- Halte Petamburan dirusak oleh oknum tak bertanggung jawab saat demonstrasi di Gedung DPR RI, Kamis, 27 Agustus 2026.
- Manajemen Transjakarta mengerahkan tim lapangan untuk memperbaiki halte tersebut setelah aksi vandalisme terjadi.
- Proses pembersihan dan pemulihan halte selesai dalam waktu kurang dari 24 jam sehingga kembali normal dan bersih.
Suara.com - Halte Petamburan yang dikelola PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menjadi sasaran aksi vandalisme oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Tindakan tersebut terjadi di tengah aksi penyampaian pendapat yang berlangsung di sekitar Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026) kemarin.
Manajemen Transjakarta menyayangkan kerusakan fasilitas publik ini karena sangat berdampak pada kenyamanan mobilitas warga Jakarta.
“Fasilitas Transjakarta merupakan fasilitas publik yang digunakan bersama, sehingga sudah sepatutnya kita jaga bersama,“ kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangan resminya, Jumat (28/8/2026).
Tim lapangan langsung diterjunkan untuk melakukan pembersihan dan perbaikan fasilitas secara menyeluruh.
Langkah ini dilakukan demi menjamin keamanan serta kenyamanan bagi seluruh pelanggan yang menggunakan jasa Transjakarta.
Proses pemulihan Halte Petamburan diselesaikan dalam waktu singkat, yakni kurang dari 24 jam setelah kejadian.
“Hari ini, Halte Petamburan sudah kembali normal dan bersih,” lanjut Ayu.
Respon kilat ini menjadi bagian dari komitmen Transjakarta dalam menjaga kualitas fasilitas layanan di berbagai situasi lapangan.
Transjakarta kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset transportasi publik yang digunakan sebagai kepentingan bersama.
Perusahaan memastikan, setiap gangguan pada fasilitas layanan akan selalu mendapatkan penanganan prioritas agar perjalanan pelanggan tetap optimal.
“Kami akan terus meningkatkan kesigapan dalam merespons berbagai kondisi di lapangan,” tutup Ayu.
Untuk diketahui, Halte Petamburan merupakan halte krusial yang melayani berbagai rute mulai dari Koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit) hingga layanan menuju Bandara Soekarno-Hatta.