih minim menit bermain yang memunculkan anggapan adanya darurat kualitas di liga domestik.
Nama ketiga yang mulai menunjukkan grafik perkembangan sangat positif di liga domestik adalah Eliano Reijnders.
Di bawah tangan dingin pelatih Bojan Hodak, Eliano sukses bertransformasi menjadi pemain serbabisa yang sangat vital bagi kubu Persib Bandung.
Pemain lincah ini tercatat telah diturunkan dalam 18 pertandingan dengan peran taktis yang sangat fleksibel di berbagai posisi atas lapangan.
Berbanding terbalik dengan ketiga nama tersebut, striker muda Rafael Struick masih harus berjuang keras menemukan sentuhan magisnya di Dewa United.
Penyerang masa depan Indonesia itu diketahui belum mampu mencetak satu pun gol dari 11 pertandingan yang telah ia jalani di liga.
Situasi pelik serupa juga sedang dialami oleh Mauro Zijlstra yang langkahnya terhambat oleh ketatnya persaingan tim dan riwayat cedera.
Sederet nama tenar lain seperti Ivar Jenner dan Dion Markx juga dilaporkan masih sangat minim mendapatkan menit bermain dari pelatih mereka.
Bahkan nasib paling memprihatinkan dialami oleh penjaga gawang Cyrus Margono yang hingga kini sama sekali belum mencatatkan debut resminya.
Fakta-fakta di lapangan ini memunculkan anggapan kuat di kalangan penggemar bahwa saat ini sedang terjadi darurat kualitas di mana hanya tiga pemain diaspora yang mampu tampil reguler.
Baca Juga: Tembus 100 Laga, Kiper Timnas Indonesia Ungkap Satu Mimpi Besar yang Ingin Diwujudkan di Persebaya
Meskipun demikian, perjalanan musim kompetisi masih cukup panjang sehingga peluang bagi mereka untuk membuktikan kualitas aslinya tetap terbuka lebar.
Jika para pemain ini mampu meningkatkan performa ke level terbaik, bukan hal yang mustahil mereka akan kembali dipanggil untuk menjadi andalan Timnas Indonesia di masa depan.
Kontributor : Imadudin Robani Adam