- Pelatih John Herdman telah berkomunikasi dengan lebih dari enam belas pemain diaspora untuk memperkuat skuad Timnas Indonesia.
- Langkah naturalisasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas tim agar mampu bersaing dan mewujudkan impian tampil di Piala Dunia.
- Pihak pelatih masih merahasiakan identitas pemain karena proses naturalisasi memerlukan tahapan koordinasi yang melibatkan berbagai pihak terkait.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan bahwa dirinya sudah menjalin komunikasi dengan banyak pemain diaspora yang berpotensi dinaturalisasi untuk memperkuat skuad Garuda.
Fenomena perpindahan kewarganegaraan memang semakin umum terjadi di sepak bola modern.
Banyak pemain memilih membela negara lain demi mendapatkan kesempatan tampil di level internasional.
Timnas Indonesia sendiri dalam beberapa tahun terakhir cukup aktif menambah kekuatan lewat jalur naturalisasi.
Saat ini skuad Garuda diperkuat sejumlah pemain keturunan seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Mees Hilgers, Ole Romeny, dan Thom Haye.
![Luke Vickery kembali cetak gol dahsyat melalui tendangan jarak jauh untuk Macarthur FC di A-League. Simak aksi spektakuler pemain yang diincar John Herdman untuk Timnas Indonesia. [Dok. IG Luke Vickery]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/15/21874-luke-vickery.jpg)
Herdman menilai langkah tersebut penting untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia agar mampu bersaing di level internasional, termasuk mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia.
“Iya, kami sedang mempertimbangkan sejumlah pemain diaspora,” kata John Herdman kepada awak media.
“Sejak saya datang, kami telah mengevaluasi lebih dari 16 pemain. Saya telah berbicara dengan lebih dari 16 pemain diaspora sejak berada di sini,” jelasnya.
Naturalisasi demi Mimpi Piala Dunia
Pelatih asal Inggris itu juga mengaku berbicara langsung kepada para pemain keturunan untuk meyakinkan mereka bahwa membela Timnas Indonesia bisa menjadi keputusan besar dalam karier sepak bola mereka.
“Kami membicarakan tentang menjadi pemain yang membawa negara ini ke Piala Dunia pertama kalinya,” ucapnya.
“Kesempatan di negara ini adalah salah satu yang terbesar di dunia,” tambah Herdman.
Menurutnya, banyak pemain diaspora mulai tertarik setelah mendengar visi besar yang ditawarkan Timnas Indonesia.
Ia menilai kesempatan mencetak sejarah bersama skuad Garuda menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemain keturunan.
“Mereka bisa saja mewakili Italia, Belanda, atau negara lain, tetapi semua negara itu pernah ke Piala Dunia. Di negara ini, Anda akan menjadi orang pertama, dan itulah percakapan yang kami lakukan dengan setiap pemain,” lanjutnya.