- Bintang Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, merespons positif transformasi perannya yang telah dimainkan di lima posisi berbeda sejak melakoni debutnya bersama Skuad Garuda.
- Pemain klub Lille tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan di posisi mana pun ia ditugaskan, termasuk peran barunya sebagai gelandang serang "nomor 10" di era John Herdman.
- Kualitas serbabisa dan kecerdasan taktik Verdonk mendapat pujian selangit dari pelatih John Herdman, yang memproyeksikannya sebagai pengatur tempo andalan di masa depan.
Meski timnya terpaksa menelan kekalahan tipis 0-1, performa brilian Verdonk yang memerankan posisi "nomor 10" tetap mendapatkan apresiasi setinggi langit dari staf pelatih.
"Penampilannya malam ini luar biasa. Dia pemain yang komplet. Ia punya kecerdasan taktik, kecepatan, stamina, akselerasi, dan visi umpan yang baik," puji John Herdman pada sesi jumpa pers seusai pertandingan.
Sang juru taktik meyakini bahwa atribut teknis lengkap yang dimiliki Verdonk sangat krusial bagi fondasi strategi permainan tim pada masa mendatang.
"Dan saya pikir Calvin akan menjadi bagian besar dari masa depan tim ini dalam mengontrol tempo di lini tengah," ucap Herdman.
"Saya bangga dengan Calvin. Dia bermain di level tertinggi malam ini. Dia pantas mendapatkan lebih," tuturnya menambahkan pujian untuk sang pemain.
Kematangan taktik dan fleksibilitas tingkat tinggi Verdonk di level internasional tentu sangat berbanding lurus dengan tingginya jam terbang yang ia dapatkan di benua Eropa.
Sepanjang musim ini, ia tercatat sudah dipercaya tampil sebanyak 21 kali di berbagai kompetisi bergengsi bersama klubnya.
Jumlah penampilan tersebut mencakup 13 laga reguler di kerasnya kompetisi Liga Prancis serta tujuh pertandingan sengit di ajang Liga Europa.
Kontribusi nyatanya di atas lapangan sukses membantu Lille bertengger di peringkat kelima klasemen domestik dengan 47 poin, sekaligus melaju mulus ke babak 16 besar Liga Europa.