Baca 10 detik
- Lima pemain timnas putri Iran mencari suaka di Australia setelah kompetisi Piala Asia Putri 2026.
- Kelima atlet tersebut khawatir menghadapi konsekuensi serius jika mereka memutuskan untuk kembali ke Iran.
- Para pemain sempat dikritik keras karena tidak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan melawan Korea Selatan.
Dalam pertandingan berikutnya melawan Australia dan Filipina, para pemain terlihat kembali menyanyikan lagu kebangsaan.
Hal itu memunculkan spekulasi bahwa mereka mendapat tekanan dari pihak tertentu.
Situasi ini memicu kekhawatiran dari komunitas sepak bola internasional. Serikat pemain global FIFPRO menyatakan prihatin terhadap kondisi para pemain.
FIFPRO mengatakan pihaknya belum berhasil menghubungi beberapa pemain timnas Iran setelah turnamen berakhir.
“Kami sangat khawatir terhadap keselamatan dan kesejahteraan para pemain,” kata perwakilan FIFPRO.
Kontributor: Azka Putra