- Kehadiran Elkan Baggott memberikan keuntungan postur ideal setinggi 1,96 meter yang sangat berguna untuk memenangkan duel udara di lini pertahanan.
- Elkan menambah kedalaman skuad sebagai bek tengah kidal yang bisa menjadi opsi alternatif berkualitas untuk menggantikan atau melapis Justin Hubner.
- Elkan sudah sangat fasih bermain dengan skema tiga bek sejajar yang diprediksi akan diterapkan oleh pelatih John Herdman lewat formasi 3-4-3.
Suara.com - Kabar gembira menghampiri para pendukung Timnas Indonesia jelang bergulirnya ajang bergengsi FIFA Series 2026 pada akhir Maret mendatang.
Bek tengah andalan yang merumput di Inggris, Elkan Baggott, dipastikan kembali masuk dalam daftar panggil Skuad Garuda setelah absen selama kurang lebih dua tahun.
Pemanggilan kembali pemain Ipswich Town ini jelas bukan tanpa alasan, melainkan karena adanya kebutuhan taktik yang spesifik dari sang juru taktik.
Kehadiran Elkan diprediksi akan membawa dampak positif yang sangat signifikan bagi kekuatan lini pertahanan Timnas Indonesia di turnamen nanti.
Berikut adalah tiga keuntungan taktis yang didapatkan Timnas Indonesia seiring kembalinya Elkan Baggott ke dalam skuad:
1. Menambah Postur 'Raksasa' di Lini Belakang Garuda
Keuntungan pertama yang paling terlihat secara fisik adalah hadirnya tambahan postur menjulang di barisan pertahanan Timnas Indonesia.
Elkan Baggott diketahui memiliki tinggi badan mencapai 1,96 meter, sebuah atribut fisik yang sangat ideal untuk ukuran seorang bek tengah modern.
Postur 'raksasa' ini akan sangat menguntungkan Skuad Garuda saat harus berurusan dengan duel-duel udara melawan penyerang lawan yang mengandalkan fisik.
Selain kokoh saat bertahan dari umpan silang lawan, Elkan juga kerap menjadi ancaman mematikan bagi gawang musuh saat situasi bola mati atau tendangan sudut.
2. Kedalaman Skuad untuk Posisi Bek Tengah Kidal
Keuntungan kedua berkaitan dengan kedalaman skuad, khususnya untuk memenuhi kuota bek tengah yang memiliki dominasi kaki kiri alias kidal.
Dalam sepak bola modern, keberadaan bek tengah berkaki kidal sangat krusial untuk melancarkan distribusi bola dari sisi kiri pertahanan saat membangun serangan.
Hadirnya Elkan Baggott secara otomatis akan memberikan alternatif mewah sekaligus pesaing sepadan bagi Justin Hubner yang selama ini mengisi pos tersebut.
John Herdman kini tidak perlu pusing mencari pelapis jika Justin Hubner berhalangan tampil karena Elkan memiliki kualitas yang setara di posisi bek tengah kiri.
3. Fasih Memainkan Skema Tiga Bek Andalan Pelatih
Keuntungan ketiga adalah tingkat pemahaman taktik Elkan Baggott yang sangat fasih dalam memerankan skema permainan menggunakan tiga bek sejajar.
John Herdman sendiri dikenal sebagai pelatih yang sangat gemar menerapkan formasi 3-4-3, layaknya strategi yang sering ia lakukan saat sukses menukangi Timnas Kanada.
Elkan sebelumnya sudah sangat terbiasa bermain dan teruji dalam sistem tiga bek saat Timnas Indonesia masih berada di bawah asuhan era Shin Tae-yong.
Pengalaman taktis ini akan membuat proses adaptasi Elkan terhadap filosofi permainan John Herdman berjalan jauh lebih cepat dan mulus di lapangan.
Berbekal tiga keuntungan besar tersebut, publik sepak bola Tanah Air tentu sangat menantikan aksi comeback Elkan Baggott berkostum Merah Putih.
Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada laga perdana FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 27 Maret 2026.