Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati

Galih Prasetyo

Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:33 WIB
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati
Nama Ademir de Menezes mungkin tidak setenar Pele atau Ronaldo di era sepak bola modern, tetapi bagi Brasil, ia adalah salah satu striker paling mematikan sepanjang sejarah. [Conmebol.com]
baca 10 detik
  • Ademir de Menezes adalah penyerang legendaris Brasil yang sukses meraih gelar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 1950.
  • Pada Piala Dunia 1950, Brasil mengalami kekalahan tragis 1-2 dari Uruguay di Stadion Maracana yang disebut Maracanazo.
  • Gangguan tekanan politik, media, dan persiapan yang kacau menjadi penyebab utama kegagalan Brasil meraih gelar juara dunia.

Selecao kalah 1-2 dari Uruguay dalam pertandingan yang kemudian dikenal sebagai Maracanazo.

Kekalahan itu menjadi trauma nasional yang membekas selama puluhan tahun.

Insiden Maracanazo

Dilansir dari ESPN, kekalahan tragis Brasil dari Uruguay di final Piala Dunia 1950 ternyata menyimpan banyak kisah di balik layar.

Jauh sebelum tragedi Maracanazo terjadi di Stadion Maracana, suasana di kamp timnas Brasil sudah dipenuhi kekacauan, tekanan politik, hingga euforia berlebihan yang mengganggu fokus pemain.

Skuat Brasil awalnya menjalani turnamen dengan tenang di sebuah mansion terpencil di kawasan Joa, Rio de Janeiro.

Lokasi itu dipilih kapten tim Augusto da Costa agar para pemain terisolasi dari hiruk-pikuk kota dan tekanan publik.

“Kami hanya benar-benar sadar saat hari pertandingan tiba. Setelah bermain, kami kembali santai, kadang sambil minum anggur,” kenang kiper legendaris Brasil, Moacyr Barbosa.

Namun semuanya berubah drastis menjelang laga final melawan Uruguay pada 16 Juli 1950.

baca juga

Skuat Brasil dipindahkan ke kompleks Stadion São Januário yang jauh lebih ramai dan mudah diakses publik.

Perpindahan itu justru membuka pintu bagi kekacauan. Para pemain terus didatangi politikus, selebritas, sponsor, hingga media yang menganggap Brasil sudah pasti menjadi juara dunia.

Bek Brasil, Bigode, mengaku para pemain bahkan kesulitan tidur akibat kebisingan dan asap pabrik di sekitar hotel tim.

Ademir, juga mengalami tekanan mental aneh menjelang pertandingan.

Ia sempat dibawa ke rumah sakit untuk memberkati seorang bocah yang akan menjalani operasi.

“Setelah kembali ke hotel saya tidak bisa tidur. Saya terus memikirkan kenapa anak itu memperlakukan saya seperti orang suci,” kata Ademir.

Saat final, Ademir dkk masih harus menghadiri misa gereja dan menerima kunjungan dua kandidat presiden Brasil yang datang memberikan pidato motivasi.

Situasi itu membuat gelandang bintang Brasil, Zizinho, akhirnya kehilangan kesabaran.

Brasil akhirnya tiba di Maracana Stadium beberapa jam sebelum kickoff.

Karena jadwal yang kacau, pemain bahkan disebut hanya makan roti isi ham dan keju sebelum beristirahat di ruang ganti yang masih berbau semen baru.

Hari itu, Maracana dipadati lebih dari 170 ribu penonton resmi, meski banyak pihak percaya jumlah aslinya mendekati 200 ribu orang.

Atmosfer raksasa itu menjadi salah satu tekanan terbesar yang pernah dihadapi pemain Brasil.

Di sisi lain, Uruguay datang dengan mental berbeda.

Kapten Uruguay, Obdulio Varela, menggunakan pemberitaan media Brasil yang terlalu percaya diri sebagai bahan bakar motivasi timnya.

Uruguay bahkan disebut menempelkan headline koran Brasil di area toilet hotel untuk membakar semangat pemain.

Tim berjuluk La Celeste itu datang sebagai underdog yang merasa diremehkan.

Brasil sempat unggul lebih dulu di babak kedua lewat gol Friaca.

Namun Uruguay bangkit melalui Juan Alberto Schiaffino dan Alcides Ghiggia untuk menang 2-1 dalam salah satu kejutan terbesar sepanjang sejarah sepak bola dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!

Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:08 WIB

Profil Timnas Ekuador: Kuda Hitam Piala Dunia dengan Regenerasi Pemain Muda Berbakat

Profil Timnas Ekuador: Kuda Hitam Piala Dunia dengan Regenerasi Pemain Muda Berbakat

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:58 WIB

Profil Timnas Arab Saudi: Elang Hijau Siap Bikin Kejutan Lagi di Piala Dunia 2026

Profil Timnas Arab Saudi: Elang Hijau Siap Bikin Kejutan Lagi di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:54 WIB

Mustapha Hadji, Maestro Lapangan Tengah  Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 1998

Mustapha Hadji, Maestro Lapangan Tengah Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 1998

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:41 WIB

Profil Timnas Pantai Gading: Generasi Baru Gajah Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 2026

Profil Timnas Pantai Gading: Generasi Baru Gajah Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:35 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Sprindik Jilid II Terbit, Aliran Dana ke Dewan Disorot

Babak Baru Korupsi Kebun Binatang Surabaya: Sprindik Jilid II Terbit, Aliran Dana ke Dewan Disorot

Jatim | Jum'at, 06 November 2026 | 13:49 WIB

Dipanggil Prabowo ke Istana, Kepala BIN: Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Ilegal dan Mengarah ke Makar

Dipanggil Prabowo ke Istana, Kepala BIN: Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Ilegal dan Mengarah ke Makar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:46 WIB

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:42 WIB

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:37 WIB

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Kulkas 2 Pintu Termurah Merek Apa? Ini 5 Pilihannya Mulai Rp1 Juta

Kulkas 2 Pintu Termurah Merek Apa? Ini 5 Pilihannya Mulai Rp1 Juta

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:35 WIB

Gibran Gencar Diusulkan untuk Dimakzulkan, Begini Respons Pimpinan DPR

Gibran Gencar Diusulkan untuk Dimakzulkan, Begini Respons Pimpinan DPR

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:30 WIB

Menelusuri Benang Merah Kekerasan dalam Kisah-kisah Absurd Tiga dalam Kayu

Menelusuri Benang Merah Kekerasan dalam Kisah-kisah Absurd Tiga dalam Kayu

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 13:30 WIB

×