- Federico Valverde tiba di Uruguay pada 27 Mei 2026 untuk memperkuat tim nasional dalam turnamen Piala Dunia.
- Valverde memandang konflik dengan rekan setimnya di Real Madrid sebagai proses pendewasaan diri untuk menjadi kapten.
- Gelandang Real Madrid tersebut menyatakan kesiapan penuh untuk menempati posisi apa pun demi membantu Uruguay meraih gelar juara.
Di sisi lain, Valverde mengaku sedih melihat rekannya, Nahitan Nández, gagal masuk skuad Uruguay untuk Piala Dunia 2026.
Meski demikian, ia tetap menghormati keputusan pelatih.
“Sedih untuknya. Kami sudah lama bermain bersama, tetapi keputusan pelatih harus dihormati,” ucap pemain Real Madrid tersebut.
Absennya Nandez membuka peluang bagi Valverde dimainkan sebagai bek kanan oleh Bielsa, posisi yang beberapa kali pernah ia jalani di level klub.
Valverde menegaskan dirinya siap dimainkan di posisi mana pun demi tim nasional.
“Pelatih adalah sosok yang menentukan. Saya siap melakukan apa pun yang dibutuhkan tim,” katanya.
Uruguay sendiri datang ke Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil solid dalam laga terakhir melawan Timnas Inggris pada Maret lalu.