- Pelatih John Herdman tidak memanggil pemain diaspora untuk Piala AFF 2026 karena kendala regulasi kalender resmi FIFA.
- Pemusatan latihan di Jakarta memaksimalkan pemain domestik Liga 1 guna membangun fondasi tim melalui seleksi sangat ketat.
- Herdman menganggap Piala AFF 2026 sebagai bagian dari proses jangka panjang menuju target Piala Dunia dan Piala Asia.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A Piala AFF 2026 bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang kualifikasi antara Brunei Darussalam atau Timor Leste.
Meski tekanan publik cukup besar, Herdman memilih fokus menjalani proses pertandingan satu demi satu.
“Satu pertandingan demi satu pertandingan,” ucap Herdman.
Ia menilai terlalu fokus pada target juara justru bisa mengganggu perkembangan tim.
“Kalau terlalu fokus pada hasil akhir, anda akan kehilangan esensi prosesnya dan terbawa kebisingan di luar,” jelasnya.
Pendekatan tersebut pernah diterapkan Herdman saat membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022.
“Saat saya menjalani kualifikasi Piala Dunia bersama Kanada, kami memiliki 17 pertandingan untuk lolos dan tak sekali pun memandang puncak gunung,” katanya.
Bagi Herdman, Piala AFF 2026 bukan sekadar turnamen regional, melainkan bagian penting dari proyek jangka panjang Timnas Indonesia.
“Ini penting untuk membangun fondasi tim menuju target utama kami, yaitu Piala Dunia dan Piala Asia 2027,” tutupnya.