-
Lionel Messi mengalami kelelahan otot hamstring kiri dan terpaksa ditarik keluar lapangan.
-
Pelatih Inter Miami memilih tidak mengambil risiko demi menjaga kebugaran fisik sang kapten.
-
Kondisi kebugaran Messi menjadi perhatian serius menjelang partisipasinya di ajang Piala Dunia.
Suara.com - Kondisi fisik Lionel Messi kini menjadi perhatian utama setelah sang megabintang terpaksa menyudahi laga lebih cepat akibat gangguan kebugaran. Manajemen Inter Miami mengonfirmasi bahwa kapten mereka mengalami masalah serius pada paha kirinya.
Langkah preventif ini diambil di tengah jadwal padat kompetisi sebelum jeda internasional. Cedera tersebut memicu kekhawatiran besar mengingat turnamen akbar antarnegara sudah di depan mata.
Penurunan kondisi fisik sang pemain disinyalir akibat akumulasi menit bermain yang sangat tinggi musim ini. Kehilangan sosok sentral di lapangan menjadi ujian berat sekaligus pembuktian kedalaman skuad klub berbaju merah muda tersebut.
![Lionel Messi mengalami masalah kaki saat membela Inter Miami jelang Piala Dunia 2026. Pelatih Guillermo Hoyos minta tim tak mengambil risiko besar. [Dok. IG Lionel Messi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/26/85139-lionel-messi.jpg)
Inter Miami merilis pernyataan resmi terkait hasil pemeriksaan medis terbaru terhadap pemilik nomor punggung sepuluh itu pada hari Senin waktu setempat. Pihak klub menjelaskan secara rinci mengenai gangguan otot yang dialami oleh pemain bintangnya.
"Setelah menjalani tes medis lebih lanjut pada Senin ini, diagnosis awal menunjukkan adanya beban berlebih yang terkait dengan kelelahan otot pada hamstring kirinya," tulis Inter Miami dalam rilis resminya.
"Garis waktu untuk kembali ke aktivitas fisik akan bergantung pada kemajuan klinis dan fungsionalnya."
![Megabintang Argentina, Lionel Messi mengamuk saat pertandingan lanjutan MLS antara Inter Miami vs Orlando City SC dalam Derby Florida, Minggu (2/3/2026) waktu setempat. [Instagram Inter Miami]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/02/56346-lionel-messi.jpg)
Sinyal masalah kebugaran ini mulai terlihat jelas sesaat setelah sang penyerang mengeksekusi tendangan bebas di area pertahanan lawan. Dirinya langsung memberikan kode ke bangku cadangan meminta untuk segera digantikan agar tidak memperparah keadaan.
Sebelum berjalan meninggalkan lapangan menuju ruang ganti, ia tampak berulang kali memegang bagian atas paha belakangnya. Posisi penyerang asal Argentina tersebut kemudian diisi oleh pemain muda Mateo Silvetti pada menit ke-73.
Meski menahan rasa sakit, peraih Ballon d'Or tersebut terpantau masih mampu berjalan secara mandiri menuju lorong stadion tanpa bantuan tim medis. Kepergian sang kapten sempat membuat publik spekulasi mengenai tingkat keparahan cedera yang dialaminya.
Saat ditarik keluar, papan skor stadion masih menunjukkan angka kembar imbang yang ketat bagi kedua tim. Namun, motivasi tinggi rekan setimnya berhasil membalikkan keadaan lewat dua gol krusial pasca-keluarnya sang bintang.
Kemenangan dramatis ini sukses mengamankan posisi runner-up klasemen Wilayah Timur Major League Soccer sebelum memasuki masa libur panjang. Keberhasilan meraih poin penuh menjadi modal penting bagi kestabilan mental tim.
Arsitek tim memberikan tanggapan langsung mengenai situasi darurat yang menimpa pemain andalannya dalam konferensi pers pascapertandingan. Sang pelatih menegaskan bahwa keputusan menarik keluar sang pemain murni demi keselamatan jangka panjang.
"Sejauh yang saya tahu, kami belum memiliki laporan mengenai hal itu, tetapi dia benar-benar lelah. Itu adalah kelelahan," ujar pelatih Miami, Guillermo Hoyos, setelah pertandingan.
"Ya, itu adalah kelelahan. Dia lelah, lapangannya berat, dan daripada ragu, Anda selalu mengatakan untuk tidak mengambil risiko."
Langkah berani tim pelatih ini dinilai sangat tepat guna menghindari robekan otot yang jauh lebih fatal. Istirahat total kini menjadi menu wajib bagi sang pemain agar bisa pulih dalam waktu dekat.
Kini, tim medis klub fokus penuh pada program pemulihan fungsional untuk mempercepat kesembuhan otot sang megabintang. Evaluasi harian akan terus dilakukan secara ketat oleh tim dokter spesialis.
Situasi cedera ini menjadi kabar buruk yang sangat diwaspadai oleh jajaran kepelatihan Tim Nasional Argentina. Pasalnya, tim Tango dijadwalkan akan segera memulai petualangan mereka di fase Grup J Piala Dunia.
Juara bertahan tersebut berada dalam satu grup bersama tiga pesaing berat, yakni Aljazair, Austria, dan Yordania. Laga pembuka mereka akan digelar di Kansas City, Missouri, dengan menghadapi tantangan pertama dari Aljazair.
Sebelum turnamen resmi bergulir, anak asuh Lionel Scaloni juga telah mengagendakan dua pertandingan uji coba melawan Honduras dan Islandia. Hingga saat ini, sang manajer timnas diketahui belum merilis daftar final 26 pemain yang akan dibawa.
Sepanjang karier profesionalnya yang legendaris, penyerang kidal ini tercatat telah berpartisipasi dalam lima edisi Piala Dunia yang berbeda. Ia bahkan mengukir sejarah sebagai satu-satunya pesepak bola yang sukses memenangkan penghargaan Golden Ball sebanyak dua kali.
