Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...

Galih Prasetyo

Kamis, 19 Maret 2026 | 21:15 WIB
Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...
Operasi tempur gabungan di Teheran memunculkan keraguan baru. Telusuri dampak serangan AS terhadap status kepesertaan Iran dalam turnamen sepak bola paling bergengsi tahun ini.
baca 10 detik
  • Timnas Iran mengonfirmasi partisipasi di Piala Dunia 2026, tetapi menolak bermain di Amerika Serikat karena ketegangan politik.
  • Presiden Federasi Iran, Mehdi Taj, meminta FIFA memindahkan laga grup Iran dari AS ke Meksiko karena isu keamanan.
  • FIFA berpegang pada jadwal resmi Desember 2025 seraya berkomunikasi dengan Iran mengenai permintaan pemindahan lokasi pertandingan tersebut.

Suara.com - Timnas Iran memastikan tetap tampil di Piala Dunia FIFA 2026, namun menolak memainkan pertandingan di Amerika Serikat.

Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan politik dan kekhawatiran soal keamanan.

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menegaskan bahwa timnya tidak akan mundur dari turnamen.

Namun, ia menyebut Iran akan memboikot Amerika sebagai lokasi pertandingan fase grup.

“Kami akan memboikot Amerika, tetapi tidak memboikot Piala Dunia,” ujar Taj dilansir dari Aljazeera.

Ia menambahkan, pihak federasi tengah bernegosiasi dengan FIFA agar laga Iran dipindahkan ke Meksiko.

Logo Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
Logo Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli, dengan tuan rumah bersama Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Iran sebelumnya dijadwalkan memainkan seluruh laga grup di wilayah Amerika Serikat.

Situasi ini muncul setelah konflik antara Iran dan Amerika Serikat meningkat sejak akhir Februari.

baca juga

Ketegangan tersebut memicu kekhawatiran terhadap keselamatan pemain dan ofisial tim.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sempat menyatakan bahwa pemain Iran tetap diperbolehkan bermain di AS.

Namun, ia juga menyinggung potensi risiko terhadap keselamatan mereka.

Pernyataan tersebut kemudian dijadikan dasar oleh pihak Iran untuk meminta pemindahan venue pertandingan.

Sementara itu, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyatakan negaranya siap menjadi tuan rumah bagi laga Iran.

Di sisi lain, FIFA menyatakan masih berpegang pada jadwal resmi yang diumumkan pada Desember 2025.

Organisasi itu juga mengonfirmasi tengah berkomunikasi dengan federasi Iran terkait situasi tersebut.

Serikat pemain sepak bola dunia, FIFPRO, menegaskan bahwa FIFA memiliki tanggung jawab memastikan keamanan seluruh peserta.

Mereka juga mendorong dilakukan penilaian risiko secara menyeluruh.

Kontributor: Azka Putra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas

12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 19:23 WIB

Ramadan di Wisconsin

Ramadan di Wisconsin

Your Say | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:44 WIB

Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026

Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026

Bola | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:40 WIB

Begini Persiapan Warga Iran Rayakan Lebaran 2026 di Tengah Gempuran AS-Israel

Begini Persiapan Warga Iran Rayakan Lebaran 2026 di Tengah Gempuran AS-Israel

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:30 WIB

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret

Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:21 WIB

Terkini

Mitchell Baker Menggila di Amerika, John Herdman Punya Senjata Baru untuk Timnas Indonesia

Mitchell Baker Menggila di Amerika, John Herdman Punya Senjata Baru untuk Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 18:41 WIB

Pakar UGM Sarankan MBG Dimasak Langsung di Sekolah

Pakar UGM Sarankan MBG Dimasak Langsung di Sekolah

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:40 WIB

Pencarian Hari ke-10 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas 8.509 NM

Pencarian Hari ke-10 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas 8.509 NM

Video | Kamis, 17 September 2026 | 18:40 WIB

Subsidi Besar, Biaya Hidup Naik, Daya Beli Tergerus: Apa yang Keliru?

Subsidi Besar, Biaya Hidup Naik, Daya Beli Tergerus: Apa yang Keliru?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 18:40 WIB

Remaja 14 Tahun di Bengkalis Bacok Tukang Ojek Gegara Ongkos

Remaja 14 Tahun di Bengkalis Bacok Tukang Ojek Gegara Ongkos

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 18:37 WIB

Tayang Perdana Hari Ini Dihadiri 7.500 Anak Disabilitas, Film Istimewa Angkat Kisah Pencarian Ayah

Tayang Perdana Hari Ini Dihadiri 7.500 Anak Disabilitas, Film Istimewa Angkat Kisah Pencarian Ayah

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 18:34 WIB

Melodi yang Terlambat Didengar

Melodi yang Terlambat Didengar

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 18:33 WIB

Kenapa PBB Ubah Peta Dunia? Apa yang Salah dengan Peta Lama?

Kenapa PBB Ubah Peta Dunia? Apa yang Salah dengan Peta Lama?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 18:31 WIB

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

Pelaku Karhutla Masuk Kategori 'Terorisme Ekologi', Menkum Siap Rombak Aturan dan Perberat Sanksi!

Pelaku Karhutla Masuk Kategori 'Terorisme Ekologi', Menkum Siap Rombak Aturan dan Perberat Sanksi!

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

×