Penundaan Kongres, Tokoh Sepak Bola Jateng Desak PSSI Telaah Konflik Kepentingan

Galih Prasetyo

Senin, 13 April 2026 | 13:17 WIB
Penundaan Kongres, Tokoh Sepak Bola Jateng Desak PSSI Telaah Konflik Kepentingan
Tokoh seak bola Jawa Tengah, Sutrisno. [Dok Pribadi]
baca 10 detik
  • Tokoh sepak bola Jawa Tengah mendesak Komite Etik PSSI menelaah potensi konflik kepentingan terkait rangkap jabatan pengurus Asprov.
  • Adanya rangkap jabatan oleh pengurus pusat di Asprov Jawa Tengah dinilai mencederai netralitas dan integritas tata kelola organisasi.
  • Penundaan kongres di berbagai Asprov menyebabkan ketidakpastian kepemimpinan, stagnasi organisasi, serta kekosongan pengurus di tingkat kabupaten dan kota.

Suara.com - Sejumlah tokoh dan pemerhati sepak bola di Jawa Tengah meminta Komite Etik PSSI dan Ketua Umum PSSI untuk menelaah kondisi tata kelola organisasi dalam dinamika pemilihan Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah.

Permohonan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap integritas, netralitas, dan tata kelola organisasi sepak bola yang sehat dan profesional.

Para tokoh menyoroti adanya kondisi rangkap jabatan lintas provinsi yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dalam proses organisasi di Jawa Tengah.

Berdasarkan dokumen organisasi, Khairul Anwar tercantum sebagai Wakil Ketua PSSI Jawa Tengah dalam susunan pengurus tahun 2026. Di sisi lain, yang bersangkutan juga diketahui menjalankan fungsi sebagai Pelaksana Tugas Ketua PSSI Jawa Timur, serta memiliki keterlibatan dalam pencalonan Ketua PSSI Jawa Tengah.

Sementara itu, Ahmad Riyadh ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Ketua PSSI Jawa Tengah dengan kewenangan menjalankan roda organisasi serta mempersiapkan kongres pemilihan.

Kedua nama tersebut juga merupakan bagian dari Komite Eksekutif (Exco) PSSI Pusat, sehingga persoalan ini dinilai tidak hanya bersifat lokal, tetapi menyangkut tata kelola organisasi PSSI secara lebih luas.

“Kami tidak mempersoalkan individu, tetapi menjaga marwah organisasi. Sepak bola tidak bisa dikelola dengan konflik kepentingan dan ketidakjelasan tata kelola,” ujar salah satu tokoh sepak bola Jawa Tengah, Sutrisno, Senin (13/4/2026).

Menurut mereka, rangkap jabatan yang disertai keterlibatan dalam kontestasi di wilayah yang sama berpotensi menimbulkan ketidaknetralan organisasi dan ketidaksetaraan posisi antar kandidat.

Para pemerhati juga menilai persoalan ini berkaitan dengan kondisi nasional, dimana hingga kini terjadi penundaan kongres di sejumlah Asprov.
Penundaan tersebut dinilai berdampak pada ketidakpastian kepemimpinan, stagnasi organisasi, serta kekosongan kepengurusan di tingkat kabupaten/kota.

“Penundaan kongres tidak boleh dianggap biasa. Dampaknya nyata sampai ke daerah, dimana banyak struktur organisasi tidak berjalan sebagaimana mestinya,” lanjutnya.

baca juga

Karena itu, mereka berharap Komite Etik PSSI dapat melakukan penelaahan secara objektif dan serius.

“Kami hanya meminta proses organisasi dijalankan secara sehat, netral, dan berintegritas. Ini bukan soal menyerang siapa pun, tetapi soal masa depan sepak bola kita,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi

PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi

Bola | Senin, 13 April 2026 | 10:57 WIB

Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bola | Senin, 13 April 2026 | 10:41 WIB

Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 11 April 2026 | 14:18 WIB

Terkini

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

×