- Arsenal akan menghadapi Paris Saint-Germain pada final Liga Champions di Puskas Arena, Budapest, Sabtu 30 Mei 2026.
- Kedua tim berupaya meraih gelar Eropa setelah sebelumnya sukses menjuarai kompetisi liga domestik di negara masing-masing.
- Gelandang Arsenal, Declan Rice, menekankan pentingnya semangat juang tinggi demi meraih trofi Liga Champions pertama bagi klub.
Suara.com - Pertandingan akbar penutup musim kompetisi Eropa akan segera bergulir saat Arsenal bersiap menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga final Liga Champions di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026) malam WIB.
Menatap duel sengit ini, gelandang andalan The Gunners, Declan Rice mengingatkan rekan-rekan setimnya untuk memiliki gairah dan semangat juang yang membara jika ingin membungkam kekuatan raksasa Prancis tersebut.
Pertemuan ini kian prestisius lantaran kedua kesebelasan sama-sama menyandang status sebagai jawara di liga domestik masing-masing, sehingga kemenangan di Budapest akan membuat salah satu tim sukses mengawinkan trofi liga dengan gelar juara Eropa.
Pertandingan di akhir pekan nanti akan menjadi pertemuan kedelapan bagi kedua klub di seluruh kompetisi resmi.
Dari tujuh laga terdahulu, persaingan kedua tim berimbang dengan masing-masing mengemas dua kemenangan, sedangkan tiga pertandingan lainnya berakhir dengan skor sama kuat.
Namun, Arsenal membawa bayang-bayang buruk dari dua pertemuan terakhir mereka pada babak semifinal Liga Champions musim 2024/2025 lalu.
![Arsenal akhirnya juara Liga Inggris 2025/2026 usai 22 tahun menanti. Simak 9 statistik kunci yang membuktikan dominasi taktik Mikel Arteta musim ini. [Dok. IG Arsenal]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/25/44466-arsenal-akhirnya-juara-liga-inggris-20252026-usai-22-tahun-menanti.jpg)
Kala itu, The Gunners dipaksa bertekuk lutut setelah kalah 0-1 di leg pertama dan kembali menyerah 1-2 pada pertemuan kedua.
Menyadari rekam jejak mentereng dan tangguhnya kekuatan skuad Les Parisiens, Declan Rice meminta tim asuhan Mikel Arteta untuk tidak menunjukkan keraguan sedikit pun sejak menit pertama pertandingan dimulai.
"Anda harus berada dalam performa terbaik untuk mengalahkan Paris Saint-Germain. Anda membutuhkan semangat membara sejak peluit pertama berbunyi, keyakinan bahwa Anda akan memenangkan final ini," ucap Declan Rice dikutip dari UEFA.
Gelandang asal Inggris itu pun menyadari betapa sakralnya atmosfer pertandingan yang akan mereka hadapi nanti.
"Ini adalah kompetisi terbesar dalam dunia sepak bola. Final Liga Champions, tidak ada panggung yang lebih besar dari itu. Sebuah kesempatan luar biasa, peluang yang sangat besar," lanjutnya.
Jika berhasil menaktukkan PSG, Arsenal tidak hanya akan membawa pulang trofi Si Kuping Besar untuk pertama kali sepanjang sejarah klub berdiri, melainkan juga menorehkan tinta emas dengan status tidak terkalahkan.
Sejauh ini, Meriam London telah mencatatkan 11 kemenangan dan tiga hasil imbang dari 14 pertandingan di Liga Champions musim ini.
Catatan sempurna tersebut akan membawa mereka masuk ke dalam jajaran klub elite Eropa.
"Ini juga akan menjadi laga terakhir sepak bola level klub musim ini. Jadi, akhiri musim dengan cara terbaik dan berikan segalanya," ucap Declan Rice.
"Keluarkan seluruh energi yang tersisa untuk terakhir kalinya, berjuang habis-habisan demi memenangkan trofi seindah ini bersama klub ini," tegasnya.