- Dony Tri Pamungkas menegaskan ingin meniti karier sepak bola secara bertahap dengan memprioritaskan kompetisi di Asia terlebih dahulu.
- Pemain muda Persija Jakarta ini menyatakan belum terburu-buru untuk pindah ke Eropa meski sedang dikaitkan dengan klub asing.
- Pernyataan tersebut disampaikan pasca kemenangan Persija atas Persis Solo di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (28/4/2026).
Suara.com - Bek muda Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas, menegaskan tidak ingin terburu-buru mengikuti jejak Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman untuk langsung berkarier di Eropa.
Egy dan Witan yang kini kembali bermain di liga domestik, sempat jadi sensasi karena berani hijrah ke Eropa dalam kesempatan pertamanya berkarier di luar negeri.
Saat itu, Egy bergabung dengan klub Liga Polandia, Lechia Gdansk, sementara Witan Sulaeman di Liga Serbia, FK Radnik Surdulica.
Melihat rekam jejak kedua seniornya, Dony menyebut ingin meniti karier secara bertahap. Jika punya kesempatan abroad, dia lebih memprioritaskan berkarier di Asia terlebih dulu di banding langsung ke Eropa.
Pernyataan tersebut disampaikan usai kemenangan telak Persija Jakarta atas Persis Solo dengan skor 4-0 pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026, Senin (28/4/2026), di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan.
Selain membantu tim meraih kemenangan, penampilan konsisten Dony di lini belakang kembali menjadi sorotan.
Dony sendiri belakangan tengah dikaitkan dengan klub raksasa Liga Polandia, Legia Warszawa.
Pilih Bangun Karier dari Asia Terlebih Dahulu
Menanggapi rumor ketertarikan klub luar negeri, Dony mengaku belum mengetahui secara pasti perkembangan terkait masa depannya.
Ia menegaskan bahwa saat ini fokus utamanya masih bersama Persija, sembari membuka peluang untuk bermain di luar negeri pada waktu yang tepat.
"Jujur, saya tidak tahu. Mungkin itu urusan manajemen dengan agen saya. Saat ini saya hanya fokus kepada diri sendiri dan tim Persija," ujar Dony.
Meski demikian, Dony tidak menutup peluang untuk berkarier di luar negeri. Ia hanya ingin melangkah secara bertahap, dimulai dari kompetisi Asia sebelum mencoba level Eropa.
"Ya pasti kalau ada kesempatan, saya ingin bermain di luar negeri," kata Dony.
Ia menilai level kompetisi Eropa sangat tinggi sehingga membutuhkan kesiapan yang matang dari sisi pengalaman dan kemampuan.
"Mungkin saya mulai dari Asia dulu. Setelah berkembang, baru mungkin bisa ke Eropa," ujarnya.