China akan Lakukan Apa yang Diperlukan untuk Lindungi Keamanan Energi

Irwan Febri Suara.Com
Senin, 09 Maret 2026 | 20:38 WIB
China akan Lakukan Apa yang Diperlukan untuk Lindungi Keamanan Energi
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (23/1/2026) [Suara.com/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Pemerintah China menegaskan komitmen menjaga keamanan energi nasional saat konflik Timur Tengah meningkat, disampaikan di Beijing.
  • Juru bicara Kemenlu China menyoroti tanggung jawab global menjaga stabilitas distribusi energi vital bagi perekonomian dunia.
  • Ketegangan AS, Israel, dan Iran memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi akibat penurunan aktivitas di Selat Hormuz.

Suara.com - Pemerintah China menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan pasokan energi nasional di tengah meningkatnya konflik militer di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dalam konferensi pers di Beijing pada Senin (9/3/2026).

Ia menekankan bahwa stabilitas pasokan energi memiliki peran penting bagi perekonomian global sehingga seluruh pihak memiliki tanggung jawab untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar.

“Keamanan energi memiliki arti yang sangat penting bagi perekonomian dunia,” kata Guo, dilansir dari New Straits Times.

“Semua pihak memiliki tanggung jawab untuk memastikan pasokan energi tetap stabil dan tidak terhambat. China akan melakukan langkah yang diperlukan untuk melindungi keamanan energinya,” lanjutnya.

Dampak Penutupan Selat Hormuz

Pernyataan tersebut muncul di tengah situasi yang memanas di kawasan Teluk setelah jalur pelayaran penting, Selat Hormuz, dilaporkan mengalami penurunan drastis aktivitas kapal.

Selat yang terletak di Teluk Persia itu merupakan salah satu jalur distribusi energi paling vital di dunia. Sekitar 20 juta barel minyak mentah diangkut setiap hari melalui jalur tersebut menuju berbagai negara.

China sendiri termasuk negara yang sangat bergantung pada impor energi dari negara-negara kawasan Teluk, sehingga stabilitas jalur pelayaran tersebut menjadi perhatian penting bagi Beijing.

Baca Juga: Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Baru Iran, Bagaimana Majelis Khobregan Menentukannya?

Konflik Memanas antara AS, Israel, dan Iran

Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari.

Menurut otoritas Iran, serangan tersebut menyebabkan lebih dari 1.250 orang tewas, termasuk pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta 165 siswi sekolah.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan wilayah Israel serta sejumlah negara di kawasan Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.

Situasi ini meningkatkan kekhawatiran global terhadap gangguan pasokan energi dunia, terutama jika konflik terus meluas dan memengaruhi jalur distribusi minyak utama di kawasan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI