Ronald Koeman Prediksi Thomas Tuchel Bakal Contek Skema Arsenal di Piala Dunia 2026

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 28 Mei 2026 | 13:26 WIB
Ronald Koeman Prediksi Thomas Tuchel Bakal Contek Skema Arsenal di Piala Dunia 2026
Inggris kembali gagal menduduki podium tertinggi Euro, padahal punya liga terbaik. (X/@SiaranBolaLive)
baca 10 detik
  • Ronald Koeman memprediksi Inggris akan mengandalkan strategi bola mati mirip Arsenal di Piala Dunia.

  • Cuaca ekstrem di Amerika Utara menjadi alasan Thomas Tuchel memilih taktik yang menghemat energi.

  • Thomas Tuchel mengonfirmasi kesiapan skuadnya melalui pemanggilan pemain spesialis bola mati dan penalti.

Suara.com - Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel diprediksi bakal mengabaikan sepak bola indah demi efisiensi taktik di Piala Dunia 2026 mendatang. Rekrutan pemain berpostur tinggi menjadi sinyal kuat bahwa Inggris akan mengandalkan situasi bola mati.

Strategi pragmatis ini dianggap meniru formula sukses Arsenal saat merajai kompetisi Liga Utama Inggris. Pendekatan tersebut dinilai sebagai jalan pintas paling rasional untuk memenangkan trofi di tengah cuaca ekstrem.

Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, secara terbuka membongkar rencana rahasia yang sedang dipersiapkan oleh rivalnya tersebut. Koeman melihat ada kesamaan mencolok antara komposisi skuad Tiga Singa dengan gaya bermain Arsenal.

Pelatih Bayern Munich, Thomas Tuchel dikabarkan masuk bursa pelatih baru Manchester United. [JOHN MACDOUGALL / AFP]
Pelatih Bayern Munich, Thomas Tuchel dikabarkan masuk bursa pelatih baru Manchester United. [JOHN MACDOUGALL / AFP]

Pilihan pemain yang dibawa Tuchel memperkuat dugaan bahwa bola mati akan menjadi senjata utama mereka. Kehadiran pilar-pilar tangguh di udara menjadi fondasi utama dari skema permainan ini.

Koeman menilai aspek efisiensi energi menjadi alasan utama di balik pemilihan strategi mekanis tersebut. Cuaca panas di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menuntut pemain menghemat tenaga sepanjang laga.

Ketergantungan pada bola mati dinilai bisa memangkas kebutuhan stamina pemain sepanjang turnamen bergulir. Skema ini tidak membutuhkan banyak pergerakan dinamis namun memiliki tingkat konversi gol yang tinggi.

Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026. [Dok. IG England]
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026. [Dok. IG England]

Mantan bek legendaris Barcelona itu menegaskan bahwa Inggris tidak akan ragu bermain pragmatis demi hasil akhir. Menurutnya, cetak biru permainan tersebut sudah terbukti ampuh di kompetisi domestik.

"Anda bisa melihat bagaimana mereka akan bermain dari pilihan yang mereka buat untuk skuad Inggris," ujar Koeman saat mengumumkan skuadnya sendiri dikutip dari ESPN, Kamis (28/5/2026).

"Mereka akan bertaruh pada sepak pojok dan lemparan ke dalam. Itu membutuhkan jumlah energi paling sedikit dalam kondisi panas," lanjutnya.

baca juga

"Begitulah cara Arsenal menjadi juara. Tanpa sepak pojok, mereka tidak akan berhasil," tegas Koeman memberikan analisis mendalam.

Sinyal pragmatisme Tuchel semakin menguat dengan dipanggilnya pemain spesialis udara seperti Dan Burn dan Ivan Toney. Langkah ini mempertegas bahwa Inggris tidak lagi tabu menggunakan skema bola panjang.

Di sisi lain, Declan Rice diprediksi memegang peran sentral sebagai eksekutor utama bola mati. Peran Rice di tim nasional akan sangat mirip dengan kontribusinya yang masif bersama Arsenal.

Tuchel sendiri tidak menampik bahwa timnya memang dipersiapkan untuk menguasai situasi-situasi bola mati. Baginya, setiap skenario pertandingan membutuhkan pendekatan yang sangat spesifik.

"Kami memiliki spesialis bersama kami untuk berbagai skenario yang berbeda: saat Anda unggul, saat kami mengejar ketertinggalan permainan," ungkap Tuchel.

"Kami selalu mengatakan ingin menjadi tim bola mati yang kuat, jadi kami memiliki spesialis untuk itu dan kami ingin menjadi tim penalti yang kuat," tambah mantan pelatih Chelsea itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Weverton: Timnas Brasil Jangan Sombong dan Turunkan Ego Kalau Mau Juara Piala Dunia 2026

Weverton: Timnas Brasil Jangan Sombong dan Turunkan Ego Kalau Mau Juara Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:04 WIB

Cedera Neymar Ganggu Persiapan Timnas Brasil Jelang Piala Dunia 2026, Absen Latihan Perdana

Cedera Neymar Ganggu Persiapan Timnas Brasil Jelang Piala Dunia 2026, Absen Latihan Perdana

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:11 WIB

Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026, Hugo Broos Rilis 26 Pemain Akhiri Kutukan 16 Tahun

Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026, Hugo Broos Rilis 26 Pemain Akhiri Kutukan 16 Tahun

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:05 WIB

Terkini

Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya

Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya

Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren

Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum

Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Mulai Besok Sore, Masyarakat Bisa Akses dan Beri Masukan Draf PPHN

Mulai Besok Sore, Masyarakat Bisa Akses dan Beri Masukan Draf PPHN

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Tersangka Karhutla Naik Jadi 89 Orang, Polri Mulai Bidik Jejak Keterlibatan Korporasi

Tersangka Karhutla Naik Jadi 89 Orang, Polri Mulai Bidik Jejak Keterlibatan Korporasi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Gegara Investor Ambil Cuan, IHSG Melemah Tipis ke Level 6.518

Gegara Investor Ambil Cuan, IHSG Melemah Tipis ke Level 6.518

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Penampakan Halte Petamburan Usai Jadi Sasaran Vandalisme Massa Aksi 27 Agustus

Penampakan Halte Petamburan Usai Jadi Sasaran Vandalisme Massa Aksi 27 Agustus

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:44 WIB

Dari Lidi Sawit Jadi Cuan, Ketika Produk Sederhana Petani Indonesia Tembus Pasar Tiongkok

Dari Lidi Sawit Jadi Cuan, Ketika Produk Sederhana Petani Indonesia Tembus Pasar Tiongkok

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Tanpa Gaji Tetap, Kisah Penjaga Pantai Gaza Bertaruh Nyawa di Tengah Tawa Warga Palestina

Tanpa Gaji Tetap, Kisah Penjaga Pantai Gaza Bertaruh Nyawa di Tengah Tawa Warga Palestina

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:38 WIB

×